Langsung ke konten utama

☕ Membaca Cara Kerja Market Maker hingga Cara Screening Saham Ala Peter Lynch

Simak ulasan Voice of Community Stockbit Stream Pekan Ini!

Voice of Community

Halo Stockbitor! 👋

 

Di Sabtu pagi yang cerah ☕, Stockbit merangkum pandangan dan opini dari teman-teman komunitas di Stockbit Stream seputar rencana investasi, tips & trik, kondisi pasar, hingga tren yang sedang ramai diperbincangkan untuk menemani weekend kamu.

💡Idea from Community

@Thowilz

Balada Market: Sudah Naik, Lupa Turun

Inflasi yang sangat tinggi di tahun 2022 ini ternyata membawa dampak besar, tak hanya bagi pasar modal, namun juga perlambatan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Dashyatnya lagi, pertumbuhan ekonomi yang melambat ini terjadi karena 3 pusat kekuatan ekonomi dunia, yaitu China, Amerika dan juga Eropa. Lantas bagaimana nasib dari market kita kedepan? Kira-kira apa yang bisa kita lakukan sebagai investor dan bagian dari bangsa Indonesia? Jawaban selengkapnya bisa kamu baca pada tulisan Thowilz berikut ini!

@Blackmon14

Membaca Cara Kerja Market Maker di Suatu Saham

Market maker adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan sekelompok orang atau institusi penggerak pasar. Dengan modal yang sangat besar, mereka bisa mengkerek harga suatu saham, pun juga dengan membantingnya ke harga terendah. Sebagai investor ritel, tentu akan sangat terbantu jika kita bisa membaca dan memahami bagaimana cara market maker di pasar modal bekerja. Hal ini supaya kita dapat terhidar dari pergerakan harga saham yang berpotensi merugikan. Secara sederhana, hal inilah yang coba dijelaskan Blackmon14 dalam tulisannya. Yuk, simak selengkapnya di sini!

@Parahitairawan

Cara Screening Saham Ala Peter Lynch

Bagi seorang investor, Peter Lynch bukanlah nama yang asing. Investor legendaris yang satu ini terkenal dengan keterampilannya dalam memilih saham untuk investasi. Konsep dari strategi Peter Lynch sendiri menggabungkan antara prinsip pertumbuhan dan nilai. Berdasarkan tingkat pertumbuhan EPS, Peter Lynch membagi saham menjadi 3 kategori yaitu Fast Growers, Stalwarts, dan Slow Growers. Lantas bagaimana sih sebenarnya cara Peter Lynch melakukan screening gunak mencari saham GARP-FAST GROWER untuk investasi? Baca selengkapnya di tulisan Parahitairawan di sini!

▶️Stockbit Talk

Stockbit

Wake Me Up, When "September" Ends

September biasanya dihubungkan dengan bulan yang kurang baik di pasar saham, karena cenderung pasar saham Indonesia merah efek dari pasar saham AS. Tapi bagaimana pendapat para Stockbitor untuk September di tahun ini? Tonton selengkapnya di sini di sini atau klik banner di bawah!

✨Aspiring Stockbitor to Follow

@axlarry

Seorang investor dan juga Stockbitor senior yang sering membagikan tulisan seputar value investing, analisis fundamental dan psikologi saham yang sering kali berperan dalam pengambilan keputsan investasi.

View Profile

@juliushalim

Seorang full time investor yang sudah mengenal saham sejak tahun 2001. Beliau memiliki pengalaman teknis maupun manajerial di bidang keuangan, investasi, akuntansi dan perpajakan. Ilmu dan pengalaman inilah yang sering ia bagikan lewat tulisannya di Stream Stockbit.

View Profile

@GordonGeckoleon

Stockbitor yang akrab disapa Ed ini memiliki gaya penulisan yang unik. Ia kerap kali mengangkat tokoh investasi dunia hingga ulasan emiten sebagai topik tulisan namun tak lupa menyisipkan pesan tersirat dan teka-teki yang menarik untuk kita pecahkan.

View Profile
Bantu Stockbit Jadi Komunitas yang Suportif

Ingatlah untuk selalu mengikuti House Rules ketika membagikan ide, komentar, serta berinteraksi dengan Stockbitor lainnya di Stream.

Bila ada pertanyaan, silakan hubungi kami:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi

IHSG turun -0,64%, MYOR 1H26: Laba Bersih +47% YoY, tapi Operasional di Bawah Ekspektasi. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow* Kurs USD/IDR Gold 6.091,4 -0,64% -Rp183,8 miliar 18.055 -0,07% 4.028 -0,28% Oil Coal CPO Nickel 87,2 +3,67% 130,3 -0,04% 4.664 +0,47% 16.970 -1,41% *Hanya mencakup net foreign flow di pasar reguler. 👋 Stockbitor! Timah ( $TINS ) mencatat laba bersih Rp2,7 T pada 1H26 ( +805% YoY ), melampaui ekspektasi (70% estimasi 2026F konsensus Rp3,9 T). Lonjakan laba tersebut utamanya berasal dari ekspansi margin seiring kenaikan pendapatan +147% YoY selama 1H26 menjadi Rp10,4 T akibat kenaikan ASP logam timah (+52% YoY) dan volume p...

🏦 BBRI 1H26: Laba Bersih +17% YoY, Siap Kembali Ekspansi Kredit Mikro

IHSG naik +0,11%, KOTA Berencana Rights Issue Rp5 T, Tambah Landbank 571 Ha. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🏦 BBRI 1H26: Laba Bersih +17% YoY, Siap Kembali Ekspansi Kredit Mikro Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.525,5 +0,11% -Rp434,2 miliar 17.720 +0,16% 4.466 -0,65% Oil Coal CPO Nickel 91,2 +3,47% 142,0 +0,71% 4.894 +1,62% 16.861 -0,10% 👋 Stockbitor! Bank Rakyat ( $BBRI ) mencatat laba bersih Rp15,4 T pada 2Q26 ( +21% YoY , -1% QoQ ). Hasil ini membuat laba bersih BBRI selama 1H26 mencapai Rp30,9 T ( +17% YoY ), setara 53% estimasi 2026F konsensus dan sedikit di atas tren semester 1 secara historis di level ~50% realisasi tahunan. Pertumbuhan laba bersih berakselerasi pada 2Q26 dibandingkan 1Q26 (+14% YoY), didoron...

🛢️ OPEC+ Kembali Naikkan Produksi, Normalisasi Harga Minyak Berlanjut

IHSG naik +0,69%, KSP Akan Selesaikan Hambatan Birokrasi untuk Komersialisasi Proyek CBM PGAS. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 5.916,1 +0,69% -Rp190,9 miliar 17.995 +0,23% 4.163 +0,90% Oil Coal CPO Nickel 71,7 -0,55% 128,8 -0,23% 4.550 +1,56% 16.424 +1,07% 👋 Stockbitor! OPEC+ pada Minggu (5/7) menyepakati kenaikan target produksi minyak sebesar 188.000 barrel per hari ( bpd ) mulai Agustus 2026 , menandai kenaikan target produksi dalam 5 bulan beruntun . Langkah ini akan menambah pasokan minyak global seiring pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz. Pemulihan produksi sendiri mulai terlihat pada Juni 2026, setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman perdamaian pada 17 Juni 2026 yang ...