Langsung ke konten utama

☕ 7 Tips Agar Sukses di Bursa tahun 2024 hingga Cara Penggunaan Moving Average Simple, Exponential, dan Weighted

Simak ulasan Voice of Community Stockbit Stream Pekan Ini!

Voice of Community

Halo Stockbitor! 👋

Di Sabtu pagi yang cerah ☕, Stockbit merangkum pandangan dan opini dari teman-teman komunitas di Stockbit Stream seputar rencana investasi, tips & trik, kondisi pasar, hingga tren yang sedang ramai diperbincangkan untuk menemani weekend kamu.

💡Idea from Community

@Illusix

Simak 7 Tips Agar Sukses di Bursa tahun 2024

Fakta bahwa 90% investor di bursa berakhir pada kegagalan. Semua orang bisa berinvestasi, tapi untuk sukses beda cerita. Dibutuhkan bekal ilmu hingga psikologi yang tepat agar dapat sukses dan bertahan lama di bursa. Memulai tahun 2024 ini, Illusix membagikan setidaknya 7 tips yang bisa kamu lakukan. Mulai dari memahami tren, mencari sektor pemenang, hingga hal-hal di bursa yang harus kamu hindari. Selengkapnya dapat kamu baca pada tulisan  berikut ini!

@Ariefhidayatst

Filosofi, Perbedaan, dan Cara Penggunaan Moving Average Simple, Exponential, hingga Weighted

Penggunaan moving average (MA) dalam analisis teknis adalah suatu metode yang populer untuk mengidentifikasi tren pasar dan merata-ratakan fluktuasi harga seiring waktu. 3 jenis MA yang umum digunakan adalah Simple Moving Average (SMA), Exponential Moving Average (EMA), dan Weighted Moving Average (WMA). Filosofi di balik penggunaan MA, perbedaan antara ketiganya, dan cara optimal menggunakan masing-masing merupakan aspek penting dalam membentuk strategi analisis teknis yang efektif. Kamu bisa menemukan perbedaan antara ketiganya dengan membaca tulisan dari ariefhidayatst berikut ini!

@CalvinKurniawan

Pentingnya Membuat Notes atau Jurnal dalam Proses Investasi

Sebagai seorang investor saham, penting melakukan riset untuk mencari ide baru untuk dimasukan ke watchlist maupun portofolio. Sering kali, setelah baru riset saham dan kenal lebih dekat dengan saham tersebut, kita seperti memiliki "adrenalin" yang menggebu-gebu. Hal ini adalah fenomena yang kita kenal di bidang behavioral economics sebagai recency bias. Untuk itu penting bagi investor membuat yang namanya notes atau jurnal investasi. Lebih jauh tentang apa itu recency bias? Seperti apa jurnal investasi yang dimaksud dan bagaimana cara membuatnya? Simak ulasan selengkapnya dalam tulisan Calvin Kurniawan berikut ini!

✨Aspiring Stockbitor to Follow

@JTheo

Junior Theodoric adalah seorang Manajer Investasi. Dengan pengalaman investasi selama 15 tahun. Pendekatannya dalam berinvestasi mengadopsi Value Investing dengan memanfaatkan tren sebagai keunggulan. Jenis konten yang sering disajikan mencakup estimasi laba perusahaan dan informasi mengenai berita atau kondisi yang dapat menguntungkan perusahaan. 

View Profile

@Edichand

Edi Chandren adalah seorang trader/investor yang menggabungkan analisa fundamental dan teknikal dalam menganalisis saham. Mulai masuk ke pasar modal sejak 2013, edichand juga memiliki background sebagai Equity Research Analyst selama lebih dari 5 tahun, meng-cover berbagai sektor.

View Profile

@Yanuard

Yanuar Dananjaya adalah seorang dosen fakultas bisnis di salah satu universitas swasta ternama di Indonesia. Beliau menggunakan pendekatan metode analisis fundamental dan value investing dalam investasi. Pak Yanuar kerap kali membagikan tulisan yang memuat seputar ulasan hingga opini terkait fenomena ekonomi makro yang terjadi.

View Profile
Bantu Stockbit Jadi Komunitas yang Suportif

Ingatlah untuk selalu mengikuti House Rules ketika membagikan ide, komentar, serta berinteraksi dengan Stockbitor lainnya di Stream.

Bila ada pertanyaan, silakan hubungi kami:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi

IHSG turun -0,64%, MYOR 1H26: Laba Bersih +47% YoY, tapi Operasional di Bawah Ekspektasi. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow* Kurs USD/IDR Gold 6.091,4 -0,64% -Rp183,8 miliar 18.055 -0,07% 4.028 -0,28% Oil Coal CPO Nickel 87,2 +3,67% 130,3 -0,04% 4.664 +0,47% 16.970 -1,41% *Hanya mencakup net foreign flow di pasar reguler. 👋 Stockbitor! Timah ( $TINS ) mencatat laba bersih Rp2,7 T pada 1H26 ( +805% YoY ), melampaui ekspektasi (70% estimasi 2026F konsensus Rp3,9 T). Lonjakan laba tersebut utamanya berasal dari ekspansi margin seiring kenaikan pendapatan +147% YoY selama 1H26 menjadi Rp10,4 T akibat kenaikan ASP logam timah (+52% YoY) dan volume p...

🛢️ OPEC+ Kembali Naikkan Produksi, Normalisasi Harga Minyak Berlanjut

IHSG naik +0,69%, KSP Akan Selesaikan Hambatan Birokrasi untuk Komersialisasi Proyek CBM PGAS. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 5.916,1 +0,69% -Rp190,9 miliar 17.995 +0,23% 4.163 +0,90% Oil Coal CPO Nickel 71,7 -0,55% 128,8 -0,23% 4.550 +1,56% 16.424 +1,07% 👋 Stockbitor! OPEC+ pada Minggu (5/7) menyepakati kenaikan target produksi minyak sebesar 188.000 barrel per hari ( bpd ) mulai Agustus 2026 , menandai kenaikan target produksi dalam 5 bulan beruntun . Langkah ini akan menambah pasokan minyak global seiring pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz. Pemulihan produksi sendiri mulai terlihat pada Juni 2026, setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman perdamaian pada 17 Juni 2026 yang ...

🏦 Rekap Kinerja Big Banks selama 5M26

IHSG turun -0,25%, ESSA Akan Bagikan Dividen dengan Indikasi Yield 7,9%. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🏦 Rekap Kinerja Big Banks selama 5M26 Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.101,3 -0,25% -Rp311,6 miliar 17.845 +0,07% 4.147 -1,33% Oil Coal CPO Nickel 77,1 -0,49% 132,0 +0,38% 4.662 -0,21% 17.754 +0,99% 👋 Stockbitor! Sebanyak 3 dari 4 big banks telah melaporkan kinerja bank–only periode 5M26 , yakni Bank Central Asia ( $BBCA ), Bank Mandiri ( $BMRI ), dan Bank Negara Indonesia ( $BBNI ). Berikut rekap dan highlights dari kinerja ketiganya: Pendorong Pertumbuhan Laba Bersih selama 5M26; Himbara Outperform BBCA BMRI ( +19% YoY ): Kenaikan Net Interest Income (NII) relatif solid di level +10% YoY. Pertumbuhan opex ya...