| 10/06/2021 ๐ต Dilema PPN Sembako Source: Danang Haryo Halo Stockbitor,
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang semula 10% menjadi 12%. Selain itu, Kemenkeu juga berencana untuk mengenakan PPN terhadap bahan pokok atau sembako yang sebelumnya bebas PPN seperti beras dan gabah, jagung, sagu, kedelai, garam, daging, susu, buah-buahan, dan sayur-sayuran.
Selain itu, 11 sektor jasa seperti jasa pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, keuangan dan asuransi direncanakan masuk kedalam jasa yang akan dikenakan pajak.
Nantinya, kenaikan PPN akan dibagi menjadi 3 skema, yaitu tarif umum, tarif berbeda (multitarif), dan tarif final.
Jika kebijakan ini nantinya diresmikan, harga barang atau jasa yang termasuk dalam rencana ini kemungkinan mengalami peningkatan sehingga dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
In other news, Bursa Efek Indonesia tetap akan menghapus kode broker di tampilan running trade. Akan tetapi, pelaksaannya akan mundur hingga Agustus 2021 yang sebelumnya direncanakan pada bulan Juli.
World News ๐ Kebocoran Data Pajak Amerika Serikat Source: Markus Spiske via Unsplash
MusimLaba Express Q1 2021 ๐ท️ POWR & KRAS Source: Susan Q Yin via Unsplash Selama Q1 2021, terdapat beberapa perusahaan yang mengalami kenaikan dan penurunan jika dibandingkan dengan Q1 2020. Beberapa contoh di antaranya adalah:
Source: Stockbit
Saham Top Gainer hari ini: IDXTECHNO (+9,06%) IDXNONCYC (+0,59%) IDXPROPERT (-0,16%)
Berita Korporasi ๐ฅ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui... Source: Stockhead
WANT MORE SNIPS?
Copyright © 2021 Stockbit, All rights reserved. |
IHSG turun -0,25%, ESSA Akan Bagikan Dividen dengan Indikasi Yield 7,9%. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. ๐ฆ Rekap Kinerja Big Banks selama 5M26 Photo by: Stockbit Daily Market Performance ๐ IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.101,3 -0,25% -Rp311,6 miliar 17.845 +0,07% 4.147 -1,33% Oil Coal CPO Nickel 77,1 -0,49% 132,0 +0,38% 4.662 -0,21% 17.754 +0,99% ๐ Stockbitor! Sebanyak 3 dari 4 big banks telah melaporkan kinerja bank–only periode 5M26 , yakni Bank Central Asia ( $BBCA ), Bank Mandiri ( $BMRI ), dan Bank Negara Indonesia ( $BBNI ). Berikut rekap dan highlights dari kinerja ketiganya: Pendorong Pertumbuhan Laba Bersih selama 5M26; Himbara Outperform BBCA BMRI ( +19% YoY ): Kenaikan Net Interest Income (NII) relatif solid di level +10% YoY. Pertumbuhan opex ya...




Komentar
Posting Komentar