Langsung ke konten utama

💲 Pemerintah AS Tingkatkan Buyback Obligasi Tenor Panjang; DXY Turun & Harga Emas Melonjak

IHSG naik +1,68%, JARR Tidak Memiliki Rencana Akuisisi BYAN. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open

💲 Pemerintah AS Tingkatkan Buyback Obligasi Tenor Panjang; DXY Turun & Harga Emas Melonjak

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.501,6 +1,68% +680,5 miliar 17.746 -0,49% 4.546 +0,02%
Oil Coal CPO Nickel
93,9 +2,49% 135,0+0,19% 4.965 +1,47% 17.113 +2,16%

👋 Stockbitor!

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, pada Rabu (19/8) mengumumkan akan meningkatkan nominal dukungan likuiditas untuk buyback obligasi pemerintah AS tenor panjang, yakni tenor 10–30 tahun. Nominal buyback ditingkatkan dari sebelumnya maksimum US$2 miliar per operasi menjadi minimum US$4 miliar per operasi. Kebijakan ini akan efektif pada periode 9 September–4 November 2026.

Pengumuman ini muncul sehari setelah yield obligasi AS tenor 30 tahun menyentuh 5,34% pada Selasa (18/8), level tertinggi sejak 2007, di tengah kekhawatiran fiskal AS dan eskalasi konflik dengan Iran. Pada Rabu (19/8), Departemen Keuangan AS mengatakan bahwa total utang AS telah melampaui US$40 triliun untuk pertama kalinya. Reuters mencatat bahwa total utang AS tersebut tercapai kurang dari 5 bulan setelah utang mencapai US$39 T, serta telah meningkat 4x lipat dalam waktu kurang dari 20 tahun.

Selain itu, pengumuman ini juga datang di luar siklus, hanya 2 pekan setelah Departemen Keuangan AS menerbitkan jadwal buyback kuartalan, serta menyusul intervensi terkoordinasi atas yen bersama Jepang beberapa pekan sebelumnya. Jadwal buyback yang berakhir pada 4 November 2026 juga bersamaan dengan periode akhir midterm election di AS.

Menyusul pengumuman–pengumuman tersebut, yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun sekitar -7 bps ke level 4,64% pada Rabu (19/8), dengan indeks dolar AS (DXY) turun sekitar -0,9% ke level 98,8 — terendah dalam 3 bulan terakhir — dan harga emas naik sekitar +4% ke level US$4.520/oz. Sementara itu, IHSG ditutup menguat sekitar +1,7% pada Kamis (20/8) — sejalan dengan penguatan bursa Asia secara umum di mana Nikkei 225 naik +1,4% dan Kospi +5,9% — dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat sekitar +0,5% ke level 17.746.

Key Takeaway

Sejalan dengan pandangan kami pada Kamis (20/8) pagi sebelum pembukaan perdagangan, IHSG bergerak positif dan ditopang oleh saham–saham sektor emas, seperti $BRMS (+9,6%), $AMMN (+7,97%), $HRTA (+7,83%), dan $ARCI (+5,38%). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sendiri sedang berada dalam tren positif seiring penguatan +2,4% dari level terlemahnya di ~18.190 pada 6 Agustus 2026. Selain pelemahan DXY, sentimen positif bagi rupiah juga datang dari: 1) RAPBN 2027 yang lebih konservatif, dengan target defisit turun ke 2,4% PDB; dan 2) kelanjutan dan kepastian kebijakan Bank Indonesia, dengan pencalonan Destry Damayanti sebagai kandidat tunggal gubernur Bank Indonesia serta perluasan insentif stabilisasi.

🙅‍♂️ JARR Tidak Memiliki Rencana Akuisisi BYAN

  • $JARR: Jhonlin Agro Raya mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa perseroan tidak mengetahui kebenaran maupun memiliki informasi terkait rumor rencana akuisisi Bayan Resources ($BYAN) oleh ultimate beneficial owner perseroan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. JARR menyebut bahwa hingga saat ini, perseroan maupun grup tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi atas saham BYAN. JARR juga mengatakan belum mendapatkan konfirmasi ataupun pemberitahuan resmi dari Haji Isam terkait rencana akuisisi BYAN. Pernyataan JARR muncul setelah Haji Isam sejak akhir pekan lalu dirumorkan akan mengakuisisi ~62% saham BYAN. Sebelumnya, BYAN mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi tersebut, meski pengendali perseroan telah menyampaikan bahwa mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di perseroan.
  • $BBCA: Bank Central Asia akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai ~Rp3,1 T atau Rp25/saham, mengindikasikan dividend yield ~0,4% per Kamis (20/8). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 28 Agustus 2026, sementara pembayaran pada 16 September 2026. Ini merupakan pembagian dividen interim tahun buku 2026 yang ke–2 dari BBCA, setelah membagikan dividen interim sebesar Rp20/saham pada Juni 2026.
  • $BIPP: Bhuwanatala Indah Permai berencana menggelar private placement hingga ~502,9 juta saham baru dengan efek dilusi hingga 9,09%. Harga pelaksanaan dan calon investor belum diumumkan, sementara perolehan dana ditujukan untuk pengembangan usaha dan modal kerja. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 25 September 2026.
  • $HATM: Habco Trans Maritima berencana menggelar private placement hingga 868 juta saham baru dengan efek dilusi hingga 9,09%. Seluruh saham baru akan diserap oleh pihak afiliasi, PT Multi Sarana Nasional, yang kepemilikannya akan naik dari 20,11% menjadi 27,37%. Harga pelaksanaan belum diumumkan, sementara perolehan dana ditujukan untuk capex penambahan armada kapal atau pembayaran pinjaman bank. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 21 Agustus 2026.
  • $JPFA: Japfa Comfeed Indonesia mencatat laba bersih Rp659 M pada 2Q26 (+19% YoY, -64% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai Rp2,5 T (+100% YoY) dan setara 56% estimasi 2026F konsensus (vs. 1H25: 31% realisasi laba bersih 2025). Penurunan laba bersih secara kuartalan utamanya diakibatkan oleh penyusutan margin laba kotor ke level 17,6% (vs. 1Q26: 25,5%, 2Q25: 19,6%) seiring penurunan harga DOC dan broiler. Secara tahunan, laba bersih masih tumbuh pada 2Q26 maupun 1H26, utamanya didorong oleh harga DOC dan broiler yang lebih tinggi, sehingga pendapatan selama 1H26 tumbuh +29% YoY dan margin laba kotor berekspansi ke 21,6% (vs. 1H25: 19,2%).
  • $ACES: Aspirasi Hidup Indonesia mencatat same store sales growth (SSSG) +2% YoY selama 7M26 (vs. 7M25: -2,9% YoY), relatif sejalan dengan target 2026 dari manajemen di kisaran +2–4% YoY. Hasil tersebut mengindikasikan SSSG pada Juli 2026 berkisar +0,8% YoY (vs. Juli 2025: -2,7% YoY). Pertumbuhan SSSG selama 7M26 ditopang oleh wilayah Jakarta (+4,2% YoY) dan Jawa di luar Jakarta (+3,2% YoY), sementara wilayah luar Jawa terkontraksi tipis -0,3% YoY.

🔎 Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer 🔥

$KIJA $COIN $PSAB $WIRG
+24,85% +24,82% +20,75% +11,94%

Top Loser 🤕

$BFIN $ARTO $RMKE $JPFA
-2,20% -1,86% -1,83% -1,75%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • BEI berencana untuk mengubah batasan harga minimum saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai dari Rp50/saham menjadi Rp1/saham. Wacana ini ditujukan untuk memberikan kesempatan bagi saham–saham di harga Rp50 agar dapat ditransaksikan dengan rentang harga yang lebih luas serta mewujudkan price discovery yang lebih baik. Uji coba bersama anggota bursa dijadwalkan pada 22 dan 29 Agustus 2026, dengan target implementasi per 7 September 2026. Selain itu, BEI juga berencana untuk mengubah klasifikasi batasan auto rejection, dengan rincian sebagai berikut:
    • Auto rejection bawah (ARB):
      • Rp1–10: Rp1 (menggunakan nilai nominal, bukan persentase)
      • Rp11–200: 15%
      • Rp201–5.000: 15%
      • >Rp5.000: 15%
    • Auto rejection atas (ARA):
      • Rp1–10: Rp1 (menggunakan nilai nominal, bukan persentase)
      • Rp11–200: 35%
      • Rp201–5.000: 25%
      • >Rp5.000: 20%
  • Harga CPO berjangka Malaysia untuk kontrak November 2026 ditutup naik sekitar +1,5% ke MYR4.965/ton pada Kamis (20/8), menandai level tertinggi dalam ~20 bulan terakhir. Penguatan harga CPO didorong oleh kekhawatiran gangguan pasokan seiring El Nino, risiko ekspor yang lebih rendah dari Indonesia akibat implementasi mandatori B50, dan potensi kenaikan permintaan akibat gangguan ekspor minyak bunga matahari — yang merupakan komoditas substitusi CPO — di tengah eskalasi konflik Rusia–Ukraina di Laut Hitam. Head of Trading and Hedging Strategies di perusahaan trading Kaleesuwari Intercontinental Ltd., Gnanasekar Thiagarajan, mengatakan kepada Bloomberg bahwa level tertinggi CPO pada hari ini merupakan breakout point, meski beberapa faktor dapat membatasi kenaikan harga lebih lanjut seperti penguatan nilai tukar ringgit Malaysia dan harga minyak kedelai yang kompetitif.
  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintah berencana memperketat aturan ekspor perhiasan untuk menutup celah praktik penghindaran ketentuan ekspor emas. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pengenaan pajak ekspor terhadap perhiasan dengan berat tertentu, meski Purbaya belum merinci batas berat perhiasan maupun besaran pajak ekspor yang nantinya dikenakan karena wacana ini masih dibahas bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Purbaya sebelumnya mengungkapkan bahwa pemerintah menemukan indikasi praktik penyamaran emas dalam bentuk perhiasan untuk mengakali ketentuan ekspor.
  • Sefas Group sepakat untuk mengakuisisi 100% bisnis SPBU Shell di Indonesia, dengan transaksi diperkirakan rampung pada tahun ini, bergantung pada persetujuan regulator dan ketentuan umum lainnya. Nantinya, SPBU Shell akan tetap beroperasi dengan merek Shell melalui perjanjian lisensi, sementara Shell akan terus menjadi pemasok bahan bakar. Kesepakatan ini mengubah struktur kepemilikan yang sebelumnya diumumkan Shell pada Mei 2025, di mana saat itu Shell sepakat untuk mengalihkan bisnis mobilitasnya di Indonesia ke sebuah joint venture (JV) baru milik Sefas dan Citadel Pacific Ltd. Berdasarkan kesepakatan terbaru kali ini, Sefas akan mengakuisisi seluruh bisnis SPBU Shell secara penuh, alih–alih melalui JV bersama Citadel Pacific. Sefas sendiri merupakan mitra lama Shell di Indonesia sekaligus distributor resmi pelumas Shell melalui PT Sefas Pelindotama.
  • Saiko Consultancy Pte. Ltd. mengumumkan telah mengakuisisi 29,41% saham Hassana Boga Sejahtera ($NAYZ) dengan harga rata–rata Rp23,5/saham atau senilai total ~Rp17,6 M dari PT Asia Intrainvesta. Transaksi ini ditujukan untuk strategi ekspansi dan penguatan bisnis Saiko Consultancy. Saiko Consultancy merupakan perusahaan asal Singapura yang bergerak di bidang aktivitas konsultasi manajemen dan perusahaan holding, serta sebelumnya tidak memiliki hubungan afiliasi dengan NAYZ. Menyusul transaksi ini, Saiko Consultancy akan menjadi pengendali baru NAYZ, di mana perusahaan telah menunjuk PT Saiko Consultancy Grand sebagai pihak yang akan melaksanakan penawaran tender wajib.
  • Bangun Kosambi Sukses ($CBDK) berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp250 M pada periode 20 Agustus–19 November 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal.
  • Humpuss Maritim Internasional ($HUMI) mengumumkan telah menerima surat pengunduran diri I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra — yang dikenal sebagai Ari Askhara dari jabatannya sebagai direktur utama perseroan. Pengunduran diri tersebut baru akan efektif setelah disahkan dalam RUPSLB, yang jadwal pelaksanaannya belum diumumkan. Ari sendiri baru menjabat sebagai direktur utama HUMI sejak Januari 2026.

🥊 Dividen VS Capital Loss

“Kemampuan emiten untuk menutup gap inilah yang menjadi indikator yang jauh lebih penting daripada sekadar besaran dividend yield. Dan memahami pola pergerakan pasca-ex-date adalah prasyarat untuk mengoptimalkan risk-adjusted return di musim dividen.” — klinikporto

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Kekhawatiran investor akan kerugian modal yang melampaui imbal hasil dividen seringkali muncul pada saham-saham yang membagikan dividen. Sebenarnya penurunan harga pada ex–date merupakan penyesuaian akuntansi yang logis karena nilai perusahaan secara matematis berkurang setelah kas dibayarkan. Namun, penurunan harga umumnya mendekati dividen bruto sedangkan dividen bersih yang akan diterima investor masih terkena pajak 10% membuat celah yang perlu ditutup. Pada tulisan Stockbitor klinikporto, ia mengupas secara tuntas mengenai 3 pola yang ditemukannya pada saham-saham yang membagikan dividen. Salah satu polanya adalah "Pure Dividend Trap", yang sering terjadi pada emiten komoditas di puncak siklusnya. Saham seperti ini membagikan dividen sangat besar dari keuntungan sesaat yang tidak berkelanjutan, sehingga setelah ex–date, harga sahamnya tidak hanya turun, tetapi terus terkoreksi dalam karena pasar mengantisipasi normalisasi pendapatan, menyebabkan kerugian investor jauh melampaui dividen yang didapat. Tak hanya sampai situ, stockbitor klinikporto juga membahas cara menghindari dividen trap.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi

IHSG turun -0,64%, MYOR 1H26: Laba Bersih +47% YoY, tapi Operasional di Bawah Ekspektasi. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow* Kurs USD/IDR Gold 6.091,4 -0,64% -Rp183,8 miliar 18.055 -0,07% 4.028 -0,28% Oil Coal CPO Nickel 87,2 +3,67% 130,3 -0,04% 4.664 +0,47% 16.970 -1,41% *Hanya mencakup net foreign flow di pasar reguler. 👋 Stockbitor! Timah ( $TINS ) mencatat laba bersih Rp2,7 T pada 1H26 ( +805% YoY ), melampaui ekspektasi (70% estimasi 2026F konsensus Rp3,9 T). Lonjakan laba tersebut utamanya berasal dari ekspansi margin seiring kenaikan pendapatan +147% YoY selama 1H26 menjadi Rp10,4 T akibat kenaikan ASP logam timah (+52% YoY) dan volume p...

🛢️ OPEC+ Kembali Naikkan Produksi, Normalisasi Harga Minyak Berlanjut

IHSG naik +0,69%, KSP Akan Selesaikan Hambatan Birokrasi untuk Komersialisasi Proyek CBM PGAS. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 5.916,1 +0,69% -Rp190,9 miliar 17.995 +0,23% 4.163 +0,90% Oil Coal CPO Nickel 71,7 -0,55% 128,8 -0,23% 4.550 +1,56% 16.424 +1,07% 👋 Stockbitor! OPEC+ pada Minggu (5/7) menyepakati kenaikan target produksi minyak sebesar 188.000 barrel per hari ( bpd ) mulai Agustus 2026 , menandai kenaikan target produksi dalam 5 bulan beruntun . Langkah ini akan menambah pasokan minyak global seiring pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz. Pemulihan produksi sendiri mulai terlihat pada Juni 2026, setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman perdamaian pada 17 Juni 2026 yang ...

🏦 Rekap Kinerja Big Banks selama 5M26

IHSG turun -0,25%, ESSA Akan Bagikan Dividen dengan Indikasi Yield 7,9%. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🏦 Rekap Kinerja Big Banks selama 5M26 Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.101,3 -0,25% -Rp311,6 miliar 17.845 +0,07% 4.147 -1,33% Oil Coal CPO Nickel 77,1 -0,49% 132,0 +0,38% 4.662 -0,21% 17.754 +0,99% 👋 Stockbitor! Sebanyak 3 dari 4 big banks telah melaporkan kinerja bank–only periode 5M26 , yakni Bank Central Asia ( $BBCA ), Bank Mandiri ( $BMRI ), dan Bank Negara Indonesia ( $BBNI ). Berikut rekap dan highlights dari kinerja ketiganya: Pendorong Pertumbuhan Laba Bersih selama 5M26; Himbara Outperform BBCA BMRI ( +19% YoY ): Kenaikan Net Interest Income (NII) relatif solid di level +10% YoY. Pertumbuhan opex ya...