| 6 Januari 2022 π£ The Fed Bersiap Tapering Off Lebih Agresif Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance π
Bingung arti dari angka-angka ini? Check this out π Stockbitor! Pada notulen pertemuan bank sentral Amerika yang baru saja dirilis, The Federal Reserve (The Fed) mengungkapkan rencana untuk mengurangi jumlah obligasi pemerintah dan Mortgage Backed Securities (MBS) dalam neraca mereka (tapering off) dalam beberapa bulan ke depan.
Meskipun belum ditetapkan, mayoritas anggota bank sentral menyetujui pengurangan jumlah obligasi dan MBS pada balance sheet The Fed akan dilaksanakan setelah peningkatan suku bunga pertama dilakukan, di mana market mengekspektasikan hal itu akan terjadi di bulan Maret 2022.
Dalam notulen yang sama, disebutkan juga bahwa pengurangan tersebut akan lebih cepat daripada proses normalisasi sebelumnya pada tahun 2017.
Key Takeaway Keputusan The Fed untuk mengurangi jumlah obligasi dan MBS, serta kenaikan suku bunga berpotensi menyebabkan pengeluaran dana investor (foreign outflow) dari negara berkembang seperti di Indonesia.
Salah satunya, karena investor melihat return asset di pasar AS menjadi lebih menarik. Hal ini juga membawa sentimen negatif yang tercermin pada penurunan mayoritas indeks saham global pada hari Rabu (05/01) dan Kamis (06/01).
π Jasa Marga Menang Lelang Investasi Jalan Tol
π·️ UNTR & DOID 9M21 Selama Q3 2021, beberapa perusahaan kontraktor batu bara mengalami perubahan kinerja jika dibandingkan dengan Q3 2020:
Saham Top Gainer Hari Ini π₯ Saham Top Loser Hari Ini π€
Performa Sektor Hari Ini π
π₯ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui...
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini π₯ Saham dengan High Dividend Yield "Diversifikasi lebar dengan puluhan emiten akan membuat pendapatan dari dividen lebih stabil dan portofolio menjadi lebih kokoh." — HaniPutranto
Selain Capital Gain, Dividen menjadi salah satu yang keuntungan yang bisa didapat oleh investor saham. Umumnya, investor akan mencari emiten dengan Dividend Yield (DY) yang besar untuk menentukan besaran dividend yang akan diterima. Nah, di tahun ini, HaniPutranto membagikan beberapa list saham yang memiliki DY besar mulai dari ITMG hingga MBAP. Penasaran apakah saham yang kamu miliki masuk dalam list saham dengan DY besar versi HaniPutranto? Simak selengkapnya di sini!
Share This Snips!
Want More Snips?
Copyright © 2021 Stockbit, All rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit atau telah daftar melalui website Stockbit Snips. |
Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! πCLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit π Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM). Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...
Komentar
Posting Komentar