Langsung ke konten utama

😡‍πŸ’« Ambiguitas Pemberitaan Aturan Sentralisasi Ekspor Picu Volatilitas Market

IHSG naik +1,10%, AADI Akan Bagi Dividen Final dengan Indikasi Yield 5,5%. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open

😡‍πŸ’« Ambiguitas Pemberitaan Aturan Sentralisasi Ekspor Picu Volatilitas Market

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance πŸš€

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.162,0 +1,10% -Rp309,5 miliar 17.709 +0,31% 4.533 -0,20%
Oil Coal CPO Nickel
102,1 +2,59% 132,1-0,30% 4.489 +0,70% 18.727 -1,07%

πŸ‘‹ Stockbitor!

IHSG menguat +1,1% pada penutupan bursa hari ini, Jumat (22/5), setelah mengalami volatilitas yang cukup signifikan dengan pelemahan hingga -2,1% pada awal sesi perdagangan, seiring munculnya berbagai pernyataan pejabat pemerintah terkait aturan sentralisasi ekspor komoditas. Sejak Presiden Prabowo mengumumkan aturan baru terkait sentralisasi ekspor komoditas strategis pada Rabu (20/5), terdapat pernyataan yang berbeda dari sejumlah pejabat negara hingga Jumat (22/5) terkait mekanisme dan penerapan aturan tersebut:

20 Mei 2026

  • Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (20/5) pagi mengumumkan peraturan baru terkait sentralisasi ekspor komoditas strategis melalui BUMN, dengan tahap awal menyasar pada batu bara, CPO, dan ferroalloy. Aturan baru ini akan mulai diimplementasikan pada masa transisi mulai 1 Juni 2026, dengan implementasi penuh ditargetkan dimulai per 1 September 2026.
  • Berdasarkan presentasi Presiden Prabowo, BUMN yang ditunjuk akan mengontrol semua proses pengurusan eksportermasuk transaksi dan kontrakpada masa implementasi penuh.
  • Kontan pada Rabu (20/5) sore melaporkan bahwa pemerintah melalui Danantara telah membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia yang akan menjadi pelaksana pengelolaan ekspor komoditas strategis sumber daya alam.
  • CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pada Rabu (20/5) sore bahwa mekanisme detailtermasuk apakah PT Danantara Sumberdaya Indonesia akan membeli putus dari eksportir atau tidak akan disampaikan secara utuh ke depan setelah pihaknya mengumpulkan seluruh informasi dari pemangku kepentingan dan pelaku usaha.

21 Mei 2026

  • Bloomberg melaporkan bahwa Menteri Perdagangan, Budi Santoso, pada Kamis (21/5) siang menyebut pihaknya akan menerbitkan peraturan pelaksana pada Jumat (22/5) terkait sentralisasi ekspor via PT Danantara Sumberdaya Indonesia untuk komoditas CPO, batu bara, dan ferroalloy.
  • Bloomberg melaporkan bahwa CEO Danantara, Rosan Roeslani, pada Kamis (21/5) siang menyebut pemerintah akan menghormati kontrak jangka panjang antara eksportir dan pembeli, tetapi pemerintah akan meninjau kontrak jika kontrak tersebut terindikasi under–invoicing atau memiliki harga di bawah patokan global.
  • Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pada Kamis (21/5) malam bahwa pemerintah akan mengecualikan nikel pig iron (NPI) dan beberapa produk olahan minyak sawit dari rencana sentralisasi ekspor komoditas. Airlangga menjelaskan bahwa ferronickel, CPO, RBD palm oil, dan RBD palm ⁠olein akan tetap dimasukkan ke dalam komoditas yang ekspornya tersentralisasi via PT Danantara Sumberdaya Indonesia.
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pada Kamis (21/5) malam bahwa implementasi penuh sentralisasi ekspor komoditas PT Danantara Sumberdaya Indonesia ditargetkan paling lambat per 1 Januari 2027.

22 Mei 2026

  • CIO Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan kepada Bloomberg pada Jumat (22/5) pagi bahwa sentralisasi ekspor via PT Danantara Sumberdaya Indonesia akan beroperasi secara penuh pada Januari 2027, sembari menambahkan bahwa Indonesia akan “mendengarkan pasar” terkait rencana ini.
  • Firma data intelijen pasar batu bara global, Sxcoal, melaporkan pada Jumat (22/5) siang bahwa implementasi penuh sentralisasi ekspor komoditas Indonesia akan diundur menjadi 1 Januari 2027.
  • Bisnis melaporkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Jumat (22/5) sore membantah kabar bahwa implementasi sentralisasi ekspor komoditas ditunda hingga awal 2027, sembari menyebut bahwa implementasinya “tetap mulai 1 Juni 2026, secara bertahap.”

Key Takeaway

Banyaknya pernyataan sejumlah pejabat negara terkait mekanisme dan rincian sentralisasi ekspor komoditas strategis menunjukan belum adanya kesepakatan dan pemahaman yang bersifat final mengenai mekanisme dan penerapan aturan tersebut. Hal ini menyebabkan volatilitas yang cukup tinggi pada sektor komoditas seperti yang terjadi dalam beberapa hari ini, di mana volatilitas kemungkinan akan terus berlanjut hingga pemerintah merilis rincian final aturan pelaksana dan market melihat hasil dari penerapan aturan tersebut. Untuk sementara, kami menganjurkan investor untuk mengacu pada Snips 20 Mei 2026 sambil dapat terus memantau perkembangan mengenai jadwal implementasi, daftar produk komoditas yang termasuk dalam sentralisasi ekspor, serta mekanisme implementasi dari PT Danantara Sumberdaya Indonesia.

πŸ‘› AADI Akan Bagi Dividen Final dengan Indikasi Yield 5,5%

  • $AADI: Pemegang saham Adaro Andalan Indonesia pada hari ini, Jumat (22/5), menyetujui rencana pembagian total dividen tahun buku 2025 sebesar ~US$450 juta atau setara 59% dividend payout ratio. Jumlah tersebut mengindikasikan dividen final US$0,026/saham, setara Rp453/saham dengan asumsi kurs rupiah terhadap dolar AS di Rp17.654/lembar. Jumlah tersebut mengindikasikan yield dividen final ~5,5% per hari ini. Cum dividen dan tanggal pembayaran belum diumumkan. Sebelumnya, AADI telah membagikan dividen interim sebesar Rp538/saham pada November 2025.
  • $BRPT: Direktur Utama Barito Pacific, Agus Salim Pangestu, mengatakan kepada Bloomberg Technoz bahwa posisi cash dan rasio utang perseroan cukup kuat, dengan likuiditas di tingkat holding maupun anak usaha berada pada posisi yang baik dan sehat. Agus menambahkan bahwa kalaupun ada kolateral saham yang dijaminkan atas keperluan perusahaan, dirinya “yakin tidak lebih dari 10%”, meski tidak merincinya lebih lanjut. Pernyataan Agus muncul seiring spekulasi media sosial yang mengaitkan penjaminan saham Chandra Asri Pacific ($TPIA) oleh BRPT. Agus menilai bahwa gejolak pasar saat ini bersifat sementara dan tidak mengubah arah pertumbuhan jangka panjang perseroan. Agus menyoroti kinerja perseroan yang mencetak kenaikan laba bersih sekitar +803% YoY menjadi US$271 juta pada 1Q26 seiring kontribusi kinerja aset Aster Chemical di Singapura, serta rencana ekspansi melalui proyek CA–EDC via TPIA yang dibangun bersama Danantara dan target kapasitas energi terbarukan 1 GW pada akhir 2026 melalui anak usaha.
  • $TPIA: Chandra Asri Pacific dalam klarifikasi kepada BEI mengonfirmasi pemberitaan di media sosial Instagram bahwa pemegang saham utama Barito Pacific ($BRPT) dan ultimate beneficial owner Prajogo Pangestu telah menjaminkan total 3,675 miliar saham TPIA atau ~4,25% dari saham ditempatkan dan disetor penuh kepada bank pemberi kredit (BNI, BTN, dan HSBC). TPIA menyebut bahwa penjaminan tersebut merupakan agunan fasilitas kredit perbankan serta tidak terkait fasilitas margin. TPIA menegaskan bahwa jumlah saham perseroan yang dijaminkan belum mencapai ambang batas 5% dari saham ditempatkan dan disetor penuh, sehingga tidak berdampak material terhadap struktur kepemilikan maupun pengendalian. TPIA juga mendapat konfirmasi bahwa fasilitas pinjaman BRPT dari Bangkok Bank telah dilunasi.
  • $PGAS: Pemegang saham Perusahaan Gas Negara pada hari ini, Jumat (22/5), menyetujui rencana pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar US$172,3 juta, setara 80% dividend payout ratio (vs. 2024: 80%). Jumlah tersebut mengindikasikan dividen ~US$0,0071/saham, setara ~Rp125,8/saham dengan asumsi kurs rupiah terhadap dolar AS di 17.700, setara dividend yield ~6,9% per hari ini. Cum dividen dan tanggal pembayaran belum diumumkan.
  • $VKTR: Direktur Utama VKTR Teknologi Mobilitas, A. Ardiansyah Bakrie, mengatakan bahwa pihaknya pada tahun ini menargetkan dapat mencetak pertumbuhan pendapatan double digit dan kembali mencetak laba bersih, meski tidak merincinya lebih lanjut. Optimisme tersebut mencuat seiring beroperasinya fasilitas produksi kendaraan listrik komersial VKTR di Magelang, Jawa Tengah. Direktur VKTR, Achmad Amri Aswono Putro, mengatakan bahwa kenaikan harga BBM industri yang diikuti oleh kelangkaan energi di kawasan remote area meningkatkan minat korporasi untuk mengkonversi kendaraan diesel menjadi kendaraan listrik, yang menjadi peluang bagi VKTR untuk meningkatkan penetrasi pasarnya.
  • $SCMA: Surya Citra Media akan membagikan dividen final tahun buku 2025 senilai Rp12/saham, mengindikasikan yield dividen final ~5,5% per Jumat (22/5). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Juni 2026, sementara pembayaran pada 18 Juni 2026. Sebelumnya, SCMA telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp9/saham pada Desember 2025.
  • $BFIN: Manajemen BFI Finance Indonesia dalam Closed Door Meeting bersama Stockbit pada hari ini, Jumat (22/5), memperkirakan bahwa Cost of Fund (CoF) selama 2026 tidak akan melebihi realisasi 2025, meski suku bunga BI Rate telah naik +50 bps ke level 5,25%. Berdasarkan estimasi kami, BFIN mencatat penurunan CoF (total debt) menjadi 6,5% pada pada 1Q26 (vs. 1Q25: 6,7%), turun dari realisasi 2025 sebesar 6,8% (vs. 2024: 6,9%) seiring penurunan BI Rate sebesar -125 bps selama 2025.
  • $BWPT: Eagle High Plantations berencana melakukan kuasi reorganisasi untuk menghapus saldo laba negatif sebesar ~Rp3,7 T melalui eliminasi akumulasi rugi (saldo negatif) dengan agio saham yang dimiliki oleh perseroan. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 29 Juni 2026.
  • $BPII: Batavia Prosperindo Internasional mengumumkan akan menyuntik modal hingga Rp150 M pada PT Prima Jaya Permai melalui penyertaan saham baru, sehingga BPII akan memiliki 19,3% saham PT Prima Jaya Permai. PT Prima Jaya Permai merupakan perusahaan holding yang membawahi 4 anak usaha di bidang kawasan industri dan real estate. Transaksi ini tergolong transaksi afiliasi karena BPII dan PT Prima Jaya Permai sama–sama dimiliki secara tidak langsung oleh Star Malacca Investment Pte. Ltd. BPII menjelaskan bahwa transaksi ini ditujukan untuk diversifikasi usaha ke bidang properti.

Top Gainer πŸ”₯

$MDKA $ENRG $INCO $PSAB
+24,77% +22,14% +18,84% +14,52%

Top Loser πŸ€•

$TPIA $DSSA $KIJA $BREN
-11,89% -10,66% -9,70% -4,67%

 πŸ”₯ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Bank Indonesia mencatat bahwa defisit transaksi berjalan (current account) Indonesia pada 1Q26 melebar menjadi US$4 miliar dari defisit US$2,5 miliar pada 4Q25, meski lebih baik dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan defisit US$4,7 miliar. Hasil ini membuat rasio defisit current account terhadap PDB melebar ke level 1,1%, dibandingkan defisit 0,7% terhadap PDB pada 4Q25. Sebelumnya, Bank Indonesia pada Rapat Dewan Gubernur April 2026 telah merevisi outlook defisit current account selama 2026 ke kisaran 0,5–1,3% terhadap PDB, dibandingkan proyeksi sebelumnya di kisaran defisit 0,1–0,9% terhadap PDB. Sementara itu, neraca pembayaran (balance of payments) berbalik menjadi defisit US$9,1 miliar pada 1Q26, dibandingkan surplus US$6,1 miliar pada 4Q25.
  • CIO Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan kepada Bloomberg pada Jumat (22/5) bahwa Danantara akan merilis laporan keuangan setelah proses konsolidasi dan audit laporan keuangan BUMN rampung. Pandu menjelaskan bahwa laporan keuangan Danantara memerlukan waktu mengingat sovereign wealth fund tersebut membawahi sekitar 1.000 BUMN dan beberapa BUMN yang tercatat di BEI baru mengumumkan laporan keuangannya belakangan ini.
  • Bank Indonesia mencatat bahwa likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh +9,2% YoY menjadi Rp10.253,7 T pada April 2026 (vs. Maret 2026: +9,7% YoY). Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar +13,6% YoY dan uang kuasi sebesar +4,7% YoY.
  • Reuters melaporkan bahwa negosiasi antara AS dan Iran masih terhambat isu terkait stok uranium Iran dan kontrol atas Selat Hormuz. Pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa belum ada kesepakatan yang tercapai meski perbedaan antara AS dan Iran mulai berkurang, dengan isu uranium enrichment dan kontrol Iran atas Selat Hormuz masih menjadi hambatan utama dalam negosiasi. Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan ada sejumlah sinyal positif dalam proses negosiasi. Menyusul perkembangan ini, harga minyak Brent naik sekitar +2,6% ke level ~US$102/ barrel pada Jumat (22/5) sore.
  • Petronas mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah Indonesia dan Malaysia telah menyetujui pengalihan blok minyak dan gas yang dimiliki Petronas dan Eni kepada joint venture kedua perusahaan tersebut, yang bernama Searah. Eni menyebut bahwajoint venture tersebut akan mengintegrasikan portofolio aset produksi dan pengembangan gas dengan basis produksi awal lebih dari 300.000 barrel setara minyak per hari (boepd) dan berencana untuk memperluas produksinya menjadi lebih dari 500.000 boepd dalam jangka menengah. Sebelumnya, Eni dan Petronas pada November 2025 mengumumkan akan membentuk joint venture guna menggabungkan aset hulu minyak dan gas kedua perusahaan di Indonesia dan Malaysia, dengan rencana investasi lebih dari 15 miliar dolar AS dalam 5 tahun ke depan.
  • Quantum Clovera Investama ($KREN) berencana menggelar buyback saham hingga Rp50 M pada periode 12 bulan hingga 24 Juni 2027. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 24 Juni 2026.

πŸ₯Š Menghadapi Masa Sulit di Bursa

“Masa sulit adalah guru terbaik bagi investor. Walaupun memang jelas selalu ada risiko rugi. Yang penting adalah kita selalu bisa mengambil pelajaran agar bisa menjadi investor yang lebih baik.” — parahitairawan

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Stockbitor parahitairawan membahas 7 langkah dasar untuk menghindari putus asa atau menyerah saat pasar saham sedang tidak kondusif. Ada beberapa hal penting yang sering dilupakan investor di masa sulit: tidak mengontrol risiko, mengabaikan saham berkualitas, dan tidak melakukan evaluasi ketika market mulai rebound. Beliau menjelaskan bahwa risiko hadir dalam berbagai bentuk, sehingga kita perlu mengenali diri sendiri dengan baik; mulai dari faktor emosional, pengetahuan, hingga diversifikasi agar dapat mengukur tingkat risiko kita secara tepat. Selain itu, kondisi market yang buruk sebenarnya menjadi ujian nyata bagi kesehatan finansial perusahaan-perusahaan yang tercatat di bursa. Terakhir, evaluasi performa portfolio setelah badai berlalu adalah pelajaran terpenting untuk investor: apakah bobot portfolionya sudah benar? Adakah saham dengan valuasi yang lebih menarik? Pelajaran-pelajaran inilah yang akan memperkuat mental kita dalam menghadapi ketidakstabilan pasar di masa mendatang. Baca selengkapnya di sini!

Sekilas tentang parahitairawan

Parahitairawan adalah seorang investor dan juga edukator seputar investasi saham. Beliau telah berkecimpung di pasar modal selama hampir 18 tahun. Selain kerap membagikan edukasi lewat Stockbit Stream, parahitairawan juga aktif menulis buku. Salah satu karya beliau yang paling terkenal adalah "Street Investing, Pendekatan Gaya Jalanan dalam Melakukan Analisis Fundamental Saham."

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY

IHSG naik +0,44%, NCKL Tambah Kepemilikan di Smelter HPAL Senilai Rp4,2 T. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold 6.928 +0,44% -Rp359 miliar 16.238 +0,20% 3.298 +0,33% Oil Coal CPO Nickel 66,7 -0,04% 110,0 +0,92% 3.987 -0,60% 15.245 -0,24% πŸ‘‹ Stockbitor! Bank Rakyat Indonesia ( $BBRI ) mencatatkan laba bersih bank only sebesar 3,6 triliun rupiah pada Mei 2025 ( -11% YoY , -7% MoM ). Hasil ini membuat laba bersih bank only selama 5M25 menjadi 18,6 triliun rupiah ( -15% YoY ), relatif lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan laba bersih konsolidasi 2025F turun -3% YoY. Tren NII Membaik Net Interest Income ( NII ) turun tipis -1% YoY selama 5M25 . Hasil ini membaik dibandingkan re...

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

☕Tentang Investasi Zero-Sum hingga Metode Paling Efektif dalam Trading

Simak ulasan Voice of Community Stockbit Stream Pekan Ini! 5 Juli 2025 Voice of Community Halo Stockbitor! πŸ‘‹ Di Sabtu pagi yang cerah ini ☕, Stockbit merangkum pandangan dan opini dari teman-teman komunitas di Stockbit Stream seputar rencana investasi, tips & trik, kondisi pasar, hingga tren yang sedang ramai diperbincangkan untuk menemani weekend kamu. Yuk simak selengkapnya pada ulasan berikut! πŸ’‘Idea from Community @Fadhilonn Ketika Investasimu Ternyata Zero-Sum: Aset Produktif vs Non-Produktif Di dunia investasi, gak semua aset diciptakan sama. Ada yang produktif, mencetak laba meski kamu diam, dan ada juga yang hanya untung kalau ada orang lain beli lebih mahal. Banyak yang terjebak euforia harga naik tanpa paham nilai sebenarnya....