| 11 Maret 2022 ✌ 2 Tahun menjadi Bank Digital, ARTO Akhiri 6 Tahun Kerugian Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance π
Bingung arti dari angka-angka ini? Check this out
π Stockbitor! Setelah dua tahun bertransformasi menjadi bank digital, Bank Jago ($ARTO) berhasil membalikkan rugi dan mencetak laba bersih 86 miliar rupiah pada 2021. Bank Jago (dahulu Bank Artos) membukukan rugi bersih enam tahun berturut-turut sejak listing pada tahun 2016.
Sejak aplikasi diluncurkan pada April 2021, Bank Jago berhasil menggaet 1,4 juta pelanggan. Hal ini berimbas pada Dana Pihak Ketiga (DPK) yang naik +356,4% YoY menjadi 3,7 triliun rupiah (vs. 805,8 miliar rupiah pada 2020), yang didorong oleh tabungan yang naik +3.522,7% YoY menjadi 1,3 triliun rupiah (vs 36 miliar rupiah pada 2020). Hal ini mengakibatkan CASA Ratio (rasio dana murah) naik menjadi 46% (vs. 27% pada 2020).
Pinjaman yang disalurkan naik dari 900 miliar rupiah pada akhir 2020 menjadi 5,4 triliun rupiah pada 2021. Hal ini mendorong pendapatan bunga & syariah bersih naik +812,3% YoY, menjadi 589,7 miliar rupiah (vs. 64,6 miliar rupiah pada 2020). Net Interest Margin (NIM) juga naik menjadi 16,1% (vs. 5,5% pada 2020)
Bank Jago berhasil mencatatkan laba sebelum pajak (Profit Before Tax / PBT) 9 miliar rupiah (vs. rugi -190 miliar rupiah pada 2020). Laba bersih tercatat 86 miliar rupiah (vs. rugi bersih -189,6 miliar rupiah pada 2020). Laba bersih lebih tinggi daripada laba sebelum pajak karena Bank Jago mendapatkan manfaat pajak (deferred tax benefit) sebesar Rp76,9 miliar.
Key Takeaway Hal ini sejalan dengan yang pernah dikatakan Arief Harris Tandjung, Wakil Direktur Utama Bank Jago, pada Emiten Talks: Banking Series - Stockbit x ARTO bahwa Bank Jago diprediksi akan mencatatkan laba bersih pada FY2021. Di sisi lain, Direktur Utama Bank Jago, Kharim Siregar mengatakan bahwa persentase kenaikan terlihat sangat tinggi karena baseline yang rendah.
π§ WSKT Lepas Dua Ruas Tol ke INA
πUNTR FY21
Saham Top Gainer Hari Ini π₯ Saham Top Loser Hari Ini π€
Performa Sektor Hari Ini π
π₯ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui...
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini πStrategi 'Exit' dari Sebuah Saham "Anda tidak harus jual pada harga tertinggi, yang penting porto makin hari makin tinggi. Anda bisa kombinasikan berbagai teknik ini sesuai dengan karakteristik dan kondisi anda." —Thowilz
Kedua kondisi ini pasti sering dihadapi investor. Saham A sudah profit 50%, mending jual atau hold ya? Saham B minusnya sudah lebih dari 30%, mending cut loss dan pindah saham lain atau average down ya? Melalui tulisannya, thowilz membagikan pandangannya tentang hal tersebut dan membagikan simulasi perhitungan untuk keluar/menjual sebuah saham. Penasaran seperti apa? Simak selengkapnya di sini! Sekilas tentang Thowilz
Share This Snips!
Want More Snips?
Copyright © 2021 Stockbit, All rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit atau telah daftar melalui website Stockbit Snips. |
Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! πCLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit π Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM). Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...
Komentar
Posting Komentar