Langsung ke konten utama

💸 APBN: Defisit 0,76% PDB per 1H26, Outlook Defisit 2026 di 2,85% PDB

IHSG naik +1,19%, BBNI Rampungkan Buyback Saham Lebih Awal. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open

💸 APBN: Defisit 0,76% PDB per 1H26, Outlook Defisit 2026 di 2,85% PDB

Source: TV Parlemen

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
5.986,5 +1,19% -Rp176,8 miliar 17.982 -0,07% 4.147 -0,49%
Oil Coal CPO Nickel
72,7 +0,94% 128,0-0,31% 4.549 -0,02% 16.422 -0,01%

👋 Stockbitor!

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan dalam rapat bersama DPR pada Selasa (7/7) bahwa defisit APBN hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp196,5 T atau setara 0,76% terhadap PDB (vs. 1H25: defisit 0,84% terhadap PDB). Sementara itu, keseimbangan primer APBN hingga akhir Juni 2026 tercatat surplus Rp85,1 T (vs. 1H25: surplus Rp52,8 T). Berikut rinciannya:

  • Penerimaan Negara Naik +21,4% YoY, Ditopang Penerimaan Pajak

Realisasi penerimaan negara selama 1H26 berbanding terbalik dengan realisasi 1H25 yang mencetak kontraksi -9% YoY. Adapun kenaikan penerimaan negara selama 1H26 didorong oleh penerimaan pajak neto yang tumbuh +24,6% YoY, ditopang oleh seluruh kelompok penerimaan — yang disebut Purbaya mengindikasikan perbaikan ekonomi — termasuk PPN/PPnBM (+42,2% YoY) dan PPh Badan (+28,6% YoY) seiring peningkatan aktivitas ekonomi dan implementasi Coretax. Sementara itu, PNBP tumbuh +21,6% YoY seiring kenaikan Indonesian Crude Price, harga komoditas mineral, dan pelemahan nilai tukar rupiah. Pemerintah melihat adanya risiko dari ketidakpastian perdagangan global dan volatilitas harga komoditas yang berpotensi memengaruhi penerimaan negara selama 2H26.

  • Belanja Negara Terakselerasi, Naik +17,8% YoY

Akselerasi belanja utamanya terjadi pada belanja pemerintah pusat yang tumbuh +29,4% YoY, didorong pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran bantuan sosial, THR/gaji ke–13, serta pembayaran kurang bayar kompensasi energi 2025. Realisasi belanja negara selama 1H26 telah mencapai 43,1% dari pagu APBN 2026, terakselerasi dibandingkan realisasi 1H25 yang baru mencapai 38,8% pagu APBN 2025. Purbaya menyebut bahwa percepatan belanja ini merupakan upaya untuk memastikan belanja merata sepanjang tahun.

  • Outlook 2026: Defisit APBN Melebar ke 2,85% PDB, Pertumbuhan Ekonomi Direvisi Naik ke +5,6–6% YoY

Pemerintah merevisi outlook postur APBN 2026 dengan defisit diperkirakan mencapai Rp734,3 T atau 2,85% terhadap PDB, melebar dibandingkan target defisit APBN 2026 di level 2,68% terhadap PDB maupun realisasi defisit APBN 2025 yang telah diaudit di level 2,81% terhadap PDB. Pelebaran outlook defisit ini utamanya didorong oleh tambahan belanja sebesar Rp132 T untuk subsidi dan kompensasi energi, mengingat pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun. Selain merevisi naik outlook defisit, pemerintah juga meng–upgrade outlook pertumbuhan ekonomi selama 2026 di kisaran +5,6–6% YoY, lebih tinggi dibandingkan target APBN 2026 di level +5,4% YoY.

Key Takeaway

Purbaya menyebut bahwa outlook defisit APBN 2026 masih bisa ditekan lebih rendah. Kami menilai bahwa upaya pemerintah untuk menekan defisit APBN 2026 dapat didukung oleh penurunan harga minyak Brent ke kisaran ~US$72/barrel saat ini — yang berpotensi meringankan tekanan subsidi energi selama 2H26 — serta potensi pemangkasan lanjutan anggaran MBG.

Selain permasalahan fiskal, investor ke depannya perlu memantau data inflasi AS yang dijadwalkan rilis pada 14 Juli 2026 waktu setempat — di mana data tersebut dapat memengaruhi arah suku bunga AS — serta S&P sovereign rating review untuk Indonesia yang kemungkinan diumumkan pada Juli 2026.

🏦 BBNI Rampungkan Buyback Saham Lebih Awal

  • $BBNI: Bank Negara Indonesia mengumumkan telah menghentikan lebih awal pelaksanaan buyback saham dengan alokasi dana hingga ~Rp905,5 M yang disetujui pemegang saham dalam RUPST pada 9 Maret 2026. BBNI menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah perseroan memperhatikan kondisi makro ekonomi dan kondisi market, meski tidak merincinya lebih lanjut. Perseroan menyebut telah merealisasikan buyback saham sebanyak ~77,9 juta saham dalam pelaksanaan buyback tersebut, tetapi tidak merinci lebih lanjut terkait harga rata–ratanya. Sesuai dengan persetujuan RUPST, saham hasil buyback tersebut akan disimpan sebagai saham treasuri dan akan dialihkan melalui program kepemilikan saham bagi pegawai.
  • $PRDA: Manajemen Prodia Widyahusada dalam acara Closed–Door Meeting dengan Stockbit mengatakan bahwa ekspansi outlet perseroan selama 2026 akan lebih selektif, dengan target pengembangan mencakup >20 POC, minimum 3 hospital lab management, dan sekitar 2–3 clinical labs baru, lebih konservatif dibanding realisasi 2025 yang mencatatkan net penambahan 50 POC dan 1 clinical lab. Dibandingkan ekspansi fisik, manajemen akan lebih mendorong channel digital melalui platform ‘U by Prodia’ (konsumen) dan ‘Prodia for Doctors’ (tenaga medis), serta menargetkan dapat mulai memonetisasi investasi digital yang dikucurkan pada tahun–tahun sebelumnya pada 2026. Alokasi capex 2026 sekitar Rp150–200 M, dengan ~30% dialokasikan untuk pengembangan outlet. Simak poin–poin penting yang disampaikan manajemen PRDA dalam Closed–Door Meeting di sini.
  • $KRAS: Bloomberg melaporkan bahwa Steel Authority of India Ltd. dan Krakatau Steel sepakat untuk membentuk joint venture strategis guna berkolaborasi dalam pengembangan stainless steel dan rare–earth magnets. Pembentukan joint venture tersebut diumumkan oleh Indonesia dan India seiring pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada Selasa (7/7). Dalam kabar terpisah, Krakatau Steel mengumumkan telah mendivestasikan seluruh kepemilikan atas 14% saham di PT Krakatau Osaka Steel kepada Osaka Steel Co. Ltd. senilai US$14 juta.
  • $MORA: Kontan melaporkan bahwa Ekamas Mora Republik telah menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan ZTE Corporation untuk menjajaki pengembangan jaringan fixed wireless access (FWA) dan fiber–to–the–home (FTTH) serta meningkatkan kualitas operasional jaringan melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Kesepakatan tersebut juga mencakup pengembangan layanan broadband bagi pelanggan residensial dan korporasi. Direktur MORA, Yopie Widjaja, mengatakan bahwa kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat infrastruktur broadband setelah merger Moratelindo dan MyRepublic.

🔎 Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer 🔥

$KIJA $BKSL $ARTO $SMGR
+13,45% +9,84% +9,47% +8,19%

Top Loser 🤕

$INDF $ICBP $BRMS $MYOR
-3,26% -2,89% -2,86% -2,54%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Bank Indonesia mencatat bahwa cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 naik ke level US$145,6 miliar (vs. Mei 2026: US$144,9 miliar), mengakhiri tren penurunan beruntun dalam 5 bulan sebelumnya. Posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2026 setara pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
  • Bank Indonesia mencatat bahwa uang primer (M0) adjusted pada Juni 2026 tumbuh +13,8% YoY menjadi Rp2.228 T (vs. Mei 2026: +14,2% YoY). Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan uang kartal yang diedarkan sebesar +14% YoY dan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar +12,7% YoY. Pertumbuhan M0 adjusted telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted).
  • Kontan melaporkan bahwa Danantara akan menjadi salah satu sumber modal awal pembentukan pusat finansial internasional di Indonesia, berdasarkan draft rancangan undang–undang (RUU). RUU tersebut mengatur modal awal lembaga pengelola pusat finansial internasional dapat bersumber dari dana tunai, barang milik negara, barang milik BUMN, dan/atau aset lainnya yang sah. Selain Danantara, RUU tersebut juga mengatur bahwa modal awal lembaga pengelola pusat finansial internasional dapat berasal dari sumber lain yang sah. Kontan melaporkan bahwa masih belum diketahui berapa besaran modal awal yang diperlukan dalam pembentukan lembaga pengelola pusat finansial internasional. RUU tersebut juga mengatur bahwa pemerintah dapat membentuk pusat finansial internasional di lebih dari 1 kawasan. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, enggan berkomentar terkait kabar ini kepada Kontan, sembari menyebut bahwa pendanaan lembaga pengelola pusat finansial internasional masih dibahas oleh Kementerian Keuangan, OJK, dan Danantara.
  • Bloomberg dan Kontan melaporkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif untuk pembentukan pusat finansial internasional Indonesia. Beberapa insentif tersebut mencakup tarif efektif pajak penghasilan (PPh) sebesar 0% bagi sejumlah pelaku usaha dan tenaga ahli asing di sektor keuangan, serta pengurangan PPh badan hingga 100% bagi perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut. RUU pusat finansial internasional Indonesia juga akan memberikan sejumlah kemudahan terkait keimigrasian, pembebasan capital control atau pembatasan devisa, penggunaan valuta asing sebagai mata uang transaksi, hingga pengadilan khusus yang mengadopsi hukum internasional. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan bahwa pemerintah mempertimbangkan untuk membentuk pusat finansial internasional di kawasan ekonomi khusus (KEK) agar implementasi berbagai fasilitas dapat berjalan lebih cepat.

🦘 EIDO MSCI Indonesia Melonjak 3% Setelah Sinyal Investasi Jangka Panjang dari Singapura

“Walaupun pergerakan ETF tidak selalu mencerminkan arah IHSG secara langsung, EIDO sering dijadikan salah satu indikator bagaimana investor global memandang aset Indonesia. Jika arus dana asing terus membaik, hal tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar modal domestik.” — Indra619

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Jika kita ingin mengetahui sentimen umum investor asing terhadap Indonesia, salah satu caranya adalah dengan melihat EIDO, yaitu ETF MSCI Indonesia. Dalam sehari, ETF tersebut menguat 3,14 persen. Stockbitor Indra619 menganalisa bahwa sekarang, saham Indonesia kembali dilirik oleh negara-negara lain setelah pelemahan drastis selama tahun 2026, yang dapat menunjukkan bahwa perlahan-lahan sentimen asing terhadap Indonesia mulai membaik. Walaupun performa EIDO dalam sehari tidak dapat mencerminkan sentimen jangka panjang yang positif, namun jika pola pergerakan EIDO terus menanjak, ini dapat menjadi sinyal yang baik bagi kesehatan pasar modal Indonesia. Kamu bisa baca selengkapnya di sini.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🏦 Rekap Kinerja Big Banks selama 5M26

IHSG turun -0,25%, ESSA Akan Bagikan Dividen dengan Indikasi Yield 7,9%. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🏦 Rekap Kinerja Big Banks selama 5M26 Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.101,3 -0,25% -Rp311,6 miliar 17.845 +0,07% 4.147 -1,33% Oil Coal CPO Nickel 77,1 -0,49% 132,0 +0,38% 4.662 -0,21% 17.754 +0,99% 👋 Stockbitor! Sebanyak 3 dari 4 big banks telah melaporkan kinerja bank–only periode 5M26 , yakni Bank Central Asia ( $BBCA ), Bank Mandiri ( $BMRI ), dan Bank Negara Indonesia ( $BBNI ). Berikut rekap dan highlights dari kinerja ketiganya: Pendorong Pertumbuhan Laba Bersih selama 5M26; Himbara Outperform BBCA BMRI ( +19% YoY ): Kenaikan Net Interest Income (NII) relatif solid di level +10% YoY. Pertumbuhan opex ya...

🛢️ OPEC+ Kembali Naikkan Produksi, Normalisasi Harga Minyak Berlanjut

IHSG naik +0,69%, KSP Akan Selesaikan Hambatan Birokrasi untuk Komersialisasi Proyek CBM PGAS. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 5.916,1 +0,69% -Rp190,9 miliar 17.995 +0,23% 4.163 +0,90% Oil Coal CPO Nickel 71,7 -0,55% 128,8 -0,23% 4.550 +1,56% 16.424 +1,07% 👋 Stockbitor! OPEC+ pada Minggu (5/7) menyepakati kenaikan target produksi minyak sebesar 188.000 barrel per hari ( bpd ) mulai Agustus 2026 , menandai kenaikan target produksi dalam 5 bulan beruntun . Langkah ini akan menambah pasokan minyak global seiring pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz. Pemulihan produksi sendiri mulai terlihat pada Juni 2026, setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman perdamaian pada 17 Juni 2026 yang ...

👀 Review Aksesibilitas MSCI: Indonesia Turun di Satu Kriteria, Masih Salah Satu Terbaik di EM Asia

IHSG naik +0,08%, BSSR Akan Bagikan Dividen Final dengan Indikasi Yield 10,9%. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 👀 Review Aksesibilitas MSCI: Indonesia Turun di Satu Kriteria, Masih Salah Satu Terbaik di EM Asia Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.177,1 +0,08% -Rp3,2 triliun 17.790 +0,45% 4.183 -1,48% Oil Coal CPO Nickel 79,0 -0,64% 133,5 +1,48% 4.648 +1,64% 17.842 -1,21% 👋 Stockbitor! MSCI telah merilis hasil Global Market Accessibility Review 2026 pada Kamis (18/6) waktu setempat. Review ini bersifat kualitatif dan terpisah dari Annual Market Classification Review yang akan dirilis pada 23 Juni 2026 waktu Eropa atau 24 Juni 2026 waktu Indonesia, yang akan menentukan status klasifikasi pasar. Berikut beberapa poin utama un...