| 25 Juni 2021 π‘ Hadirnya Satelit SATRIA-1 Photo by: NASA via Unsplash Daily Market Performance π
π Stockbitor! Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) mengabarkan bahwa satelit SATRIA-1, yang rencananya akan mengudara pada Q3 2023, telah mencapai tahap konstruksi. Saat ini, konstruksi berada di angka 11,5%.
Proyek milik Pasifik Satelit Nusantara ini dirancang untuk menyediakan layanan internet broadband, termasuk akses Wi-Fi gratis untuk lebih dari 150 ribu titik pelayanan publik, seperti sekolah, rumah sakit, kantor pemerintahan, dan lainnya di daerah terpencil.
Proyek ini memakan dana sebesar 545 juta dolar AS yang berasal dari ekuitas internal konsorsium sebesar 114 juta dolar AS dan pinjaman bank sebesar 431 dolar AS. Pinjaman berasal dari sindikasi Bank Kredit Ekspor Prancis (BPI France), dan dukungan dari HSBC Continental Europe, Banco Santander, dan The Korea Development Bank.
Sebelunya, proyek ini telah melalui tahap pemenuhan biaya (financial close) yang disepakati pada 31 Maret 2021. Konstruksi satelit SATRIA-1 pun dimulai dengan penandatanganan Perjanjian Pendahuluan antara Badan Usaha Pelaksana PT Satelit Nusantara Tiga dan pabrikan satelit Thales Alenia Space (TAS) Prancis. Satelit SATRIA-1 akan diluncurkan ke orbit oleh Space-X, perusahaan asal Amerika Serikat. Selanjutnya, perusahaan juga mengumunkan rencana untuk membangun stasiun pusat kendali di bumi pada bulan Agustus nanti.
Key Takeaway Peluncuran satelit SATRIA-1 pada Q3 2023 berpotensi membantu memperluas konektivitas digital Indonesia terutama di titik-titik yang belum mendapat akses internet.
World News π Tiongkok Gugat Australia di WTO Kabar terkini dari mancanegara:
Musim Laba Q1 2021 π·️ DMND & GWSA Photo by: Stockbit Selama Q1 2021, terdapat beberapa perusahaan yang mengalami penurunan performa apabila dibandingkan dengan Q1 2020. Beberapa contoh di antaranya adalah:
Berita Lainnya π¬ Bank Dunia Ingin Naikkan Cukai Rokok Bank Dunia merekomendasikan pemerintah Indonesia untuk mengoptimalkan sumber penerimaan negara potensial, terutama dari cukai. Terdapat tiga alternatif kebijakan yang diusulkan Bank Dunia kepada Indonesia, yaitu:
Pada Indonesia Economic Prospects, Bank Dunia menyatakan bahwa kebijakan ini dapat menolong Indonesia untuk meningkatkan pendapatan negara sekaligus mencapai peningkatan kesehatan masyarakat
Saham Top Gainer Hari Ini π₯
Saham Top Loser Hari Ini π€
Performa Sektor Hari Ini π
Berita Korporasi Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui...
Want More Snips?
Copyright © 2021 Stockbit, All rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit atau telah daftar melalui website Stockbit Snips. |
Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! πCLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit π Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM). Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...
Komentar
Posting Komentar