Langsung ke konten utama

Unboxing Metals 101: Global Thematic & IDX Proxies

Pahami dinamika supply–demand emas, nikel, aluminium, tembaga, dan timah serta implikasinya ke saham IHSG.
open

Unboxing Metals 101: Global Thematic & IDX Proxies

Penulis: Theodorus Melvin | Editor: Vivi Handoyo Lie, Edi Chandren, Andrian Tanuwijaya, Aulia Rahman Nugraha
26 Februari 2026


Harga komoditas logam — seperti emas (+20%), nikel (+8%), aluminium (+6%), tembaga (+3%), dan timah (+24%) — telah melonjak sejak awal 2026 hingga 25 Februari 2026, didorong pergeseran kebijakan moneter, proteksionisme perdagangan, dan peningkatan permintaan dari tema struktural seperti EV dan transisi energi.

Masing–masing logam memiliki dinamika supply–demand yang berbeda: 1) emas didorong permintaan dari bank sentral dan investor lain; 2) nikel didorong pengetatan pasokan dari Indonesia; 3) aluminium didorong pengetatan tingkat utilisasi smelter di tengah kenaikan permintaan dari EV dan EBT; 4) tembaga didorong penurunan produksi tambang di tengah kenaikan permintaan dari EV dan EBT; dan 5) timah didorong pengetatan pasokan dari Indonesia.

Melalui Unboxing Metals 101: Global Thematic & IDX Proxies, kami merangkum narasi utama yang membentuk siklus sektor logam saat ini, termasuk:

  • Peta supply–demand masing–masing komoditas
  • Main usage dan keterkaitannya dengan tema global
  • Implikasi terhadap struktur bisnis dan margin emiten sektor logam
  • Mapping 27 emiten proxy di IHSG — termasuk $EMAS, $ADMR, dan $TINS

Report ini dapat menjadi referensi awal untuk memahami peluang dan risiko sektor logam dan sahamnya. Simak selengkapnya melalui link di bawah ini!

Baca Unboxing Metals 101
Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital ("Stockbit"), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.

Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol?

Re-opening pariwisata membuat industri minuman alkohol menjadi salah satu alternatif proxy bagi investor. Simak analisis selengkapnya di sini! πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol? Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Pembukaan kembali industri pariwisata pasca-pandemi membuat investor mencari proxy investasi untuk menuai keuntungan dari reopening tersebut. Selain dari sektor pariwisata dan transportasi, industri minuman alkohol juga menjadi salah satu alternatif proxy yang dapat dilirik investor.    Namun, investor di Indonesia memiliki keterbatasan pilihan untuk berinvestasi pada industri minuman alkohol. Sebab, sejak 1980-an hingga 2022 , hanya ada 2 emiten minuman alkohol di BEI , yakni Multi Bintang Indonesia ( $MLBI ) dan Delta Djakarta ( $DLTA ).   Pada Januari 2023 , tren tersebut berubah. BEI kedatangan 2 emiten produsen minuman alkohol baru , yakni Jobubu Jarum Minahasa ( $BEER ) dengan total pendanaan IPO senilai 176 ...

🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY

IHSG naik +0,44%, NCKL Tambah Kepemilikan di Smelter HPAL Senilai Rp4,2 T. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold 6.928 +0,44% -Rp359 miliar 16.238 +0,20% 3.298 +0,33% Oil Coal CPO Nickel 66,7 -0,04% 110,0 +0,92% 3.987 -0,60% 15.245 -0,24% πŸ‘‹ Stockbitor! Bank Rakyat Indonesia ( $BBRI ) mencatatkan laba bersih bank only sebesar 3,6 triliun rupiah pada Mei 2025 ( -11% YoY , -7% MoM ). Hasil ini membuat laba bersih bank only selama 5M25 menjadi 18,6 triliun rupiah ( -15% YoY ), relatif lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan laba bersih konsolidasi 2025F turun -3% YoY. Tren NII Membaik Net Interest Income ( NII ) turun tipis -1% YoY selama 5M25 . Hasil ini membaik dibandingkan re...