Langsung ke konten utama

☕ Waktu Terbaik Membeli Saham Emiten Batu Bara hingga Strategi Mencari Free Cash Flow

Simak ulasan Voice of Community Stockbit Stream Pekan Ini!

Voice of Community

Halo Stockbitor! πŸ‘‹

Di Sabtu pagi yang cerah ☕, Stockbit merangkum pandangan dan opini dari teman-teman komunitas di Stockbit Stream seputar rencana investasi, tips & trik, kondisi pasar, hingga tren yang sedang ramai diperbincangkan untuk menemani weekend kamu.

πŸ’‘Idea from Community

@HaniPutranto

Waktu Terbaik untuk Membeli Saham Emiten Batu Bara, Sekarangkah Saatnya?

Di pasar modal, terdapat sekelompok emiten yang bisnisnya bersifat siklis, salah satunya batu bara. Meskipun sempat terkoreksi cukup dalam dari peak nya di tahun lalu, harga saham emiten batu bara kini mulai berangsur pulih. Namun apakah betul sekarang saat yang tepat untuk beli? HaniPutranto menjelaskan bagaimana strategi membeli saham siklis, terutama dari kacamata seorang dividen investor. Penasaran bagaimana cara hingga faktor apa saja yang mesti diperhatikan? Selengkapnya bisa kamu baca pada tulisan  berikut ini!

@Dwisomantana

Strategi Mencari Free Cash Flow Sederhana: Studi Kasus ULTJ

Free cash flow sederhananya adalah sisa uang hasil laba yang tersisa setelah dipakai untuk semua keperluan bisnis seperti bayar pemasok, gaji karyawan, pengeluaran investasi, penambahan modal kerja. Sehingga Free Cash Flow (FCF) bisa digunakan untuk membayar hutang, berinvestasi, buyback saham, atau membayar dividen. Dengan mengetahui FCF sebuah perusahaan, maka kita bisa mengetahui gambaran sehat atau tidaknya keuangan perusahaan. Dalam tulisannya, dwisomantana menjabarkan pengertian Free Cash Flow serta contoh kasusnya dalam saham ULTJ. Penasaran? Baca lengkapnya berikut ini!

@Prabaniswara

Menghitung Valuasi Start-up dengan GMV

Untuk menghitung valuasi industri yang terspesialisasi seperti ecommerce, rumah sakit, dan telekomunikasi biasanya membutuhkan pendekatan yang berbeda. Untuk telekomunikasi bisa memakai EV/EBITDA, rumah sakit bisa digunakan cost to build, lantas bagaimana dengan start up ecommerce? Apalagi kebanyakan belum menghasilkan laba dan OCF negatif, oleh karena itu, untuk ecommerce biasanya dapat menggunakan metode GMV multiple untuk mengukur aktivitas penjualan sebagai gambaran berapa kemungkinan keuntungan masa depan. Penasaran bagaimana metode perhitungan dengan GMV? Baca lengkapnya di sini!

πŸ“Š Unboxing Saham

Stockbit

πŸ”₯ Komparasi BREN dan PGEO: Valuasi Unggul PGEO, BREN Menarik Karena Grup Barito

Barito Renewables Energy ($BREN) siap melantai di BEI pada Oktober 2023, menandai emiten geothermal kedua yang listing di bursa setelah Pertamina Geothermal Energy ($PGEO). Apabila dibandingkan dengan PGEO dari sisi valuasi, BREN (P/E 60,2-70,1x, P/BV 14,1-15,2x) lebih premium dibandingkan PGEO (P/E 28,3x, P/BV 2,15x) per 27 September 2023. Namun, valuasi premium BREN dapat dijustifikasi jika dibandingkan dengan valuasi emiten Grup Barito lainnya di BEI seperti BRPT (P/E 546,6x) dan TPIA (P/E -112x). Lantas bagaimanan komparasi BREN dan PGEO dari sisi lain seperti operasional, finansial dan lainnya? Baca selengkapnya Unboxing dari Stockbit Sekuritas berikut ini atau klik banner di bawah!

✨Aspiring Stockbitor to Follow

@Vicgorherlyson99

Vicgorherlyson99 atau akrab disapa Vicgor adalah salah satu anak muda yang mendalami value investing dalam kegiatan investasinya. Vicgor saat ini juga aktif membagikan tulisan seputar kinerja emiten, hingga tips dan trik dalam membedah laporan keuangan. Temukan tulisan menarik lain dari Vicgorherlyson99 hanya di Stockbit Stream!

View Profile

@TheodorusMelvin

Theodorus Melvin merupakan investment analyst Stockbit yang banyak membahas Renewable energy dan chemicals. Selain mengulas berbagai issue dan emiten di sektor-sektor tersebut, TheodorusMelvin juga rajin menjawab berbagai pertanyaan dari para Stockbitor.

View Profile

@Yansendoang

Yansendoang yang akrab dipanggil Yansen merupakan value investor yang mulai terjun ke pasar modal sejak 2017. Di Stockbit Stream, ia aktif membagikan tulisan mengenai tren yang perlu diperhatikan dari sebuah emiten, kinerja laporan keuangan serta perkembangan dan analisis makro ekonomi

View Profile
Bantu Stockbit Jadi Komunitas yang Suportif

Ingatlah untuk selalu mengikuti House Rules ketika membagikan ide, komentar, serta berinteraksi dengan Stockbitor lainnya di Stream.

Bila ada pertanyaan, silakan hubungi kami:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol?

Re-opening pariwisata membuat industri minuman alkohol menjadi salah satu alternatif proxy bagi investor. Simak analisis selengkapnya di sini! πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol? Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Pembukaan kembali industri pariwisata pasca-pandemi membuat investor mencari proxy investasi untuk menuai keuntungan dari reopening tersebut. Selain dari sektor pariwisata dan transportasi, industri minuman alkohol juga menjadi salah satu alternatif proxy yang dapat dilirik investor.    Namun, investor di Indonesia memiliki keterbatasan pilihan untuk berinvestasi pada industri minuman alkohol. Sebab, sejak 1980-an hingga 2022 , hanya ada 2 emiten minuman alkohol di BEI , yakni Multi Bintang Indonesia ( $MLBI ) dan Delta Djakarta ( $DLTA ).   Pada Januari 2023 , tren tersebut berubah. BEI kedatangan 2 emiten produsen minuman alkohol baru , yakni Jobubu Jarum Minahasa ( $BEER ) dengan total pendanaan IPO senilai 176 ...

🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha

IHSG turun -0,49%, TOWR Berencana Rights Issue di Harga Premium. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold ...