Langsung ke konten utama

💪 IHSG Rebound Usai OJK–BEI Respons MSCI

IHSG turun -1,06%, BBCA Berencana Buyback hingga Rp5 T. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open

💪 IHSG Rebound Usai OJK–BEI Respons MSCI

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSGForeign FlowKurs USD/IDRGold
8.232,2 -1,06%-Rp4,4 triliun16.750 +0,26%5.526 +3,48%
OilCoalCPONickel
68,6 +1,90%110,7 +0,91%4.325 +1,24%18.270 +0,56%

👋 Stockbitor!

IHSG rebound dari pelemahan sebesar -10,07% pada perdagangan intraday hari Kamis (29/1) ke level 8.232,2 (-1,06%) pada penutupan bursa, didorong oleh pengumuman dari self–regulatory organization (SRO) yang terdiri dari OJK dan BEI mengenai sejumlah langkah yang akan diambil untuk merespons MSCI terkait kekhawatiran investability di pasar Indonesia. Berikut beberapa poin pentingnya:

  • Komitmen Transparansi Data Kepemilikan Emiten — SRO berkomitmen untuk menyediakan data kepemilikan emiten yang rinci sesuai standar yang ditetapkan oleh MSCI, termasuk data free float yang mengecualikan kepemilikan 'korporasi' dan 'others', rincian data kepemilikan di atas dan di bawah 5%, serta data ultimate beneficial owner atas emiten–emiten IDX100. SRO menyebut sudah memberikan data kepemilikan emiten yang lebih rinci kepada MSCI dan saat ini sedang menunggu hasil review dari MSCI. SRO menargetkan persoalan ini dapat rampung pada Maret 2026.
  • BEI Akan Segera Temui Langsung MSCI — BEI akan menemui langsung MSCI pada Senin (2/2), mengulangi komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan MSCI guna memastikan keselarasan pemahaman serta implementasi peningkatan transparansi informasi.
  • Aturan Minimum Free Float Segera Naik ke 15% — BEI akan menaikkan minimum free float dari 7,5% menjadi 15% dalam waktu dekat, yang akan berlaku untuk emiten IPO maupun emiten existing. Jika emiten existing tidak dapat memenuhi persyaratan minimum free float terbaru dalam jangka waktu yang ditetapkan, SRO akan memberikan exit policy dengan rincian yang akan disampaikan pada bulan depan.

Menyusul pengumuman dari SRO tersebut, juru bicara MSCI mengatakan kepada Bloomberg pada Kamis (29/1) bahwa pihaknya akan terus berinteraksi dengan para pelaku pasar dan otoritas di Indonesia, serta akan terus memantau perkembangan di pasar Indonesia.

Concern yang disampaikan MSCI pada Selasa (27/1) terkait investability pasar Indonesia telah menekan IHSG anjlok -8,3% dalam 2 hari terakhir. Pada Kamis (29/1), Bloomberg melaporkan bahwa Goldman Sachs menurunkan view market Indonesia menjadi underweight dan memperkirakan adanya potensi arus keluar lebih dari US$13 miliar (~Rp218 T) jika status pasar Indonesia diturunkan dari emerging market menjadi frontier market. Arus keluar tersebut berasal dari penjualan sebesar US$7,8 miliar dari fund yang menggunakan indeks MSCI dan tambahan arus keluar sebesar US$5,6 miliar jika FTSE Russell juga meninjau ulang metodologi free float. Risiko penurunan status ini dinilai dapat mendorong investor jangka panjang melakukan rebalancing portofolio serta memicu arus spekulatif dari hedge fund.

Key Takeaway

Market merespons positif penjabaran langkah–langkah dari SRO untuk menanggapi concern MSCI, yang menunjukkan urgensi untuk menyelesaikan persoalan ini. Investor perlu memantau perkembangan selanjutnya dengan ketat. Kami menilai bahwa meski MSCI memberikan deadline hingga Mei 2026 kepada otoritas pasar Indonesia guna meningkatkan transparansi kepemilikan emiten, update terkait hal tersebut dari MSCI dapat diumumkan sebelum deadline karena SRO sendiri menargetkan penyelesaian pada Maret 2026.

💰 BBCA Berencana Buyback hingga Rp5 T

  • $BBCA: Bank Central Asia berencana buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp5 T. Rencana ini akan dibahas dalam RUPST pada 12 Maret 2026, dengan periode buyback selama 12 bulan sejak disetujui para pemegang saham.
  • $DEWA: Darma Henwa mencatatkan laba bersih sebesar Rp71 M pada 3Q25 (-28% QoQ, +192% YoY). Hasil ini membuat laba bersih selama 9M25 mencapai Rp239 M (vs. 9M24: Rp39 M), setara 97% estimasi 2025F konsensus. Secara kuartalan, penurunan laba bersih pada 3Q25 utamanya disebabkan oleh beban pajak sebesar Rp35 M (vs. 2Q25: manfaat pajak Rp2 M). Dari sisi operasional, pendapatan naik +1% QoQ pada 3Q25, dengan material moved turun -1% QoQ akibat curah hujan yang tinggi. Porsi material moved internal pun turun -5% QoQ pada 3Q25, sementara porsi pekerjaan subkontraktor naik +9% QoQ. Dinamika ini menurunkan porsi pengerjaan in–house menjadi 68% pada 3Q25 (vs. 2Q25: 71%), sehingga menekan margin laba kotor DEWA menjadi 12,8% (-231 bps QoQ). Sementara itu, beban umum dan administrasi turun -20% QoQ, sehingga laba usaha tercatat flat secara kuartalan pada 3Q25.
  • $EMAS: Anak usaha Merdeka Copper Gold ($MDKA), Merdeka Gold Resources, dalam klarifikasi kepada BEI mengonfirmasi kabar dari Bloomberg pada pekan lalu yang melaporkan bahwa perseroan berencana melakukan pencatatan saham di bursa Hong Kong. EMAS menambahkan bahwa perseroan masih dalam tahap awal untuk menjajaki kemungkinan tersebut, sehingga belum terdapat informasi material yang dapat disampaikan kepada publik.
  • $CUAN: Pengendali Petrindo Jaya Kreasi, Prajogo Pangestu, membeli 7 juta saham CUAN dengan harga rata–rata ~Rp1.552/lembar atau senilai total ~Rp10,9 M pada 28 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Prajogo Pangestu di CUAN naik dari 84,0816% menjadi 84,0878%.
  • $RAJA: Rukun Raharja berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp250 M pada periode 29 Januari–28 April 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan RUPS, seiring relaksasi yang diberikan oleh OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal.
  • $PTBA: COO Danantara, Dony Oskaria, mengatakan pada Rabu (28/1) bahwa groundbreaking proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) oleh Bukit Asam akan dilakukan pada awal Februari 2026. Dony menjelaskan bahwa proyek DME ditujukan untuk menekan impor LPG. Kementerian ESDM sendiri memproyeksikan konsumsi LPG nasional akan mencapai 10 juta metrik ton pada 2026, sementara produksi domestik baru mencapai 1,3–1,4 juta metrik ton.
  • $BULL: Pengendali Buana Lintas Lautan, PT Delta Royal Sejahtera, menjual ~443,8 juta saham BULL kepada Kingswood Union Corporation dengan harga Rp468/saham atau senilai total ~Rp207,7 M pada 29 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Delta Royal Sejahtera di BULL turun dari 17,4% menjadi 14,53%.

Top Gainer 🔥

$SSIA$BBRI$GOTO$ASII
+6,67%+5,29%+5,00%+4,86%

Top Loser 🤕

$BUMI$EXCL$ENRG$KIJA
-14,97%-14,92%-14,79%-13,18%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Harga emas di pasar spot melonjak +4,6% ke kisaran US$5.417,2/oz pada penutupan bursa hari Rabu (28/1), sebelum lanjut menguat ke level all–time high di US$5.595,5/oz pada Kamis (29/1). Bloomberg melaporkan bahwa kenaikan harga emas didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe–haven seiring debasement trade akibat ketidakpastian geopolitik dan independensi The Fed. Meski The Fed mempertahankan suku bunga AS di kisaran 3,5–3,75% pada Rabu (28/1) waktu setempat, Bloomberg melaporkan bahwa pelaku pasar mengekspektasikan pemangkasan suku bunga AS ke depan seiring spekulasi penunjukkan eksekutif BlackRock, Rick Rieder, sebagai calon ketua The Fed yang baru. Rieder sendiri merupakan pendukung pemangkasan suku bunga yang lebih agresif.
  • Bank sentral AS, The Fed, pada Rabu (28/1) waktu setempat memutuskan untuk mempertahankan suku bunga AS di kisaran 3,5–3,75%, sesuai ekspektasi konsensus. The Fed menyampaikan bahwa kondisi ekonomi AS masih solid dengan risiko terhadap inflasi dan pasar tenaga kerja yang menurun, yang mengindikasikan belum ada urgensi untuk menurunkan suku bunga dalam jangka waktu dekat. Kepala The Fed, Jerome Powell, mengatakan terdapat berbagai kemungkinan yang dapat mendorong perubahan kebijakan, termasuk jika pasar tenaga kerja melemah atau inflasi kembali turun menuju target The Fed di level 2%.
  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada Rabu (28/1) bahwa tarif bea keluar batu bara berpotensi ditetapkan di kisaran 5–8%bergantung pada harga acuan batu bara di pasardan akan diberlakukan secara surut mulai Januari 2026. Sebelumnya, Purbaya pada akhir tahun lalu mengatakan bahwa pemerintah mempertimbangkan tarif bea ekspor batu bara sebesar 5%, 8%, dan 11%. Purbaya menjelaskan bahwa penyusunan regulasi bea ekspor batu bara telah memasuki tahap akhir, meski tidak merincinya lebih lanjut.
  • Bloomberg melaporkan bahwa Danantara mendapatkan fasilitas kredit multi–currency bertenor 3 tahun senilai US$1 miliar dolar AS dari sekitar 29 bank, dengan bunga untuk tranche dolar AS sebesar US SOFR + margin 95 bps.
  • Anggota direksi dan komisaris Sarana Menara Nusantara ($TOWR) yang terdiri dari Eko Santoso Hadiprodjo, Ario Wibisono, dan Kenny Harjo menjual total ~42,9 juta saham TOWR dengan harga rata–rata Rp546/lembar atau senilai total ~Rp23,4 M pada 28 Januari 2026.
  • Soraya Berjaya Indonesia ($SPRE) mengumumkan bahwa Saiko Consultancy Pte. Ltd. membatalkan rencana untuk mengakuisisi 27,83% saham perseroan.

🙏 Permintaan MSCI Kepada BEI dan KSEI

"Yang susah itu adalah kalau ada kepentingan udang di balik bakwan." — skydrugz27

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Banyak pelaku pasar menganggap isu transparansi data investor sebagai hal teknis yang sepele, padahal justru di situlah fondasi keadilan pasar dibangun. Dalam tulisan oleh Skydrugz27, beliau membahas permintaan MSCI kepada BEI dan KSEI untuk meningkatkan transparansi komposisi investor, khususnya data kepemilikan saham yang dinilai krusial bagi institusi global seperti Vanguard, BlackRock, dan JP Morgan. Beliau menyoroti bahwa keterbukaan data seharusnya tidak sulit dilakukan dan justru dapat membuat pembentukan harga saham lebih sehat serta kredibel, sekaligus mengkritisi potensi konflik kepentingan yang menghambat transparansi tersebut. Tulisan ini juga mengulas pentingnya indeks MSCI dalam menarik dana asing besar dan perannya sebagai exit liquidity bagi pemegang saham besar. Penasaran bagaimana dampaknya bagi pasar saham Indonesia ke depan? Simak ulasan selengkapnya dalam tulisan berikut ini!

Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital ("Stockbit"), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.

Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi

IHSG turun -0,64%, MYOR 1H26: Laba Bersih +47% YoY, tapi Operasional di Bawah Ekspektasi. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow* Kurs USD/IDR Gold 6.091,4 -0,64% -Rp183,8 miliar 18.055 -0,07% 4.028 -0,28% Oil Coal CPO Nickel 87,2 +3,67% 130,3 -0,04% 4.664 +0,47% 16.970 -1,41% *Hanya mencakup net foreign flow di pasar reguler. 👋 Stockbitor! Timah ( $TINS ) mencatat laba bersih Rp2,7 T pada 1H26 ( +805% YoY ), melampaui ekspektasi (70% estimasi 2026F konsensus Rp3,9 T). Lonjakan laba tersebut utamanya berasal dari ekspansi margin seiring kenaikan pendapatan +147% YoY selama 1H26 menjadi Rp10,4 T akibat kenaikan ASP logam timah (+52% YoY) dan volume p...

🛢️ OPEC+ Kembali Naikkan Produksi, Normalisasi Harga Minyak Berlanjut

IHSG naik +0,69%, KSP Akan Selesaikan Hambatan Birokrasi untuk Komersialisasi Proyek CBM PGAS. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 5.916,1 +0,69% -Rp190,9 miliar 17.995 +0,23% 4.163 +0,90% Oil Coal CPO Nickel 71,7 -0,55% 128,8 -0,23% 4.550 +1,56% 16.424 +1,07% 👋 Stockbitor! OPEC+ pada Minggu (5/7) menyepakati kenaikan target produksi minyak sebesar 188.000 barrel per hari ( bpd ) mulai Agustus 2026 , menandai kenaikan target produksi dalam 5 bulan beruntun . Langkah ini akan menambah pasokan minyak global seiring pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz. Pemulihan produksi sendiri mulai terlihat pada Juni 2026, setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman perdamaian pada 17 Juni 2026 yang ...

🏦 Rekap Kinerja Big Banks selama 5M26

IHSG turun -0,25%, ESSA Akan Bagikan Dividen dengan Indikasi Yield 7,9%. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🏦 Rekap Kinerja Big Banks selama 5M26 Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.101,3 -0,25% -Rp311,6 miliar 17.845 +0,07% 4.147 -1,33% Oil Coal CPO Nickel 77,1 -0,49% 132,0 +0,38% 4.662 -0,21% 17.754 +0,99% 👋 Stockbitor! Sebanyak 3 dari 4 big banks telah melaporkan kinerja bank–only periode 5M26 , yakni Bank Central Asia ( $BBCA ), Bank Mandiri ( $BMRI ), dan Bank Negara Indonesia ( $BBNI ). Berikut rekap dan highlights dari kinerja ketiganya: Pendorong Pertumbuhan Laba Bersih selama 5M26; Himbara Outperform BBCA BMRI ( +19% YoY ): Kenaikan Net Interest Income (NII) relatif solid di level +10% YoY. Pertumbuhan opex ya...