Langsung ke konten utama

πŸ‘€ Trump Naikkan Tarif untuk 8 Negara Eropa terkait Pencaplokan Greenland

IHSG naik +0,64%, Prajogo Tambah Kepemilikan di BRPT, CUAN, dan BREN. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open

πŸ‘€ Trump Naikkan Tarif untuk 8 Negara Eropa terkait Pencaplokan Greenland

Daily Market Performance πŸš€

IHSGForeign FlowKurs USD/IDRGold
9.134 +0,64%-Rp710,5 miliar16.942 +0,34%4.676 +1,76%
OilCoalCPONickel
63,4 -1,11%111,6 +0,63%4.069 -0,07%17.578 -5,34%

πŸ‘‹ Stockbitor!

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan pada Sabtu (17/1) bahwa dirinya akan menaikkan tarif sebesar 10 percentage point terhadap 8 negara Eropa hingga AS diizinkan untuk membeli Greenland. Tambahan tarif tersebut akan berlaku per 1 Februari 2026 untuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris. Trump mengatakan bahwa tarif untuk negara–negara tersebut akan dinaikkan menjadi 25% pada 1 Juni 2026, serta mengancam akan terus menaikkan tarif jika tidak tercapai kesepakatan.

Trump menegaskan bahwa Greenland penting bagi keamanan dan sumber daya mineral AS, meski Denmark dan Greenland menolak gagasan penjualan wilayah tersebut.

Merespons ancaman kenaikan tarif tersebut, para pemimpin Uni Eropa dijadwalkan untuk membahas sejumlah opsi dalam pertemuan darurat di Brussels pada Kamis (22/1), di mana salah satu opsinya adalah mengenakan paket tarif atas impor dari AS senilai €93 miliar (US$107,7 miliar) yang dapat otomatis diberlakukan pada 6 Februari 2026 setelah penangguhan selama 6 bulan. Selain itu, Uni Eropa juga mempertimbangkan untuk menunda pemungutan suara terkait implementasi kesepakatan dagang dengan AS, yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada akhir bulan ini.

Rencana Trump untuk mengambil alih Greenland muncul di tengah tingginya ketidakpastian geopolitik. Sebelumnya, Trump membuka kemungkinan untuk melakukan intervensi militer terhadap Iran, mengancam tarif 25% bagi negara yang tetap berbisnis dengan Iran, serta menangkap Presiden Venezuela NicolΓ‘s Maduro.

Key Takeaway

Meningkatnya ketidakpastian geopolitik meningkatkan permintaan aset safe haven. Harga emas di pasar spot kembali naik sekitar +2% ke level all–time high di ~US$4.690,6/oz pada Senin (19/1), sebelum melandai ke level ~US$4.664,9/oz. Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) justru melemah -0,23%, sementara nilai tukar euro dan yen terhadap dolar AS masing–masing menguat +0,22% dan +0,13%. Dalam waktu dekat, Trump dijadwalkan hadir sebagai pembicara dalam ajang World Economic Forum di Davos pada Rabu (21/1), di mana pasar akan mencermati perkembangan isu ini.

πŸ€‘ Prajogo Tambah Kepemilikan di BRPT, CUAN, dan BREN

  • $BRPT: Prajogo Pangestu membeli 3 juta saham Barito Pacific, 3,5 juta saham Petrindo Jaya Kreasi ($CUAN), dan 1 juta saham Barito Renewables Energy ($BREN) dengan harga rata–rata masing–masing sebesar ~Rp2.830/lembar, ~Rp1.871/lembar, dan ~Rp9.608/lembar pada 15 Januari 2026.
  • $ASII: Astra International kembali berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp2 T pada periode 19 Januari–25 Februari 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan RUPS, seiring relaksasi yang diberikan oleh OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal. Sebelumnya, ASII mengumumkan telah merampungkan buyback saham periode 3 November 2025–30 Januari 2026 lebih awal karena alokasi dana hingga Rp2 T pada rencana tersebut telah habis digunakan untuk membeli ~305,2 juta (0,75%) saham perseroan, yang mengimplikasikan harga rata–rata pembelian sebesar Rp6.553/lembar.
  • $BUMI: Pada hari ini, Senin (19/1), terdapat transaksi crossing saham Bumi Resources sebanyak ~18,2 miliar lembar di pasar nego dengan harga rata–rata Rp380/saham atau senilai total ~Rp6,9 T.
  • $BBYB: Pemegang saham Bank Neo Commerce, PT Gozco Capital, membeli 207 juta saham BBYB dengan harga rata–rata Rp474/lembar atau senilai total Rp98,1 M pada 15 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Gozco Capital di BBYB naik dari 7,76% menjadi 9,31%.
  • $SINI: Pemegang saham Singaraja Putra, Batubara Development Pte. Ltd., menjual 3,5 juta saham SINI dengan harga rata–rata Rp14.500/lembar atau senilai total Rp50,8 M pada periode 9–14 Januari 2026. Transaksi ini ditujukan untuk menambah jumlah saham yang beredar di masyarakat. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Batubara Development Pte. Ltd. di SINI turun dari 16,22% menjadi 15,49%.
  • $TRIN: Perintis Triniti Properti mengumumkan bahwa pengendalinya, PT Kunci Daud Indonesia dan PT Intan Investama Internasional, menjual masing–masing menjual ~25,1 juta saham dan ~111,5 juta saham TRIN dengan nilai Rp5 M dan Rp22,3 M. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan PT Kunci Daud Indonesia di TRIN turun dari 36,34% menjadi 35,79% sementara PT Intan Investama Internasional turun dari 29,73% menjadi 27,28%. TRIN tidak merinci tujuan penjualan saham ini.
  • $PGAS: Perusahaan Gas Negara melalui anak usahanya, PT PGN LNG Indonesia, berencana mengirimkan 30 kargo LNG ke fasilitas regasifikasi di Lampung selama 2026, meningkat dari level 23 kargo selama 2025. PT PGN LNG Indonesia sendiri telah mengirimkan kargo pertama sebesar ~140.500 meter kubik LNG dari terminal Donggi Senoro ke Lampung. Adapun fasilitas regasifikasi di Lampung memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 170.000 meter kubik LNG, dengan kapasitas regasifikasi hingga 240 MMSCFD.
  • $NRCA: Pemegang saham Nusa Raya Cipta, Saratoga Investama Sedaya ($SRTG), menjual 750.000 saham NRCA dengan harga rata–rata Rp1.218/lembar atau senilai total Rp913 juta pada 14 Januari 2026. Transaksi ini ditujukan untuk divestasi. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung SRTG di NRCA turun dari 6,0155% menjadi 5,9855%.
  • $NICE: Adhi Kartiko Pratama mengumumkan bahwa perseroan mendapatkan denda administratif dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, yang diinformasikan kepada perseroan melalui nota pemberitahuan sementara tertanggal 23 Desember 2025. Denda administratif tersebut nantinya akan dicatat sebagai biaya yang masih harus dibayar (accrued expense) dalam laporan keuangan periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. Jumlah final denda administratif yang akan dicatatkan tersebut akan disesuaikan oleh perseroan setelah menerima surat keputusan mengenai penetapan denda.

Top Gainer πŸ”₯

$PANI$DSNG$ASII$TPIA
+10,97%+5,52%+4,96%+4,87%

Top Loser πŸ€•

$TCPI$UNVR$HRUM$AMMN
-6,90%-4,90%-4,88%-4,67%

 πŸ”₯ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Reuters melaporkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menominasikan keponakannya sekaligus wakil menteri keuangan, Thomas Djiwandono, sebagai calon anggota dewan gubernur Bank Indonesia guna menggantikan anggota dewan saat ini, Juda Agung. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi kabar tersebut, sembari menambahkan bahwa Thomas merupakan salah satu dari 3 calon anggota dewan gubernur Bank Indonesia yang diajukan oleh Presiden Prabowo. Prasetyo menyebut bahwa Juda Agung, yang seharusnya menjabat hingga 2027, mengundurkan diri dari jabatannya.
  • Bloomberg melaporkan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup telah mengajukan gugatan perdata senilai total Rp4,84 T terhadap 6 perusahaan yang diduga menyebabkan kerusakan lingkungan di Sumatera Utara. Inisial perusahaan–perusahaan yang digugat adalah PT NSHE, PT AR, PT TPL, PT PN, PT MST, dan PT TBS.
  • Reuters melaporkan bahwa pemerintah Indonesia akan mengambil langkah hukum terhadap puluhan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan tambang yang menolak membayar denda atas operasi ilegal di kawasan hutan. Sejak 2025, pemerintah telah melakukan penertiban terhadap perkebunan sawit dan tambang, yang mencakup penyitaan 4,1 juta hektare lahan perkebunan dan 8.800 hektare area tambang. Sebanyak 7 dari 32 perusahaan tambang dan 54 dari 83 perusahaan kelapa sawit telah membayar dan/atau menyatakan kesediaan membayar denda sebesar Rp9,3 T, sementara sisanya mengajukan keberatan atau tidak menghadiri panggilan.
  • Bloomberg melaporkan bahwa Danantara berencana mengumpulkan dana Rp20 T melalui penerbitan patriot bond pada 1H26. Narasumber Bloomberg mengatakan bahwa penjualan obligasi tersebut utamanya akan menargetkan pengusaha di sektor kelapa sawit serta elit bisnis yang belum masuk sebagai pembeli dalam patriot bond pertama yang dirilis pada 2025. Bloomberg juga melaporkan bahwa upaya Danantara untuk mencari modal tambahan tersebut ditujukan untuk meningkatkan investasinya di pasar domestik dan internasional, di mana Danantara sejauh ini telah mengumpulkan sekitar US$5 miliar dalam bentuk dividen dari BUMN. Perwakilan Danantara belum mengomentari kabar ini.
  • Fitch Ratings memperkirakan kontribusi dividen BUMN ke Danantara akan meningkat +63% YoY pada 2026 menjadi Rp140 T. Fitch menilai dukungan pemerintah terhadap BUMN akan tetap stabil, seiring Danantara menerapkan pendekatan yang lebih selektif dalam penyertaan modal dan menuntut dividen yang lebih tinggi. Penyertaan modal dari Danantara diperkirakan akan semakin difokuskan pada sektor strategis seperti perumahan dan mineral, beralih dari sektor yang kurang prioritas seperti konstruksi infrastruktur.
  • Biro statistik nasional China mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi China melandai ke level +4,5% YoY pada 4Q25 (vs. 3Q25: +4,8% YoY), menandai pertumbuhan secara tahunan yang terlemah sejak 4Q22 meski sedikit di atas ekspektasi konsensus di level +4,4% YoY. Hasil ini membuat pertumbuhan ekonomi China selama 2025 mencapai +5% YoY, sejalan dengan target pemerintah China dan tidak berubah dibandingkan realisasi 2024, didukung surplus perdagangan tertinggi sepanjang masa yang didorong oleh ekspor ke pasar non–AS di tengah tekanan tarif AS dan melemahnya investasi.
  • Bisnis melaporkan bahwa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah mematangkan rencana pembangunan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan Meikarta, Cikarang. Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengatakan pada Senin (19/1) bahwa pihaknya akan membangun setidaknya 18 tower rumah susun subsidi di kawasan tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan hunian layak di wilayah perkotaan dan penyangga industri.
  • CEO Indonesia Investment Authority (INA), Ridha Wirakusumah, mengatakan kepada Business Times bahwa pihaknya akan fokus pada investasi di sektor swasta, setelah pemerintah mentransfer kepemilikan BUMN ke Danantara. Pada 2026 sendiri, INA akan mempertahankan target investasi sebesar US$1 miliar dengan fokus pada sektor transportasi, logistik, data center, energi terbarukan, dan layanan kesehatan.

πŸ’­ Screening Saham Bukanlah Penentu Mutlak

"Kita harus menyelami lebih dalam saham–saham yang lolos screening karena sebagus apapun hasil screening tidak bisa memberikan gambaran penuh tentang bisnisnya." — parahitairawan

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Screening saham merupakan aktivitas yang lazim dilakukan investor dalam menentukan emiten yang paling sesuai dengan kriteria investasinya. Setiap investor memiliki approach dan indikator screening yang berbeda-beda, mulai dari melihat net income growth streak, long-term debt, dan return on equity ala Warren Buffett, hingga current price to sales, debt to equity ratio, free cash flow, serta net profit margin sebagaimana yang digunakan oleh Ken Fisher. Namun, penulis buku dan Stockbitor parahitairawan mengingatkan bahwa meskipun terdapat banyak kriteria screening saham yang dapat digunakan, keputusan beli atau jual saham tidak seharusnya didasarkan semata-mata pada hasil screening tersebut. Investor tetap perlu mengevaluasi kinerja dan rekam jejak emiten untuk membangun business profile yang komprehensif, sehingga keputusan apakah suatu saham layak masuk ke dalam portofolio dapat lebih matang.

Sekilas tentang parahitairawan

parahitairawan adalah seorang investor dan juga edukator seputar investasi saham. Beliau telah berkecimpung di pasar modal selama hampir 18 tahun. Selain kerap membagikan edukasi lewat Stockbit Stream, parahitairawan juga aktif menulis buku. Salah satu karya beliau yang paling terkenal adalah "Street Investing, Pendekatan Gaya Jalanan dalam Melakukan Analisis Fundamental Saham."

Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital ("Stockbit"), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY

IHSG naik +0,44%, NCKL Tambah Kepemilikan di Smelter HPAL Senilai Rp4,2 T. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold 6.928 +0,44% -Rp359 miliar 16.238 +0,20% 3.298 +0,33% Oil Coal CPO Nickel 66,7 -0,04% 110,0 +0,92% 3.987 -0,60% 15.245 -0,24% πŸ‘‹ Stockbitor! Bank Rakyat Indonesia ( $BBRI ) mencatatkan laba bersih bank only sebesar 3,6 triliun rupiah pada Mei 2025 ( -11% YoY , -7% MoM ). Hasil ini membuat laba bersih bank only selama 5M25 menjadi 18,6 triliun rupiah ( -15% YoY ), relatif lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan laba bersih konsolidasi 2025F turun -3% YoY. Tren NII Membaik Net Interest Income ( NII ) turun tipis -1% YoY selama 5M25 . Hasil ini membaik dibandingkan re...

πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol?

Re-opening pariwisata membuat industri minuman alkohol menjadi salah satu alternatif proxy bagi investor. Simak analisis selengkapnya di sini! πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol? Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Pembukaan kembali industri pariwisata pasca-pandemi membuat investor mencari proxy investasi untuk menuai keuntungan dari reopening tersebut. Selain dari sektor pariwisata dan transportasi, industri minuman alkohol juga menjadi salah satu alternatif proxy yang dapat dilirik investor.    Namun, investor di Indonesia memiliki keterbatasan pilihan untuk berinvestasi pada industri minuman alkohol. Sebab, sejak 1980-an hingga 2022 , hanya ada 2 emiten minuman alkohol di BEI , yakni Multi Bintang Indonesia ( $MLBI ) dan Delta Djakarta ( $DLTA ).   Pada Januari 2023 , tren tersebut berubah. BEI kedatangan 2 emiten produsen minuman alkohol baru , yakni Jobubu Jarum Minahasa ( $BEER ) dengan total pendanaan IPO senilai 176 ...