Langsung ke konten utama

☕ Cara Melakukan “Timing the Market” hingga Tips Menaklukkan Rasa Bosan, Waktu dan Masa Tunggu dalam Berinvestasi

Simak ulasan Voice of Community Stockbit Stream Pekan Ini!

Voice of Community

Halo Stockbitor! πŸ‘‹

Di Sabtu pagi yang cerah ☕, Stockbit merangkum pandangan dan opini dari teman-teman komunitas di Stockbit Stream seputar rencana investasi, tips & trik, kondisi pasar, hingga tren yang sedang ramai diperbincangkan untuk menemani weekend kamu.

πŸ’‘Idea from Community

@Blackmon14

Cara Melakukan "Timing the Market" Bagi Para Trader di Pasar Modal

Dalam trading saham, kita ada yang tahu pasti kapan harga suatu saham sudah bottom atau "pucuk". Bahkan bagi mereka yang sudah bertahun-tahun di bursa sekalipun. Namun ternyata, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk "timing the market". Artinya, kita bisa melakukan jual ataupun beli berdasarkan pergerakan harga yang diantisipasi di masa depan. Simpelnya, berusaha memprediksi pergerakan harga di masa depan. Nah, dalam tulisannya, Blackmon14 membagikan metode "timing the market" yang pernah ia lakukan dan terbukti berhasil. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya pada tulisan  berikut ini!

@Robertgunawankeren

Tips Menaklukkan Rasa Bosan, Waktu dan Masa Tunggu dalam Berinvestasi

Dalam berinvestasi, waktu merupakan sekutu terbesar dalam investasi. Bagi investor yang tidak sabaran hingga mungkin menggunakan uang panas berpotensi gugur jika dihadapkan dengan waktu. Tidak sedikit bahkan yang menyatakan bahwa investasi itu membosankan. Lantas hal inilah yang membuat investasi tidak cocok untuk semua orang. Setidaknya itulah yang dicoba Robertgunawankeren sampaikan dalam tulisannya. Terkenal sebagai holder setia saham ITMG, beliau membagikan tips dan cara agar dapat bersahabat dengan waktu dan tidak bosan dalam berinvestasi. Selengkapnya dapat kamu baca di sini!

@JamesJayadi

Loss Aversion: Saat Rugi Lebih Berasa Damage-nya Ketimbang Cuan

Apakah kamu pernah merasakan mendapat untung sekian persen dan merasa senang, namun ketika rugi dengan nominal yang sama damage atau rasa sakitnya bisa berlipat ganda? Ternyata hal ini dalam psikologi keuangan dikenal dengan istilah loss aversion. Lebih jauh, JamesJayadi mencoba mengulas apa itu loss aversion? Baik buruknya dari kondisi psokologi ini bagi investor, hingga tips untuk menyikapinya. Selengkapnya dapat kamu baca pada tulisan berikut ini!

✨Aspiring Stockbitor to Follow

@HaniPutranto

Hani Putranto adalah seorang investor yang menggunakan dividen yield sebagai filter utama dalam menentukan emiten yang ingin beliau beli. Di Stream, Hani Putranto kerap membagikan tips bagi investor yang ingin menjadi dividen hunter hingga ulasan dari emiten dengan dividen yield tinggi di pasar modal. 

View Profile

@Owennath

Owennath biasa dipanggil Owen adalah trader yang mulai fokus mendalami analisis teknikal untuk kegiatan trading sehari-hari. Owen sering membagikan analisis teknikal dari berbagai emiten, pengalaman pribadi, serta edukasi terkait teknikal dalam tulisannya di Stockbit Stream. Baca tulisan lainnya dari Owennath di sini!

View Profile

@Claytonpemmy

Seorang pengusaha yang saat ini sedang asyik mendalami value investing. Di Stockbit Stream, Clayton aktif membagikan ulasan dari laporan keuangan berbagai emiten. Tulisannya terstruktur, mulai dari highlight pandangan investor, ulasan kinerja, prospek hingga valuasi dari emiten yang diulas.

View Profile
Bantu Stockbit Jadi Komunitas yang Suportif

Ingatlah untuk selalu mengikuti House Rules ketika membagikan ide, komentar, serta berinteraksi dengan Stockbitor lainnya di Stream.

Bila ada pertanyaan, silakan hubungi kami:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol?

Re-opening pariwisata membuat industri minuman alkohol menjadi salah satu alternatif proxy bagi investor. Simak analisis selengkapnya di sini! πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol? Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Pembukaan kembali industri pariwisata pasca-pandemi membuat investor mencari proxy investasi untuk menuai keuntungan dari reopening tersebut. Selain dari sektor pariwisata dan transportasi, industri minuman alkohol juga menjadi salah satu alternatif proxy yang dapat dilirik investor.    Namun, investor di Indonesia memiliki keterbatasan pilihan untuk berinvestasi pada industri minuman alkohol. Sebab, sejak 1980-an hingga 2022 , hanya ada 2 emiten minuman alkohol di BEI , yakni Multi Bintang Indonesia ( $MLBI ) dan Delta Djakarta ( $DLTA ).   Pada Januari 2023 , tren tersebut berubah. BEI kedatangan 2 emiten produsen minuman alkohol baru , yakni Jobubu Jarum Minahasa ( $BEER ) dengan total pendanaan IPO senilai 176 ...

🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha

IHSG turun -0,49%, TOWR Berencana Rights Issue di Harga Premium. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold ...