π₯³ Pemerintah Izinkan Konser, Pesta, dan Pameran Daily Market Performance π Pemerintah kini dapat memberi izin untuk penyelenggaraan kegiatan berskala besar dengan syarat wajib mengikuti sejumlah pedoman yang ditetapkan. Izin tersebut dapat diberikan selama kasus Covid-19 terkendali. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Kegiatan berskala besar yang dimaksud adalah kegiatan yang melibatkan kumpulan massa yang berasal dari berbagai tempat, seperti konferensi, pameran dagang, acara olahraga, festival konser, dan pesta. Untuk menekan penularan dalam kegiatan-kegiatan tersebut, pemerintah telah menetapkan pedoman bagi penyelenggara, yaitu: - Sebelum kegiatan: Edukasi kesehatan, menyusun pedoman pelaksanaan dengan rencana kontinjensi, dan memastikan fasilitas dan sarana prasarana pendukung prokes.
- Saat kegiatan: Melakukan screening kesehatan sebelum kegiatan, memastikan alat kesehatan pendukung cukup dan mudah diakses, menegakkan penerapan prokes, dan segera merujuk kasus positif yang terdeteksi.
- Setelah acara: Memastikan tidak ada kasus positif yang lolos untuk kembali ke daerah asal.
Key Takeaway Pelonggaran ini seiring dengan kasus Covid-19 yang terus menurun. Kembalinya acara-acara besar berpotensi untuk menjadi katalis dalam pemulihan ekonomi. Ini akan membantu khususnya industri properti yg memiliki fasilitas hotel dan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions), dan event organizer. π² Axiata Jual 5% Saham XL - $EXCL: Axiata Group Berhad telah menjual 533,4 juta lembar saham XL Axiata (setara 5%) kepada Ferrymount Investments Limited (FIL) seharga 1,44 triliun rupiah atau 2.700 rupiah per lembar sahamnya.
-
$WSKT: Waskita Karya mendapatkan dana sebesar 1,77 triliun rupiah melalui penerbitan dua seri obligasi, yaitu Seri A (722 miliar rupiah, 5 tahun, bunga 6,1%) dan Seri B (1,05 triliun rupiah untuk 7 tahun, bunga 6,8%).
- $AMAG: Asulansi Multi Artha Guna berencana untuk melakukan buyback sebanyak 237,19 juta saham dengan harga pembelian tertinggi 340 rupiah per lembar saham pada 9 Agustus - 9 November 2021. Perusahaan telah menyediakan dana 82 miliar untuk aksi korporasi ini.
- $ULTJ: Ultrajaya Milk Industry menyiapkan dana sekitar 1,2 triliun rupiah untuk membangun pabrik baru yang modern dan otomatis di Bandung dan Cikarang, Jawa Barat.
Selama April sampai dengan Juni 2021 (Q2 2021), Kimia Farma mengalami peningkatan performa apabila dibandingkan dengan Q2 2020: -
$KAEF: Laba bersih Kimia Farma tumbuh sebesar 79,8% pada Q2 2021 (YoY). Hal ini didorong oleh peningkatan pendapatan sebesar 42,6% menjadi 3,26 triliun rupiah. Sehingga, secara kumulatif pada 6 bulan pertama tahun 2021 (6M21), laba perusahaan meningkat 18,6% menjadi 57,6 miliar rupiah. Hal ini didorong oleh peningkatan penjualan obat resep produksi pihak ketiga (+16,5%), alat kesehatan dan jasa klinik (+30,5%), serta obat generik produksi pihak ketiga (+59,3%). (IDX) Beberapa data ekonomi yang rilis minggu lalu: - Indonesia: Pertumbuhan pinjaman YoY Agustus (1,16%) (Selasa)
- Indonesia: Keputusan suku bunga (3,5%, tidak berubah) (Selasa)
-
Tiongkok: Suku bunga dasar kredit 1 tahun (3,85%) (Rabu) -
Tiongkok: Suku bunga dasar kredit 5 tahun (4,65%) (Rabu) - Amerika Serikat: Keputusan tingkat suku bunga Fed (0,25%) (Kamis)
Dividend - minggu ini: $HEXA: 1142 rupiah/lembar (Cum date: Senin) $KMDS: 7,5 rupiah/lembar (Cum date: Rabu) Saham Top Gainer Hari Ini π₯ Saham Top Loser Hari Ini π€ Performa Sektor Hari Ini π Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui... - Indah Kiat Pulp & Paper ($INKP) menerbitkan obligasi dan sukuk dengan nilai total 4 triliun rupiah. Dana yang didapatkan akan digunakan untuk membayar utang dan modal kerja.
- Cipta Krida Bahari (CKB Group), anak usaha ABM Investama ($ABMM), meraih kontrak kerjasama logistik dengan Vale Indonesia ($INCO) yang akan berlaku selama lima tahun.
- NTI Global Indonesia, pemegang saham pengendali Bank Aladin Syariah ($BANK) secara resmi mengubah namanya menjadi Aladin Global Ventures.
- Bank sentral Tiongkok melarang semua transaksi kripto baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini dilakukan karena hubungannya dengan tindak kriminal penipuan dan pencucian uang. Kripto juga dianggap terlalu banyak mengonsumsi energi dalam negeri.
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini π Waspada Saham 'Siput'?
"Saham 'siput' ini biasanya seringkali memberikan ilusi rasa aman lewat low risk dan dividen yang ditawarkan. Padahal, yang namanya siput itu geraknya lambat dan vulnerable terhadap serangan predator seperti Burung, Tupai, dll. Ini jauh berbeda dengan saham kapal Induk yang sama-sama lambat geraknya, namun memiliki Sistem Pertahanan yang baik (MOAT)" — bennix Dari sekian banyak emiten yang bisa kamu beli untuk berinvestasi di pasar modal, ada satu jenis emiten yang wajib kamu waspadai, yaitu saham 'siput'. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan saham 'siput'? Seperti apa ciri-cirinya? Kenapa emiten dengan jenis ini perlu untuk kamu waspadi? Simak selengkapnya di tulisan bennix berikut ini! Sekilas tentang bennix Bennix adalah seorang Investor kualitatif dan juga advisor untuk berbagai perusahaan teknologi dan investasi global. Bennix sangat percaya jika ilmu investasi itu mudah dan sederhana. Setiap orang, meski tidak punya keahlian akuntansi, juga bisa sukses di bursa saham asalkan mau menggunakan common sense. | #MusimLaba | | | Baca Stockbit Snips | | | Berikan Opini Kamu | | Copyright © 2021 Stockbit, All rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit atau telah daftar melalui website Stockbit Snips.
Disclaimer: Semua konten dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.
Want to change how you receive these emails? Unsubscribe here
|
Komentar
Posting Komentar