Langsung ke konten utama

☕Pelajaran Investasi dari Saham ''Hype'' Pada Masanya Hingga 4 Hal Yang Mesti Dipahami Sebelum Bisa Cuan di Market

Simak ulasan Voice of Community Stockbit Stream Pekan Ini!
open

Voice of Community

Halo Stockbitor! πŸ‘‹

Di Sabtu pagi yang cerah ini ☕, Stockbit merangkum pandangan dan opini dari teman-teman komunitas di Stockbit Stream seputar rencana investasi, tips & trik, kondisi pasar, hingga tren yang sedang ramai diperbincangkan untuk menemani weekend kamu.

πŸ’‘Idea from Community

@JhonWong

4 Hal Yang Mesti Dipahami Sebelum Bisa Cuan di Market

Banyak pemula terlalu fokus cari untung tanpa sadar kalau sebagian besar investor justru rugi karena faktor psikologis, ekspektasi yang salah, dan kurang manajemen risiko. Pasar modal bukan tempat cari kepastian, tapi tempat mengelola probabilitas. Di sinilah pentingnya paham nature pasar, disiplin pada rencana, dan tahu kapan harus mundur. Dalam tulisannya, JohnWong membagikan beberapa poin menarik yang mesti diperhatikan sebelum bisa 'make it' di pasar modal. Apa saja? Simak selengkapnya di sini!

 

@Husin1030

Pelajaran Investasi dari Saham ''Hype'' Pada Masanya


Dari Amerika, China, sampai India, setiap pasar pernah mengalami "musim saham murah" yang mendadak meledak. Harga bisa naik ribuan persen, tapi berakhir jatuh lebih dalam. Dalam tulisannya, Husin1030 yang sudah +25 tahun di pasar modal mengupas kisah nyata dari Warung Deli senilai US$100 juta di AS, saham fintech China yang naik 21.000%, hingga skema influencer saham di India yang menjerat ribuan investor ritel. Semua punya satu benang merah: harapan cepat kaya selalu berujung pelajaran mahal. Penasaran seperti apa cerita selengkapnya? Simak dalam tulisan di sini!

@Ricky2212

Ketika Keyakinan Jadi Jebakan di Pasar Saham

Banyak trader terjebak dalam pola "turun serok" tanpa sadar sedang masuk ke jebakan yang dibuat oleh euforia pasar. Saat harga terus naik, rasa percaya diri memuncak hingga ketika mulai turun, mereka terus beli dengan keyakinan harga akan pulih. Padahal, penurunan 50–70% sering kali bukan peluang, tapi sinyal bahaya bahwa narasi yang dimainkan sudah habis masa berlaku. Dalam tulisannya, Ricky2212 mengingatkan bahwa tidak semua saham pantas dikejar hanya karena ramai dibicarakan, dan strategi tanpa perhitungan risiko hanya akan berakhir dengan penyesalan. Baca selengkapnya untuk memahami cara membedakan antara peluang dan perangkap di tengah hiruk-pikuk pasar!


✨Aspiring Stockbitor to Follow

@TheodorusMelvin

Theodorus Melvin merupakan investment analyst Stockbit yang banyak membahas Renewable energy dan chemicals. Selain mengulas berbagai issue dan emiten di sektor-sektor tersebut, TheodorusMelvin juga rajin menjawab berbagai pertanyaan dari para Stockbitor

View Profile

@Ray94


Ray94 adalah seorang investor dengan pendekatan value investing, momentum investing & rotasi sektoral. Ia kerap membagikan berbagai ulasan suatu emiten, afiliasi/konglomerasi, hingga outlook sektoral di Stockbit Stream.


View Profile

@Overshot


Junior Theodoric adalah seorang Manajer Investasi. Dengan pengalaman investasi selama 15 tahun. Pendekatannya dalam berinvestasi mengadopsi Value Investing dengan memanfaatkan tren sebagai keunggulan. Jenis konten yang sering disajikan mencakup estimasi laba perusahaan dan informasi mengenai berita atau kondisi yang dapat menguntungkan perusahaan.


View Profile

Bantu Stockbit Jadi Komunitas yang Suportif

Ingatlah untuk selalu mengikuti House Rules ketika membagikan ide, komentar, serta berinteraksi dengan Stockbitor lainnya di Stream.

Bila ada pertanyaan, silakan hubungi kami:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol?

Re-opening pariwisata membuat industri minuman alkohol menjadi salah satu alternatif proxy bagi investor. Simak analisis selengkapnya di sini! πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol? Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Pembukaan kembali industri pariwisata pasca-pandemi membuat investor mencari proxy investasi untuk menuai keuntungan dari reopening tersebut. Selain dari sektor pariwisata dan transportasi, industri minuman alkohol juga menjadi salah satu alternatif proxy yang dapat dilirik investor.    Namun, investor di Indonesia memiliki keterbatasan pilihan untuk berinvestasi pada industri minuman alkohol. Sebab, sejak 1980-an hingga 2022 , hanya ada 2 emiten minuman alkohol di BEI , yakni Multi Bintang Indonesia ( $MLBI ) dan Delta Djakarta ( $DLTA ).   Pada Januari 2023 , tren tersebut berubah. BEI kedatangan 2 emiten produsen minuman alkohol baru , yakni Jobubu Jarum Minahasa ( $BEER ) dengan total pendanaan IPO senilai 176 ...

🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha

IHSG turun -0,49%, TOWR Berencana Rights Issue di Harga Premium. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold ...