Langsung ke konten utama

πŸ€‘ Danantara Akan Investasi US$10 Miliar hingga Akhir 2025

IHSG naik +0,59%, ASII Bagi Dividen Interim dengan Indikasi Yield 1,7%. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open

πŸ€‘ Danantara Akan Investasi US$10 Miliar hingga Akhir 2025

Photo by: Stockbit Snips

Daily Market Performance πŸš€

IHSGForeign FlowKurs USD/IDRGold
8.118 +0,59%+Rp199,9 miliar16.545 -0,26%3.883 +0,39%
OilCoalCPONickel
64,7 +1,00%109,4 -0,32%4.448+0,03%15.317 +0,88%

πŸ‘‹ Stockbitor!

CIO Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan kepada Reuters pada Kamis (2/10) bahwa pihaknya akan menginvestasikan sekitar 10 miliar dolar AS atau ~165 triliun rupiah dalam 3 bulan pertama operasinya mulai dari Oktober 2025. Sebanyak 80% dari dana tersebut akan dialokasikan untuk investasi domestik, sementara sisanya untuk investasi luar negeri.

Pandu menjelaskan bahwa beberapa proyek awal yang akan didanai Danantara antara lain desa haji di Arab Saudi, proyek energi hulu dengan Pertamina, dan pembangkit listrik tenaga sampah, dengan beberapa proyek akan mulai beroperasi pada akhir tahun ini. Sebelumnya, CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pada Selasa (30/9) bahwa pihaknya akan meluncurkan 33 proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), di mana 8 proyek di antaranya akan diluncurkan pada akhir Oktober 2025.

Pandu menambahkan bahwa Danantara juga berupaya meningkatkan likuiditas di IHSG, menegaskan kembali pernyataannya pada April 2025 ketika dia menyebut Danantara siap menjadi liquidity provider pasar saham Indonesia.

Dalam 2 tahun ke depan, Pandu menyebut bahwa Danantara akan berfokus pada ketahanan energi, ketahanan pangan, energi terbarukan, jasa keuangan, layanan kesehatan, real estate, dan infrastruktur digital. Stockbit sebelumnya telah menulis mengenai beberapa potensi investasi Danantara.

Danantara sendiri telah memperoleh pendanaan dari berbagai sumber, antara lain: 1) dividen BUMN yang diperkirakan sebesar 7 miliar dolar AS atau ~116 triliun rupiah selama 2025; 2) penerbitan patriot bonds sebesar 50 triliun rupiah untuk sektor transisi energi dan lainnya; dan 3) pinjaman multi–currency hingga 10 miliar dolar AS atau ~165 triliun rupiah.

Key Takeaway

Di tengah berbagai rencana investasi yang telah diungkapkan, sejauh ini baru Garuda Indonesia ($GIAA) yang mendapatkan investasi dari Danantara melalui shareholder loan senilai 405 juta dolar AS atau ~6,7 triliun rupiah, yang rencananya akan dilanjutkan dengan setoran modal. Selain itu, Krakatau Steel ($KRAS) telah meminta Danantara untuk menginjeksi modal 500 juta dolar AS atau ~8,3 triliun rupiah — juga dalam bentuk shareholder loan — yang diharapkan terlaksana sebelum akhir 2025.

πŸš— ASII Bagi Dividen Interim dengan Indikasi Yield 1,7%

  • $ASII: Astra International berencana membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai ~4 triliun rupiah atau 98 rupiah per saham, mengindikasikan dividend yield ~1,7% per Jumat (3/10). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 13 Oktober 2025, sementara pembayaran pada 31 Oktober 2025.
  • $HRUM: Harum Energy berencana melaksanakan buyback saham hingga 5,56% dengan alokasi dana hingga 837 miliar rupiah pada periode 6 Oktober 2025–2 Januari 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan RUPS, seiring relaksasi yang diberikan oleh OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal.
  • $PNGO: Pinago Utama berencana membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai ~101,6 miliar rupiah atau 130 rupiah per saham, mengindikasikan dividend yield ~4,3% per Jumat (3/10). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 10 Oktober 2025, sementara pembayaran pada 24 Oktober 2025.
  • $ERAL: Kontan melaporkan bahwa Sinar Eka Selaras mencatatkan hampir 1.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk 2 model mobil listrik Xpeng hingga 9M25, setara 67–100% target 2025 di level 1.000–1.500 unit. Sebelumnya, ERAL menandatangani kerja sama untuk menjadi distributor resmi dan agen tunggal pemegang merek Xpeng sejak akhir 2024 dan telah memulai perakitan lokal di Purwakarta, Jawa Barat, sejak Juli 2025.
  • $TLDN: Teladan Prima Agro berencana membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai ~200,7 miliar rupiah atau 15,5 rupiah per saham, mengindikasikan dividend yield ~2,2% per Jumat (3/10). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 13 Oktober 2025, sementara pembayaran pada 23 Oktober 2025.

Top Gainer πŸ”₯

$RAJA$TINS$JSMR$MEDC
+24,85%+18,02%+13,29%+6,69%

Top Loser πŸ€•

$TOWR$BBYB$HRUM$BBTN
-7,08%-6,19%-4,03%-3,95%

 πŸ”₯ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Reuters melaporkan bahwa Badan Tenaga Nuklir Nasional masih menentukan luas area yang terdampak kontaminasi radioaktif Caesium–137, dengan 10 titik di Kawasan Industri Modern Cikande ditemukan memiliki paparan tingkat tinggi. Juru bicara tim investigasi insiden tersebut, Bara Hasibuan, mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya berharap dapat mengetahui luas total area yang terkontaminasi pada awal pekan depan. Kontaminasi tersebut pertama kali terdeteksi pada sejumlah udang yang dikirim ke AS pada Agustus 2025 oleh sebuah perusahaan lokal yang juga berbasis di Kawasan Industri Modern Cikande. Setelah melakukan pemindaian menyeluruh, pemerintah menyebut bahwa kontaminasi radioaktif tersebut berasal dari pabrik besi tua bernama PT Peter Metal Technology. Reuters melaporkan bahwa Kawasan Industri Modern Cikande memiliki luas 3.175 hektare dan menampung lebih dari 270 perusahaan di berbagai bidang, mulai dari pengolahan makanan hingga komponen otomotif.
  • Kementerian Komunikasi dan Digital membekukan sementara tanda daftar penyelenggara sistem elektronik (TDPSE) terhadap TikTok Pte. Ltd. setelah perusahaan tersebut menolak membagikan data lengkap aktivitas live streaming selama demonstrasi nasional pada akhir Agustus 2025. TDPSE sendiri merupakan izin beroperasi bagi penyelenggara sistem elektronik. Masih belum diketahui dampak dari pembekuan sementara izin tersebut bagi operasional TikTok di Indonesia.
  • Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mendesak Uni Eropa untuk menghapus bea masuk imbalan (countervailing duties) atas impor beberapa produk stainless steel dari Indonesia. Permintaan tersebut muncul setelah Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Kamis (2/10) menyatakan bahwa langkah yang diambil Uni Eropa tidak konsisten dengan ketentuan yang telah disepakati.
  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pihaknya berencana mengembangkan kawasan industri hasil tembakau guna mendorong produsen rokok ilegal menjadi legal. Pemerintah akan berdiskusi dengan para pelaku saat ini untuk menentukan mekanisme tarif cukai yang paling tepat dan adil bagi mereka. Purbaya menyebut bahwa langkah ini ditujukan untuk menertibkan peredaran rokok ilegal, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha kecil agar beroperasi secara legal dan membayar pajak. Meski pemerintah menawarkan pembinaan dan pemberdayaan, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tetap akan memberikan sanksi jika pelaku usaha tidak memenuhi kewajiban membayar perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Pengendali Alam Sutera Realty ($ASRI), PT Manunggal Prime Development, tercatat membeli ~147,85 juta saham ASRI. Transaksi ini hanya tercatat dalam data KSEI per 1 Oktober 2025, sehingga nilai transaksi tidak diketahui. Setelah transaksi ini, kepemilikan PT Manunggal Prime Development di ASRI naik dari 26,12% menjadi 26,87%.

πŸ€ Green Energy: Kebutuhan Dasar Masa Depan Indonesia

"Transisi energi hijau di Indonesia bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan." – husin1030

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Bayangkan perjalanan darat Sydney–Melbourne, hampir tiap 2 km berdiri PLTS raksasa. Itu bukan sekadar pemandangan, tapi pesan: masa depan listrik adalah hijau. RUPTL PLN 2025–2034 menargetkan 75% tambahan kapasitas dari energi terbarukan, seiring lonjakan kebutuhan listrik nasional +6,2% per tahun. Hilirisasi nikel, industri beras, data center, EV, hingga pembangunan jutaan rumah—semuanya butuh pasokan listrik besar. Indonesia punya semua modal: matahari, air, angin, panas bumi, hingga potensi nuklir. Menariknya, pemain besar seperti $ADRO sudah agresif masuk PLTS, PLTA, dan bahkan riset PLTN modular. Dalam tulisannya, husin1030 mengupas kenapa listrik bukan sekadar kebutuhan, tapi fondasi masa depan ekonomi Indonesia dan seperti apa investor melihat peluang di baliknya? Baca selengkapnya di sini!

Sekilas tentang husin1030

husin1030 adalah seorang investor senior sejak tahun 1997. Beliau sempat mengajar sertifikasi di Bursa Efek Surabaya dan menjadi bagian dari direksi Kaha Group. Dalam investasi, husin1030 menggabungkan long term investment dan konsep "nabung" saham. Di Stockbit Stream, beliau banyak membagikan tips investasi hingga pelajaran investasi berdasarkan studi kasus dan pengalaman. Baca tulisan husin1030 lainnya di sini!

Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital ("Stockbit"), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol?

Re-opening pariwisata membuat industri minuman alkohol menjadi salah satu alternatif proxy bagi investor. Simak analisis selengkapnya di sini! πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol? Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Pembukaan kembali industri pariwisata pasca-pandemi membuat investor mencari proxy investasi untuk menuai keuntungan dari reopening tersebut. Selain dari sektor pariwisata dan transportasi, industri minuman alkohol juga menjadi salah satu alternatif proxy yang dapat dilirik investor.    Namun, investor di Indonesia memiliki keterbatasan pilihan untuk berinvestasi pada industri minuman alkohol. Sebab, sejak 1980-an hingga 2022 , hanya ada 2 emiten minuman alkohol di BEI , yakni Multi Bintang Indonesia ( $MLBI ) dan Delta Djakarta ( $DLTA ).   Pada Januari 2023 , tren tersebut berubah. BEI kedatangan 2 emiten produsen minuman alkohol baru , yakni Jobubu Jarum Minahasa ( $BEER ) dengan total pendanaan IPO senilai 176 ...

🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha

IHSG turun -0,49%, TOWR Berencana Rights Issue di Harga Premium. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold ...