🛢️ Brent Tembus US$100/Barrel seiring Kekhawatiran Gangguan Supply di Laut Merah
Daily Market Performance 🚀
IHSG |
Foreign Flow |
Kurs USD/IDR |
Gold |
| 6.196,4 -1,88% | -Rp1,4 triliun | 17.943 +0,16% | 4.061 +0,26% |
Oil |
Coal |
CPO |
Nickel |
| 98,2 -2,46% | 130,8-0,08% | 4.723 +0,28% | 17.233 -0,01% |
👋 Stockbitor!
Harga minyak Brent naik sekitar +7% menembus US$100/barrel pada Kamis (23/7) dan bertahan di level tersebut hingga pagi hari ini, Jumat (24/7), sebelum melandai ke level US$98,2/barrel. Ini menandai pertama kalinya harga minyak mencapai level US$100/barrel sejak Mei 2026, didorong oleh kekhawatiran meluasnya gangguan supply energi di Timur Tengah, setelah kelompok militan Houthi yang didukung oleh Iran menyerang kapal tanker di Laut Merah.
Menyusul kabar serangan Houthi di wilayah tersebut, Presiden Donald Trump mengancam akan memberikan “hukuman militer besar–besaran” kepada Iran dan Houthi jika terjadi serangan lebih lanjut terhadap kapal–kapal di Laut Merah. Trump juga mengatakan kepada Axios bahwa dirinya sedang mempertimbangkan “serangan besar–besaran” terhadap Iran.
Laut Merah sendiri belakangan ini menjadi jalur ekspor alternatif yang penting bagi Arab Saudi untuk mengekspor minyaknya, seiring gangguan di Selat Hormuz akibat perang AS–Iran. Bloomberg melaporkan bahwa eskalasi konflik di Laut Merah belakangan ini mendorong sejumlah importir minyak dari Asia untuk mulai menjajaki pengalihan pasokan Saudi Aramco melalui Terusan Suez dan memutari Afrika, di mana Aljazeera mencatat bahwa rute tersebut akan menambah waktu tempuh logistik sekitar 10–14 hari. Sebagai konteks, Bab el–Mandeb — selat selebar 32 km yang menjadi satu–satunya pintu masuk Laut Merah dari Samudra Hindia — dilintasi sekitar 12% perdagangan global setiap hari.
Selain kekhawatiran meluasnya gangguan supply di Timur Tengah, kenaikan harga minyak hingga pagi hari ini juga didorong oleh kabar pemangkasan minyak oleh Kazakhstan, setelah Caspian Pipeline Consortium (CPC) — terminal di pesisir Laut Hitam Rusia yang menyalurkan ~80% ekspor minyak mentah negara tersebut — berhenti menerima pengiriman akibat serangan drone terhadap tanker di Laut Hitam. Bloomberg mencatat infrastruktur energi Rusia telah menjadi sasaran gelombang serangan drone Ukraina dalam beberapa bulan terakhir. Kazakhstan sendiri merupakan pemasok minyak terbesar ke–2 ke Eropa, sehingga kabar pengurangan supply ini datang persis ketika kilang–kilang Eropa mencari alternatif terhadap pasokan Timur Tengah.
Key Takeaway
Berbeda dengan reaksi pada awal pekan, IHSG kini ikut tertekan imbas lonjakan harga minyak, sejalan dengan pelemahan serentak di pasar Asia. Pada hari ini, IHSG turun -1,88% — sejalan dengan Nikkei 225 (-2,79%), Shanghai Composite (-1,61%), dan Hang Seng (-0,98%) — sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah -0,16%. Bloomberg mencatat bahwa pelaku pasar global cenderung lebih berhati–hati menjelang akhir pekan seiring potensi eskalasi lanjutan di Timur Tengah sekaligus menanti rilis kinerja emiten hyperscaler AI pekan depan, di mana kedua variabel tersebut akan menentukan arah sentimen pasar global. Dari dalam negeri, investor juga perlu memantau musim laporan keuangan 2Q26 yang akan mulai ramai dirilis pada pekan depan.
⛏️ PTRO Dapat Kontrak Rp9,3 T dari 2 Anak Usaha SINI
- $PTRO: Petrosea mengumumkan telah mendapatkan kontrak jasa pertambangan batu bara dari 2 anak usaha Singaraja Putra ($SINI), PT Pesona Bara Cakrawala dan PT Cakrawala Bara Persada, senilai total Rp9,3 T dengan durasi life of mine. SINI memproyeksikan bahwa produksi batu bara PT Pesona Bara Cakrawala dari produksi sepanjang kontrak tersebut akan mencapai 42 juta ton dari overburden removal sebanyak 189 juta bcm, sementara estimasi produksi PT Cakrawala Bara Persada sebanyak 8 juta ton dari overburden removal sebanyak 40 juta bcm. SINI mengestimasikan pendapatan PT Pesona Bara Cakrawala dari produksi sepanjang kontrak tersebut akan mencapai ~US$2,6 miliar atau ~Rp45,6 T, sementara proyeksi pendapatan PT Cakrawala Bara Persada sebesar US$656 juta atau ~Rp11,5 T.
- $BFIN: BFI Finance Indonesia mencatat laba bersih Rp475 M pada 2Q26 (+33% YoY, +34% QoQ). Hasil ini membuat laba bersih BFIN selama 1H26 mencapai Rp829 M (+9% YoY), melampaui ekspektasi karena setara 51% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 2 tahun terakhir: 46% realisasi tahunan). Kinerja BFIN didukung oleh penurunan beban provisi secara neto yang signifikan pada 2Q26 (-34% YoY, -45% QoQ), terutama dari segmen roda empat, sehingga beban provisi selama 1H26 tercatat flat secara tahunan (vs. 3M26: +39% YoY). Manajemen BFIN sebelumnya telah menyampaikan potensi penurunan beban provisi secara neto dan cost of credit (CoC) dalam earnings call 1Q26, setelah CoC sempat melonjak pada 1Q26 yang salah satunya dipengaruhi oleh faktor seasonality. Sementara itu, net interest income (NII) secara tahunan masih tumbuh +5% YoY/+6% YoY pada 2Q26/1H26, didukung oleh kenaikan managed receivables sebesar +4% YoY. Adapun pertumbuhan managed receivables secara tahunan masih di bawah guidance manajemen di low–teens untuk 2026. Namun, sebelumnya manajemen memperkirakan pembiayaan akan tumbuh lebih solid pada 2H26 seiring banyaknya hari libur pada 1H26.
- $PTBA: Bukit Asam mencatat volume penjualan batu bara 10,9 juta ton pada 2Q26 (+8% QoQ, -4% YoY), sehingga realisasi selama 1H26 mencapai 21,1 juta ton (-2% YoY) dan setara 43% guidance 2026F manajemen (vs. 1H25: 48% realisasi 2025). Porsi penjualan ekspor naik menjadi 51% pada 2Q26 (vs. 1Q26: 47%, 2Q25: 43%) dan 49% selama 1H26 (vs. 1H25: 46%), didukung permintaan yang tetap kuat dari sejumlah negara tujuan seperti Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, hingga Thailand. Di tengah porsi penjualan ekspor yang meningkat, porsi penjualan yang ditujukan untuk PLN tetap naik menjadi 40% pada 2Q26 (vs. 1Q26: 34%). Porsi DMO juga tercatat di level 55% selama 1H26, melampaui ketentuan minimum 25%. Volume produksi 12,8 juta ton pada 2Q26 (+94% QoQ, -3% YoY), sehingga realisasi selama 1H26 mencapai 19,5 juta ton (-10% YoY) dan setara 39% guidance 2026F manajemen (vs. 1H25: 46% realisasi 2025). Stirpping ratio turun menjadi 5,2x pada 2Q26 (vs. 1Q26: 5,3x) dan 5,3x selama 1H26 (vs. 1H25: 6,2x) seiring strategi selective mining, relatif sejalan dengan guidance 2026F manajemen di 5,6x. PTBA sendiri sedang melakukan penelaahan terbatas (limited review) untuk laporan keuangan interim periode 2Q26.
- $GIAA: Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mengatakan pada Jumat (24/7) bahwa Garuda Indonesia akan menjadi perusahaan holding BUMN di bidang maskapai penerbangan, di mana Pelita Air akan menjadi bagian dari GIAA. Konsolidasi kedua perusahaan tersebut bertujuan untuk menciptakan grup maskapai penerbangan nasional yang lebih kuat, efisien, dan kompetitif di tingkat regional. Ke depan, BP BUMN dan Danantara akan melakukan penguatan operasional grup GIAA, termasuk mengintegrasikan sistem penjualan tiket, mengembangkan sumber daya manusia, serta meningkatkan standar layanan lounge, katering, dan program loyalitas pelanggan. Sebelumnya, Dony mengatakan pada Februari 2026 bahwa pihaknya menargetkan konsolidasi Pelita Air ke dalam GIAA dapat rampung pada 1Q26, meski hingga kini belum terealisasi.
- $HRTA: Hartadinata Abadi mengumumkan perpanjangan fasilitas kredit modal kerja dengan plafon ~Rp2,2 T dari Bank Mandiri ($BMRI) hingga 23 Juli 2027.
- $TINS: Timah mengumumkan bahwa perseroan bersama holding BUMN pertambangan, MIND ID, telah menandatangani perjanjian jasa notional pooling dengan Bank Negara Indonesia ($BBNI). Melalui perjanjian ini, BBNI dapat menyediakan fasilitas layanan cash management kepada grup MIND ID, termasuk TINS, dan para anggota MIND ID dapat menggunakan fasilitas tersebut jika membutuhkan fasilitas pinjaman, khususnya untuk modal kerja dengan tenor kurang dari 1 tahun. TINS menjelaskan bahwa saat ini perseroan tidak memiliki outstanding pinjaman.
- $KRAS: Krakatau Steel mengumumkan bahwa perseroan mengalami force majeure berupa kebakaran pada area produksi continuous tandem cold mill (CCTM) di pabrik cold rolling mill (CRM). Kejadian ini menyebabkan KRAS mengalami kendala untuk memproduksi cold rolled coil (CRC) full hard, sehingga supply CRC full hard secara nasional akan dipenuhi melalui skema kerja sama dengan perusahaan produsen CRC domestik. KRAS menyebut bahwa pabrik CRM perseroan masih dapat memproduksi CRC soft dan hot rolled pickled and oiled.
- $DNET: Indoritel Makmur Internasional mendapatkan fasilitas kredit bergulir (revolving credit facility) hingga Rp2 T dari Bank SMBC Indonesia ($BTPN), untuk membiayai keperluan umum korporasi, mencakup modal kerja, capex, dan investasi di lingkup grup perseroan. Fasilitas ini memiliki bunga floating sebesar IDR Cost of Fund (COF) + margin 0,75% per tahun, dengan jangka waktu 12 bulan sejak 23 Juli 2026.
🔎 Insider Transactions
Top Gainer 🔥
$BULL |
$AKRA |
$ISAT |
$JSMR |
| +12,31% | +2,48% | +0,78% | +0,74% |
Top Loser 🤕
$FILM |
$BUVA |
$CUAN |
$ARCI |
| -11,67% | -8,15% | -7,28% | -7,05% |
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…
- Mahkamah Konstitusi pada Kamis (23/7) mewajibkan operator telekomunikasi untuk menyediakan pilihan layanan kuota rollover atau kuota internet yang dapat diakumulasi jika masih terdapat sisa kuota yang belum digunakan oleh pelanggan. Putusan Mahkamah Konstitusi tidak secara otomatis mewajibkan seluruh paket internet menjadi kuota tanpa batas waktu, di mana operator tetap dapat menawarkan berbagai skema layanan sepanjang konsumen diberikan pilihan yang menjamin perlindungan terhadap sisa kuota yang dimilikinya. Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa kuota internet yang telah dibeli oleh konsumen merupakan benda tidak berwujud yang di dalamnya melekat hak milik pribadi, sehingga sisa kuota internet yang telah dibayar lunas oleh pengguna jasa telekomunikasi tidak boleh dihanguskan secara sewenang–wenang oleh operator. Mahkamah Konstitusi menyatakan kuota internet yang telah dibeli konsumen memiliki nilai ekonomi riil, sehingga harus memperoleh perlindungan hukum sebagaimana hak milik pribadi yang dijamin oleh konstitusi.
- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pada Kamis (23/7) bahwa angsuran pertama kepada himpunan bank milik negara (Himbara) terkait pinjaman yang diambil oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk menjalankan program Koperasi Desa Merah Putih akan jatuh tempo pada September 2026. Zulkifli menyebut bahwa verifikasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditargetkan rampung pada Agustus 2026, sehingga pemerintah dapat membayar angsuran pertama sebelum jatuh tempo. Sebelumnya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pemerintah akan membayar cicilan sebesar Rp40 T per tahun selama 6 tahun untuk melunasi total kredit senilai Rp240 T kepada Himbara terkait program Koperasi Desa Merah Putih.
- CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pada Kamis (23/7) bahwa pemerintah kemungkinan akan mendirikan pusat finansial internasional sementara di Jakarta, sambil mengembangkan pusat finansial internasional yang permanen di Bali. Rosan menyebut bahwa pengembangan pusat finansial internasional di Bali kemungkinan membutuhkan waktu sekitar 2–3 tahun. Rosan juga menjelaskan bahwa pusat finansial internasional sementara di Jakarta akan menggunakan gedung Danareksa sebagai “lokasi operasional”.
- Menteri Keuangan Purbaya, Yudhi Sadewa, pada Kamis (23/7) menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada 2027, sembari menegaskan ulang bahwa pemerintah akan menyiapkan 1 layer tarif cukai baru untuk mengakomodasi rokok ilegal agar lebih mudah diawasi.
- Kementerian ESDM mengumumkan bahwa joint venture antara Eni dan Petronas, Searah, telah mulai mengembangkan fasilitas floating gas untuk memproses gas dari proyek North Hub senilai US$11,8 miliar. Searah disebut telah memulai pembangunan kapal floating production, storage, and offloading (FPSO) yang akan menjadi pusat pengolahan untuk 16 sumur dari lapangan gas Geng North dan Gehem. Kedua lapangan gas tersebut merupakan bagian dari proyek North Hub milik Searah di Kutai Basin, di mana proyek ini ditargetkan mulai berproduksi pada 2028. Produksi gas dari proyek tersebut diperkirakan akan mencapai 1 Bcf dan 80.000 barrel kondensat per hari pada 4Q28. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, merinci bahwa dari total investasi sebesar US$11,8 miliar dalam proyek tersebut, sekitar US$2,9 miliar di antaranya akan dialokasikan untuk pengembangan FPSO.
- Juru bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, mengatakan pada Jumat (24/7) bahwa meski Indonesia termasuk ke dalam negara yang dikenai tarif tambahan 10% oleh AS akibat dinilai gagal melarang ekspor barang dari hasil kerja paksa, Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) telah menetapkan produk–produk Indonesia seperti minyak sawit dan batu bara dikecualikan dari tarif tersebut. Pernyataan Haryo muncul menjelang pengenaan tarif baru oleh AS kepada 60 negara yang dinilai gagal dalam melarang ekspor barang hasil kerja paksa, di mana tarif ini berlaku per Jumat (24/7) waktu New York. Haryo menambahkan bahwa pemerintah sedang menunggu hasil resmi investigasi AS terkait kelebihan kapasitas manufaktur — yang akan menjadi dasar atas pengenaan tarif tambahan baru beberapa pekan ke depan — yang diperkirakan akan segera dirilis. Haryo menyebut bahwa pemerintah berharap AS dapat mempertahankan pengecualian produk berdasarkan perjanjian yang telah ditandatangani sebelumnya pada tarif baru tersebut.
- Tripar Multivision Plus ($RAAM) mengumumkan bahwa film horor produksi perseroan, ‘Cerita Lila’, telah melampaui 1 juta penonton di bioskop Indonesia hingga pertengahan Juli 2026, menurut Cinepoint dan filmindonesia. Ini menjadikan ‘Cerita Lila’ sebagai film Indonesia ke–15 yang melampaui 1 juta penonton sejak awal 2026.
🆕 Kenapa Bond ID10 yang Katanya Buat 10 Tahun Malah Sering Dibuat Trading?
“Market saham bukan pemimpin arus modal. Pasar obligasilah yang lebih dulu memberi tau kemana uang besar itu sedang berjalan.” — ariefhidayatst
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Stockbitor ariefhidayatst menjelaskan mengapa obligasi pemerintah ID10, meskipun bertenor 10 tahun, justru sering dijadikan instrumen trading oleh institusi besar. Ketika fund besar mengantisipasi penurunan BI Rate atau masuknya aliran modal asing, mereka lebih dulu masuk ke pasar obligasi sebelum saham, karena pasar bond jauh lebih dalam dan mampu menyerap dana puluhan triliun tanpa menggerakkan harga secara liar. Pergerakan yield ID10 dan USDIDR pun selalu mendahului pergerakan IHSG, sehingga trader yang hanya memantau chart saham sering kali sudah tertinggal dari perpindahan uang besar yang sesungguhnya. Pada akhirnya, memahami urutan pergerakan bond lebih dulu, lalu Rupiah, baru kemudian saham adalah kunci agar investor ritel tidak selalu terlambat membaca arah pasar.
Sekilas tentang ariefhidatayst
Stockbitor ariefhidatayst aktif posting di Stream seputar hal-hal dari pergerakan market sampai analisa teknikal mendalam. Tulisan-tulisan ariefhidayatst cocok untuk investor yang memiliki ketertarikan pada analisa teknikal dan ingin memperhatikan pergerakan market.
Disclaimer:
Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$BULL
$AKRA
$ISAT
$JSMR
$FILM
$BUVA
$CUAN
$ARCI
Komentar
Posting Komentar