Langsung ke konten utama

🏦 BBRI: Laba Bersih Bank Only 8M26 Tumbuh +7% YoY; Time Deposits Naik Signifikan

IHSG turun -1,51%, BYAN: Nilai Transaksi Saham ke Entitas Haji Isam Belum Diketahui. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open

🏦 BBRI: Laba Bersih Bank Only 8M26 Tumbuh +7% YoY; Time Deposits Naik Signifikan

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.147,9 -1,51% -Rp259,8 miliar 17.975 +0,46% 4.187 -3,10%
Oil Coal CPO Nickel
108,5 +3,97% 143,8+0,17% 4.663 -0,19% 16.329 -1,04%
*Data foreign flow hanya mencakup data pasar reguler

👋 Stockbitor!

Bank Rakyat Indonesia ($BBRI) mencatat laba bersih bank only Rp3,9 T pada Agustus 2026 (-3% YoY, +16% MoM). Hasil tersebut membuat laba bersih bank only selama 8M26 mencapai Rp34,8 T (+7% YoY), setara 59% estimasi konsolidasi 2026F konsensus (vs. 8M25: 58% realisasi 2025).

Kinerja 3Q26 hingga Agustus 2026 Melambat akibat Kenaikan Cost of Funds (CoF) — Laba bersih selama periode Juli–Agustus 2026 turun -7% YoY, dibandingkan kenaikan +11% YoY selama 1H26. Penurunan kinerja selama 2 bulan pertama 3Q26 tersebut utamanya didorong oleh kenaikan beban bunga (interest expense) sebesar +9% YoY (vs. 1H26: -12% YoY) akibat peningkatan agresif di Time Deposits — di mana akun ini naik +15% sejak Juni 2026 — dibandingkan kenaikan kredit dan CASA yang masing–masing hanya +1%. Dinamika kenaikan CoF ini juga terefleksi pada Net Interest Margin (NIM) periode Juli–Agustus 2026 yang berada di bawah level 6% (vs. 1H26: 6,4%).

Indikator Kualitas Aset Terus Membaik — Dari aspek positif, beban pencadangan turun ke level Rp3,1 T (-11% YoY, -14% MoM) atau 2,6% secara credit cost (CoC). Dengan begitu, dalam 3 bulan terakhir atau sejak Juni 2026, CoC terus mengalami penurunan. Selama 8M26, CoC berada di level 3,2%, lebih rendah dibandingkan realisasi 8M25 di 3,3%, meski dengan pertumbuhan kredit +14% YoY. Tren penurunan beban provisi ini sejalan dengan yang dicatatkan big 4 banks lain.

Key Takeaway

Berdasarkan diskusi kami dengan investment relation BBRI, peningkatan Time Deposits dilakukan sebagai langkah persiapan ditarik kembalinya sebagian dana saldo anggaran lebih (SAL) milik pemerintah pada 4Q26. Sebagai pengingat, dari total sekitar ~Rp300 T dana penempatan SAL pemerintah di himpunan bank milik negara (Himbara), hanya ~Rp200 T yang akan diperpanjang hingga Juli 2027. Selain penarikan SAL, dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang kembali melemah mendekati level 18.000, risiko pengetatan likuiditas kembali menjadi sorotan. Namun, kami menilai kondisi ini sangat dinamis dengan visibilitas yang rendah, di mana perkembangan geopolitik yang signifikan dan secara mendadak dapat langsung mengubah prospek inflasi, kebijakan suku bunga, dan kondisi likuiditas. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, kami cenderung wait and see.

⛏️ BYAN: Nilai Transaksi Saham ke Entitas Haji Isam Belum Diketahui, Low Tuck Kwong Tetap Pengendali

  • $BYAN: Bayan Resources mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa perseroan tidak mengetahui nilai transaksi, syarat pendahulu, maupun target penyelesaian transaksi perjanjian penjualan 30% saham perseroan dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low kepada entitas Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Jhonlin Baratama. BYAN menyebut bahwa negosiasi transaksi dilakukan oleh para penjual dan tidak melibatkan perseroan, selain Low Tuck Kwong yang juga merupakan direktur utama perseroan. Setelah transaksi tersebut rampung, Low Tuck Kwong dan Elaine Low masing–masing akan memiliki ~20,9% dan ~11,4% saham BYAN, dengan Low Tuck Kwong tetap menjadi pengendali perseroan.
  • $AHAP: Asuransi Harta Aman Pratama mengumumkan update jadwal rights issue, dengan jadwal cum rights di pasar reguler dan negosiasi kini menjadi 6 Oktober 2026, sementara periode perdagangan dan pelaksanaan rights menjadi 12–16 Oktober 2026. Dalam aksi korporasi ini, AHAP akan menerbitkan hingga 3,5 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp50/lembar, rasio 7 saham lama mendapatkan 5 rights, dan efek dilusi hingga 41,67%. Pengendali AHAP, PT Asuransi Central Asia, berkomitmen melaksanakan seluruh haknya melalui pembayaran tunai sebesar ~Rp79,5 M dan konversi pinjaman subordinasi senilai Rp30 M. Perolehan dana dari aksi korporasi ini ditujukan untuk modal kerja serta memenuhi ketentuan OJK terkait minimum ekuitas perusahaan asuransi sebesar Rp250 M paling lambat 31 Desember 2026.
  • $HRUM: Harum Energy berencana melaksanakan buyback hingga 111 juta (0,82%) saham dengan alokasi dana hingga Rp120 M pada periode 28 September–24 Desember 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal.
  • $MYOR: Manajemen Mayora Indah mengatakan kepada Kontan bahwa rencana pemerintah untuk menerapkan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) tidak berpotensi mengubah strategi perseroan, meski MYOR akan memantau implementasi dan respons konsumen sebelum menentukan langkah penyesuaian. Penjualan segmen minuman olahan dalam kemasan sendiri berkontribusi sebesar ~Rp8,1 T atau ~45% dari total penjualan bersih MYOR selama 1H26.
  • $TRUK: PT Pukul Rata Kanan mengumumkan penawaran tender sukarela atas 15% saham Guna Timur Raya untuk menjadi pengendali baru perseroan. Harga penawaran ditetapkan Rp740/saham, premium sekitar +0,7% dibandingkan rata–rata harga saham tertinggi TRUK dalam 90 hari terakhir di level Rp735,15/saham. Saat ini, PT Pukul Rata Kanan telah memiliki 15% saham TRUK dan kepemilikannya akan naik menjadi 30% jika seluruh saham yang ditawarkan terserap. PT Pukul Rata Kanan menyatakan belum memiliki rencana untuk go private maupun mengubah manajemen TRUK. Penawaran tender sukarela ini dijadwalkan berlangsung pada 6 November–7 Desember 2026, dengan pembayaran pada 15 Desember 2026.
  • $INPS: Indah Prakasa Sentosa berencana menggelar private placement hingga 1,25 miliar saham baru, dengan harga pelaksanaan Rp100/ saham atau senilai total Rp125 M. Pengendali perseroan, PT Graha Inti Guna Persada, akan mengambil seluruh saham baru tersebut. Perolehan dana ditujukan untuk pelunasan utang kepada pihak ketiga, setoran modal ke entitas anak sebagai capex, dan modal kerja perseroan. Aksi korporasi ini menimbulkan efek dilusi hingga 65,79%. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 3 November 2026.
  • $EPAC: Megalestari Epack Sentosaraya berencana menggelar rights issue hingga 2 miliar saham baru, dengan harga pelaksanaan dan rasio belum diumumkan. Perolehan dana dari aksi korporasi tersebut ditujukan untuk capex, pengurangan sebagian utang terutama utang bank, dan modal kerja. EPAC juga berencana menggelar buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp20 M. Rencana–rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 3 November 2026.
  • $SRAJ: Sejahteraraya Anugrahjaya mengumumkan telah menyuntikkan modal senilai total ~Rp265,6 M di 5 anak usahanya, yang terdiri dari: 1) ~Rp179 M ke PT Karya Kharisma Sentosa; 2) Rp37,9 M ke PT Anugrahsukses Utama Sejahtera; 3) Rp23,1 M ke PT Sejahtera Abadi Solusi; 4) Rp21,7 M ke PT Anugrah Inti Karya; dan 5) ~Rp3,9 M ke PT Anugrah Inti Bahagia. SRAJ menjelaskan bahwa transaksi ini ditujukan untuk mendukung pertumbuhan dan memperkuat struktur permodalan anak–anak usaha tersebut, tetapi tidak merinci bidang usaha maupun rencana penggunaan dananya.

🔎 Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer 🔥

$AADI $MEDC $PTBA $IMPC
+3,33% +3,10% +2,91% +2,83%

Top Loser 🤕

$BKSL $GOTO $KPIG $COIN
-14,06% -14,00% -14,00% -7,41%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Kontan melaporkan bahwa Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, telah merilis keputusan menteri yang akan memperketat ketentuan penggunaan anak perusahaan dan afiliasi dalam kegiatan usaha jasa pertambangan mineral dan batu bara (minerba). Keputusan tersebut mewajibkan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) atau izin usaha pertambangan khusus (IUPK) yang menggunakan jasa pertambangan dalam kegiatan usahanya untuk menggunakan perusahaan pemegang izin usaha jasa pertambangan (IUJP) pada wilayah kabupaten/kota di sekitar wilayah IUP/IUPK. Pemegang IUP/IUPK juga dilarang melibatkan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam bidang usaha jasa pertambangan mineral dan batu bara tanpa persetujuan menteri ESDM. Kontan melaporkan bahwa anak perusahaan atau afiliasi yang dimaksud mencakup perusahaan IUJP yang dimiliki secara langsung oleh perusahaan IUP/IUPK, serta IUJP yang memiliki kesamaan satu atau lebih ultimate beneficial owner dengan perusahaan IUP/IUPK dengan pemegang IUJP. Pemerintah memberikan pengecualian ketentuan tersebut jika kegiatan penambangan berkaitan dengan proyek strategis nasional (PSN), pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral, pengembangan dan pemanfaatan batu bara, serta pemenuhan kebutuhan dalam negeri, tetapi pengecualian ini tetap memerlukan persetujuan dari menteri ESDM.
  • Kontan melaporkan bahwa draf RUU APBN 2027 akan memberikan kewenangan bagi menteri keuangan untuk memeriksa dan/atau mengaudit penerimaan negara — termasuk audit khusus dalam rangka pengembalian kelebihan pembayaran pajak (restitusi) — sebagai bagian dari upaya optimalisasi penerimaan negara. Ketentuan lebih lanjut akan diatur melalui peraturan menteri keuangan, dengan pemeriksaan juga dapat dilakukan melalui program joint audit. DPR turut meminta pemerintah menyampaikan data lengkap terkait compliance gap basis pajak dan belanja perpajakan, serta melengkapi laporan belanja perpajakan dengan laporan kinerja yang menunjukkan nilai tambah terukur bagi perekonomian.
  • Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan kepada DPR pada Senin (28/9) bahwa kenaikan suku bunga BI Rate sebesar +25 bps berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi sebesar -0,1 percentage point. Destry menyebut bahwa faktor pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu pertimbangan Bank Indonesia dalam menentukan arah kebijakan moneter, sembari menambahkan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih bergerak di bawah level potensial atau mengalami negatif output gap. Destry menegaskan bahwa stabilitas tetap menjadi jangkar utama kebijakan Bank Indonesia, tetapi Bank Indonesia juga harus mempertimbangkan mandat tambahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta menciptakan iklim ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan sektoral dan penciptaan lapangan kerja. Mandat baru Bank Indonesia tersebut tercakup dalam undang–undang terkait pengembangan dan penguatan sektor keuangan (P2SK) yang disahkan DPR pada pertengahan tahun ini.
  • Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan kepada DPR pada Senin (28/9) bahwa pihaknya telah mengurangi intervensi valuta asing di pasar spot menjadi 30% dari total intervensinya karena biayanya terlalu tinggi. Destry menyebut bahwa intervensi mata uang melalui pasar non–deliverable forwards (NDF) terbukti lebih efektif dan mengurangi kebutuhan untuk menggunakan cadangan devisa. Destry juga menekankan bahwa investasi di sektor riil perlu ditingkatkan guna membantu menstabilkan nilai tukar rupiah.
  • Harga minyak Brent naik +3,4% ke level US$108,5/barrel pada Senin (28/9) sore, setelah turun -2,1% ke level US$104,3/barrel pada penutupan perdagangan Jumat (25/9). Kenaikan harga minyak muncul setelah Presiden Donald Trump mengatakan pada Sabtu (26/9) bahwa dirinya telah menolak proposal yang diajukan Iran terkait gencatan senjata dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Pernyataan Trump muncul setelah The Wall Street Journal pada Jumat (25/9) melaporkan bahwa Trump telah menolak proposal Iran untuk gencatan senjata dan berencana melanjutkan pengeboman terhadap Iran setelah pemilihan paruh waktu (midterm elections) pada November 2026. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mengatakan pada Minggu (27/9) bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz hanya dapat dilakukan setelah seluruh persyaratan tersebut dipenuhi, sembari menambahkan bahwa kebuntuan ini hanya dapat diselesaikan melalui negosiasi. Trump pada Minggu (27/9) memperkirakan bahwa negosiasi antara AS–Iran akan kembali dilanjutkan pada pekan ini.
  • Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pada Minggu (26/9) bahwa pihaknya menyiapkan anggaran ~Rp17 T untuk membangun ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir di berbagai wilayah Indonesia. Amran menjelaskan bahwa ekosistem tersebut akan mencakup pabrik pakan, produksi day old chick (DOC), peternakan ayam dan telur, sapi perah, hingga produksi susu untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Amran menyebut bahwa pada tahap pertama, pemerintah menargetkan 5 kawasan peternakan — yang terdiri dari Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo — dapat rampung dibangun pada 2027 dengan anggaran senilai total Rp2,2 T.

📖 Reformasi Pasar Modal Jalan Terus, Tapi Kepercayaan Investor yang Diuji

“Pasar modal yang kuat bukan pasar yang memaksa investor untuk tinggal, tetapi pasar yang membuat investor ingin tinggal.” — Indra619

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

BEI dan OJK sedang melakukan sejumlah perubahan regulasi untuk memperbaiki mekanisme perdagangan, transparansi kepemilikan, free float, dan pengawasan pasar, namun perubahan yang datang berdekatan dengan tekanan harga saham membuat sebagian investor mempertanyakan konsistensi aturan. BEI mencabut kriteria 1, 6, 7, dan 10 dari aturan Pemantauan Khusus/FCA efektif 28 September 2026, dan batas harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 juga mulai berlaku, sehingga saham berharga rendah tidak lagi memiliki "lantai" Rp50. Selanjutnya terdapat rencana OJK membuka opsi investasi luar negeri hingga maksimal 20% portofolio dana pensiun disebut sebagai batas maksimum yang dapat dimanfaatkan secara selektif, bukan perintah memindahkan aset ke luar negeri. Yang dipersoalkan bukan perubahan aturannya, melainkan bagaimana perubahan itu dikomunikasikan, kapan diberlakukan, dan apakah masa transisinya memberi investor waktu cukup untuk memahami dampaknya. Untuk lebih lanjut mengenai artikel yang ditulis oleh Indra619, bisa dicek di sini.

Sekilas tentang Indra619

Indra adalah investor yang mengkombinasikan analisis fundamental dan teknikal dalam membaca peluang di pasar saham Indonesia. Melalui kontennya di Stockbit, Indra banyak membedah kualitas bisnis melalui laporan keuangan, ROIC, GCG, neraca, arus kas, serta struktur utang, sekaligus memantau pergerakan IHSG, technical indicators, momentum, dan aliran dana asing untuk memahami kondisi pasar.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi

IHSG turun -0,64%, MYOR 1H26: Laba Bersih +47% YoY, tapi Operasional di Bawah Ekspektasi. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow* Kurs USD/IDR Gold 6.091,4 -0,64% -Rp183,8 miliar 18.055 -0,07% 4.028 -0,28% Oil Coal CPO Nickel 87,2 +3,67% 130,3 -0,04% 4.664 +0,47% 16.970 -1,41% *Hanya mencakup net foreign flow di pasar reguler. 👋 Stockbitor! Timah ( $TINS ) mencatat laba bersih Rp2,7 T pada 1H26 ( +805% YoY ), melampaui ekspektasi (70% estimasi 2026F konsensus Rp3,9 T). Lonjakan laba tersebut utamanya berasal dari ekspansi margin seiring kenaikan pendapatan +147% YoY selama 1H26 menjadi Rp10,4 T akibat kenaikan ASP logam timah (+52% YoY) dan volume p...

🏦 BBRI 1H26: Laba Bersih +17% YoY, Siap Kembali Ekspansi Kredit Mikro

IHSG naik +0,11%, KOTA Berencana Rights Issue Rp5 T, Tambah Landbank 571 Ha. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🏦 BBRI 1H26: Laba Bersih +17% YoY, Siap Kembali Ekspansi Kredit Mikro Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.525,5 +0,11% -Rp434,2 miliar 17.720 +0,16% 4.466 -0,65% Oil Coal CPO Nickel 91,2 +3,47% 142,0 +0,71% 4.894 +1,62% 16.861 -0,10% 👋 Stockbitor! Bank Rakyat ( $BBRI ) mencatat laba bersih Rp15,4 T pada 2Q26 ( +21% YoY , -1% QoQ ). Hasil ini membuat laba bersih BBRI selama 1H26 mencapai Rp30,9 T ( +17% YoY ), setara 53% estimasi 2026F konsensus dan sedikit di atas tren semester 1 secara historis di level ~50% realisasi tahunan. Pertumbuhan laba bersih berakselerasi pada 2Q26 dibandingkan 1Q26 (+14% YoY), didoron...

🛢️ OPEC+ Kembali Naikkan Produksi, Normalisasi Harga Minyak Berlanjut

IHSG naik +0,69%, KSP Akan Selesaikan Hambatan Birokrasi untuk Komersialisasi Proyek CBM PGAS. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 5.916,1 +0,69% -Rp190,9 miliar 17.995 +0,23% 4.163 +0,90% Oil Coal CPO Nickel 71,7 -0,55% 128,8 -0,23% 4.550 +1,56% 16.424 +1,07% 👋 Stockbitor! OPEC+ pada Minggu (5/7) menyepakati kenaikan target produksi minyak sebesar 188.000 barrel per hari ( bpd ) mulai Agustus 2026 , menandai kenaikan target produksi dalam 5 bulan beruntun . Langkah ini akan menambah pasokan minyak global seiring pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz. Pemulihan produksi sendiri mulai terlihat pada Juni 2026, setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman perdamaian pada 17 Juni 2026 yang ...