Langsung ke konten utama

πŸš— Penjualan Mobil Naik +10% YoY selama 2M26

IHSG turun -3,05%, BBCA Berencana Bagi Dividen Tiap Kuartal untuk Tahun Buku 2026. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open

πŸš— Penjualan Mobil Naik +10% YoY selama 2M26

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance πŸš€

IHSGForeign FlowKurs USD/IDRGold
7.137,2 -3,05%-Rp117,5 miliar16.944 +0,30%5.094 -0,61%
OilCoalCPONickel
101,2 +0,74%140,0 +0,90%4.540 -0,02%17.742 +0,28%

πŸ‘‹ Stockbitor!

Gaikindo mencatat penjualan wholesales mobil nasional sebesar 81,2 ribu unit pada Februari 2026 (+12% YoY, +22% MoM). Realisasi ini membawa penjualan wholesales mobil nasional selama 2M26 mencapai 147,6 ribu unit (+10% YoY), setara 17,4% target 2026 Gaikindo (vs. 2M25: 16,7% realisasi 2025). Pertumbuhan tahunan penjualan mobil domestik secara umum didorong oleh merek–merek di luar Astra International ($ASII).

  • Penjualan Non–ASII Tumbuh +22% YoY selama 2M26 ; ASII Flat

Pertumbuhan penjualan ASII flat selama 2M26 dan didorong seluruhnya oleh Daihatsu yang membukukan kenaikan +18% YoY, sementara Toyota+Lexus turun -8% YoY. Dengan realisasi 2M26 tersebut, market share ASII turun ke level 49,4% selama 2M26 (vs. 2M25: 54,4%). Sementara itu, di antara merek–merek Jepang kompetitor ASII, Mitsubishi dan Suzuki mencatatkan penjualan yang solid selama 2M26 dengan kenaikan masing–masing +18% YoY dan +28% YoY. Bagi merek–merek China, BYD+Denza masih solid dengan kenaikan penjualan +195% YoY selama 2M26, meski Wuling dan Chery masing–masing turun -13% YoY dan -14% YoY. Adapun penjualan merek–merek China lainnya mencatatkan pertumbuhan positif, terefleksi dari penjualan 'Others' yang tumbuh +158% YoY.

  • Penjualan Motor +2% YoY selama 2M26

Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) mencatat penjualan motor domestik sebesar 587 ribu unit pada Februari 2026 (+1% YoY, +2% MoM). Realisasi ini membuat penjualan motor domestik selama 2M26 mencapai 1,17 juta unit (+2% YoY), setara 17,4–18,2% target 2026 AISI (vs. 2M25: 17,8% realisasi 2025).

Key Takeaway

Meski penjualan mobil selama 2M26 terlihat tumbuh solid (+10% YoY), kami menilai realisasi tersebut terdorong pergeseran efek seasonality Lebaran, di mana pembelian menjelang libur Lebaran pada tahun ini lebih terpusat pada bulan Februari dibandingkan penjualan pada tahun lalu yang lebih tersebar di antara Februari–Maret. Di sisi lain, kami menyoroti market share ASII yang selama 2M26 turun ke level 49,4%, mengingat ASII secara umum menargetkan market share di atas 50%.

πŸ’° BBCA Berencana Bagi Dividen Tiap Kuartal untuk Tahun Buku 2026

  • $BBCA: Manajemen Bank Central Asia dalam RUPST pada Kamis (12/3) mengumumkan bahwa perseroan berencana membagikan dividen tahun buku 2026 pada setiap kuartal, yang terdiri dari 3 dividen interim dan 1 dividen final. Selain itu, pemegang saham BBCA juga menyetujui pengangkatan David Formula sebagai direktur dan rencana buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp5 T pada periode 12 bulan sejak disetujui dalam RUPST.
  • $BMRI: Bank Mandiri mencatatkan laba bersih bank only sebesar Rp4,2 T pada Februari 2026 (+17% YoY, -10% MoM). Realisasi ini membuat laba bersih bank only selama 2M26 menjadi Rp8,9 T (+17% YoY), setara 15,5% estimasi konsolidasi konsensus untuk 2026F (vs. 2M25: 13,5% realisasi konsolidasi). Pertumbuhan laba bersih didorong oleh: 1) peningkatan Pre–Provision Operating Profit sebesar +9% YoY/+10% YoY pada Februari 2026/2M26, seiring pertumbuhan kredit +16% YoY per akhir Februari 2026; dan 2) penurunan beban provisi -29% YoY/-26% YoY pada Februari 2026/2M26.
  • $BUMI: Direktur Bumi Resources, Christopher Fong, mengatakan bahwa tambang Wolfram Limited diperkirakan akan mulai beroperasi dalam beberapa pekan ke depan, sementara produksi tambang Jubilee Metals Limited akan dimulai pada 4Q26 seiring masih berlangsungnya proses pemindahan pabrik pengolahan. Sebelumnya, BUMI pada Desember 2025 mengekspektasikan Wolfram Limited dapat mulai beroperasi pada Juni 2026 dengan perkiraan produksi 9.334 ton tembaga ekuivalen selama 2026, sementara Jubilee Metals diperkirakan memulai kegiatan penambangan pada Juli 2026 dengan produksi 9,89 ribu ons emas selama 2026.
  • $TLKM: Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan arahan dari Danantara untuk mengkonsolidasikan aset fiber optik milik BUMN lain, termasuk milik PT PLN. Dian menambahkan, mandat tersebut membuat TLKM menggeser fokus pencarian mitra strategis untuk PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) menjadi pada 2027, dengan fokus pada tahun ini ditujukan untuk memperkuat InfraNexia sebagai perusahaan fiber optik yang mumpuni.
  • $BUVA: Pengendali Bukit Uluwatu Villa — yang terdiri dari PT Nusantara Utama Investama dan Hapsoro — masing–masing menjual ~139,3 juta dan 17 juta saham BUVA dengan harga rata–rata Rp1.600/lembar atau senilai total Rp250 M pada 11 Maret 2026. Transaksi ini ditujukan untuk divestasi. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Nusantara Utama Investama di BUVA turun dari 61,64% menjadi 61,07%, sementara Hapsoro turun dari 0,25% menjadi 0,18%.
  • $BBTN: Bank Tabungan Negara mencatat laba bersih bank only sebesar Rp273 M pada Februari 2026 (+82% YoY, +19% MoM). Hasil ini membuat laba bersih bank only selama 2M26 mencapai Rp503 M (+100% YoY), setara 14% estimasi konsolidasi konsensus untuk 2026F (vs. rata–rata 2 tahun terakhir: 13% realisasi konsolidasi tahunan). Kinerja pada Februari 2026/2M26 didukung oleh kenaikan PPOP (+33% YoY/+43% YoY), di tengah kenaikan beban provisi +2% YoY/+13% YoY. Net Interest Income naik +13% YoY/+26% YoY pada Februari 2026/2M26, dengan Net Interest Margin meningkat menjadi 3,3% pada Februari 2026 (vs. Februari 2025: 2,8%, Januari 2026: 3,4%) dan 3,3% selama 2M26 (vs. 2M25: 2,6%). Kredit tercatat flat secara bulanan, meski tumbuh +9% YoY per Februari 2026.
  • $PTBA: Direktur Jenderal di Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pada Kamis (12/3) bahwa pemerintah sejauh ini telah menyetujui hampir 300 juta ton kuota produksi batu bara dalam RKAB 2026. Tri menyebut bahwa Bukit Asam termasuk dalam perusahaan yang telah disetujui RKAB–nya, sementara PT Arutmin Indonesia milik Bumi Resources ($BUMI) diperkirakan belum mendapatkan persetujuan. BUMI belum mengomentari kabar ini. Kementerian ESDM sendiri berencana menetapkan kuota produksi batu bara nasional sebesar 600 juta ton untuk 2026 (vs. realisasi 2025: 790 juta ton). Sebelumnya, Direktur PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan pada awal Maret 2025 bahwa terdapat 8 perusahaan yang RKAB–nya tidak dipangkas, meliputi PTBA, PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal milik BUMI, Adaro Andalan Indonesia ($AADI), PT Indominco Mandiri milik Indo Tambangraya Megah ($ITMG), PT Kideco Jaya Agung milik Indika Energy ($INDY), PT Berau Coal, dan PT Multi Harapan Utama.
  • $LPCK: Lippo Cikarang mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa nilai buku atas lahan seluas ~31,3 hektare yang dihibahkan untuk program rumah susun bersubsidi adalah Rp180 M, berdasarkan laporan keuangan 2025. LPCK menambahkan, lahan yang dihibahkan tersebut adalah bagian dari kawasan Meikarta yang belum dikembangkan dan tidak termasuk dalam blok/lokasi yang saat ini telah dikembangkan/dibangun sebagai proyek apartemen Meikarta. Adapun proyek rumah susun bersubsidi merupakan program milik pemerintah dan/atau Danantara, tidak berkaitan dengan proyek apartemen Meikarta.
  • $KEJU: Mulia Boga Raya berencana menggelar buyback saham hingga ~50,7 juta (0,9%) saham dengan alokasi dana hingga ~Rp28,1 M. Rencana ini akan dilaksanakan pada periode 12 bulan sejak disetujui oleh para pemegang saham dalam RUPSLB pada 21 April 2026.

Top Gainer πŸ”₯

$BUKA$ADMR$AADI$PSAB
+4,62%+3,19%+1,97%+1,66%

Top Loser πŸ€•

$DSSA$AMMN$TOBA$BULL
-11,47%-10,41%-8,26%-8,24%

 πŸ”₯ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada Jumat (13/3) bahwa pemerintah akan tetap menjalankan kebijakan fiskal secara prudent. Ketika ditanya oleh wartawan terkait peluang pemerintah dan DPR untuk menaikkan limit defisit APBN, Purbaya menjelaskan bahwa dirinya akan melaksanakannya jika diperintahkan karena dirinya hanya "tangan presiden." Meski demikian, Purbaya menyebut bahwa dirinya tidak mengetahui apakah pemerintah sedang mendiskusikan kenaikan limit defisit APBN melebihi regulasi existing di 3% terhadap PDB. Sebelumnya, Purbaya mengatakan pada pekan lalu bahwa jika pemerintah tidak menyesuaikan ulang anggaran belanja serta harga minyak naik dan bertahan di kisaran US$90–92/barrel, maka APBN 2026 dapat defisit hingga 3,6% terhadap PDB. APBN 2026 sendiri mengasumsikan harga minyak di level US$70/barrel.
  • Harga minyak Brent naik +9,2% ke level US$100,5/barrel pada penutupan perdagangan hari Kamis (12/3) dan relatif stabil di kisaran US$100–101/barrel pada perdagangan intraday hari Jumat (13/3). Kenaikan harga minyak dipicu oleh pernyataan pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, bahwa Iran akan menjaga Selat Hormuz tetap tertutup. Pemerintah Inggris juga menyebut bahwa Iran kemungkinan juga telah mulai menempatkan ranjau laut di Selat Hormuz, yang semakin meningkatkan risiko bagi kapal yang mencoba melintasi jalur tersebut. Sementara itu, International Energy Agency (IEA) mengatakan bahwa gangguan pasokan saat ini merupakan yang terbesar dalam sejarah pasar minyak global. Dalam upaya tambahan untuk meredam lonjakan harga, pemerintah AS pun memberikan izin sementara untuk pembelian minyak Rusia yang telah dimuat ke kapal sebelum 12 Maret 2026. Kebijakan ini lebih luas dibandingkan langkah sebelumnya yang hanya memberikan kelonggaran kepada India untuk meningkatkan impor minyak Rusia. Menteri Energi AS, Chris Wright, mengatakan bahwa angkatan laut AS dapat mulai mengawal kapal tanker yang melewati Selat Hormuz pada akhir bulan ini.
  • Konsensus ekonom yang disurvei oleh Reuters mengekspektasikan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga BI Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur pada Selasa (17/3) pekan depan, seiring tekanan pada nilai tukar rupiah akibat perang di Timur Tengah. Konsensus memperkirakan bahwa pemangkasan BI Rate baru akan dilanjutkan sebanyak 25 bps ke level 4,5% pada 2Q26. Pada akhir 2026, konsensus mengekspektasikan BI Rate akan berada di level 4,25%.
  • Sekretaris Jenderal Gapki, M. Hadi Sugeng Wahyudiono, mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan produksi minyak sawit Indonesia akan tumbuh kurang dari +5% YoY pada 2026 seiring potensi El Nino pada pertengahan tahun ini. Gapki memperkirakan ekspor dan konsumsi domestik pada 2026 akan berada di level yang sama dengan 2025, sementara perang di Iran dapat meredam permintaan jika harga dan biaya logistik naik secara signifikan. Pada 2025, Indonesia memproduksi minyak sawit sebesar ~56,6 juta ton (+7,2% YoY), dengan ekspor mencapai 32,3 juta ton (+9,5% YoY). Dari jumlah ekspor selama 2025 tersebut, sebanyak ~1,8 juta ton di antaranya dikirim ke Timur Tengah, terutama ke Arab Saudi, UEA, Oman, Turki, dan Irak.
  • Pengendali Duta Pertiwi ($DUTI), Bumi Serpong Damai ($BSDE), membeli ~130,1 juta saham DUTI dengan harga rata–rata Rp4.300/lembar atau senilai total ~Rp559,3 M pada 10 Maret 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung BSDE di DUTI naik dari 92,38% menjadi 99,41%.
  • Hasnur Internasional Shipping ($HAIS) akan membagikan dividen tahun buku 2025 senilai ~Rp26,1 M atau Rp9,95/saham, mengindikasikan dividend yield ~4,8% per Jumat (13/3) dan setara ~30% dividend payout ratio (vs. 2024: 33%). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 25 Maret 2026, sementara pembayaran pada 10 April 2026.
  • Daya Intiguna Yasa ($MDIY) mencatat laba bersih Rp1,1 T selama 2025 (+3% YoY) dan berencana membagikan dividen sebesar minimum 40% dari laba bersih setelah pajak, yang mengimplikasikan minimum jumlah dividen sebesar ~Rp18/saham atau setara ~2% dividend yield per penutupan bursa hari Jumat (13/3).
  • Pemegang saham Jaya Trishindo ($HELI), PT Avia Nusantara Khatulistiwa, menjual ~133,3 juta saham HELI dengan harga rata–rata Rp175/lembar atau senilai total ~Rp23,3 M pada 13 Maret 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Avia Nusantara Khatulistiwa di HELI turun dari 23,55% menjadi 7,55%. Sebelumnya, PT Avia Nusantara Khatulistiwa juga menjual 4,07% saham HELI dengan harga rata-rata Rp200/lembar pada 24 Februari–6 Maret 2026.
  • Pengendali Kedoya Adyaraya ($RSGK), Sarana Meditama Metropolitan ($SAME), menjual ~14,3 juta saham RSGK dengan harga rata–rata Rp885/lembar atau senilai total ~Rp12,6 M pada 11 Maret 2026. Transaksi ini ditujukan untuk meningkatkan kepemilikan saham publik. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung SAME di RSGK turun dari 78,85% menjadi 77,31%. Sebelumnya, SAME juga telah menjual 9,2 juta saham RSGK dengan harga rata–rata Rp880/lembar atau senilai total ~Rp8,1 M pada 6 Maret 2026.
  • Pengendali Diagnos Laboratorium Utama ($DGNS), PT Bunda Investama Indonesia, menjual ~37,2 juta saham DGNS dengan harga rata–rata ~Rp316/lembar atau senilai total ~Rp11,8 M pada 9 Maret 2026. Transaksi ini ditujukan untuk divestasi. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Bunda Investama Indonesia di DGNS turun dari 38,8% menjadi 35,83%.

πŸ§‘‍πŸŽ“ Memahami Risiko dan Pentingnya Perspektif dalam Berinvestasi

"Investasi adalah tentang membeli masa depan, bukan meratapi kemegahan masa lalu yang sudah overpriced." — hsnbsybn

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Dalam berinvestasi di pasar saham, investor sering kali dihadapkan pada berbagai informasi dan opini yang bisa memengaruhi keputusan secara cepat. Dalam tulisannya, Stockbitor hsnbsybn menekankan bahwa penting bagi investor untuk tidak langsung terbawa oleh sentimen atau narasi yang beredar di pasar tanpa memahami konteksnya terlebih dahulu. Setiap keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada analisis yang matang, mempertimbangkan risiko, serta memahami bahwa pergerakan pasar tidak selalu berjalan sesuai ekspektasi. Dengan menjaga disiplin dan perspektif jangka panjang, investor dapat menghindari keputusan impulsif yang berpotensi merugikan portofolio. Baca selengkapnya di sini!

Sekilas tentang hsnbsybn

Stockbitor hsnbsybn aktif membagikan pandangan kritis seputar perilaku investor ritel, dinamika pasar saham, serta fenomena spekulasi di pasar. Dalam beberapa tulisannya, ia sering mengingatkan risiko strategi trading yang terlalu spekulatif, seperti pentingnya memahami perbedaan antara investing, trading, dan gambling di pasar saham.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia ("Stockbit"), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol?

Re-opening pariwisata membuat industri minuman alkohol menjadi salah satu alternatif proxy bagi investor. Simak analisis selengkapnya di sini! πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol? Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Pembukaan kembali industri pariwisata pasca-pandemi membuat investor mencari proxy investasi untuk menuai keuntungan dari reopening tersebut. Selain dari sektor pariwisata dan transportasi, industri minuman alkohol juga menjadi salah satu alternatif proxy yang dapat dilirik investor.    Namun, investor di Indonesia memiliki keterbatasan pilihan untuk berinvestasi pada industri minuman alkohol. Sebab, sejak 1980-an hingga 2022 , hanya ada 2 emiten minuman alkohol di BEI , yakni Multi Bintang Indonesia ( $MLBI ) dan Delta Djakarta ( $DLTA ).   Pada Januari 2023 , tren tersebut berubah. BEI kedatangan 2 emiten produsen minuman alkohol baru , yakni Jobubu Jarum Minahasa ( $BEER ) dengan total pendanaan IPO senilai 176 ...

🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY

IHSG naik +0,44%, NCKL Tambah Kepemilikan di Smelter HPAL Senilai Rp4,2 T. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold 6.928 +0,44% -Rp359 miliar 16.238 +0,20% 3.298 +0,33% Oil Coal CPO Nickel 66,7 -0,04% 110,0 +0,92% 3.987 -0,60% 15.245 -0,24% πŸ‘‹ Stockbitor! Bank Rakyat Indonesia ( $BBRI ) mencatatkan laba bersih bank only sebesar 3,6 triliun rupiah pada Mei 2025 ( -11% YoY , -7% MoM ). Hasil ini membuat laba bersih bank only selama 5M25 menjadi 18,6 triliun rupiah ( -15% YoY ), relatif lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan laba bersih konsolidasi 2025F turun -3% YoY. Tren NII Membaik Net Interest Income ( NII ) turun tipis -1% YoY selama 5M25 . Hasil ini membaik dibandingkan re...