Langsung ke konten utama

🔢 BEI Perketat Seleksi IPO, Tingkat Penolakan Calon Emiten Naik ke ~60%

IHSG naik +1,36%, TLKM Berencana Buyback Saham yang Tolak Pemisahan Fiber di Rp2.290. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open

🔢 BEI Perketat Seleksi IPO, Tingkat Penolakan Calon Emiten Naik ke ~60%

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.118,9 +1,36% -Rp115,7 miliar 17.907 +0,18% 4.191 +0,68%
Oil Coal CPO Nickel
102,3 +0,00% 149,6+0,10% 4.560 +0,55% 15.626 -0,05%

👋 Stockbitor!

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Iding Pardi, mengungkapkan bahwa tingkat penolakan terhadap perusahaan yang mengajukan IPO kini naik menjadi sekitar 60%, dari sebelumnya 20–30%. Langkah ini merupakan bagian dari strategi BEI yang lebih mengutamakan kualitas emiten ketimbang jumlah.

Jumlah IPO sendiri terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, dari 79 emiten pada 2023, 41 emiten pada 2024, dan 26 emiten pada 2025, hingga baru 7 emiten sepanjang 2026 berjalan. Angka ini masih jauh dari target BEI tahun ini sebanyak 50 emiten sehingga membuka peluang revisi target tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi menilai penurunan jumlah IPO pada 2026 dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, yang berdampak pada waktu pelaksanaan penawaran umum. Hasan juga menyebut masih ada sejumlah calon emiten yang belum mengantongi persetujuan OJK karena perlu memperbaiki kualitas keterbukaan informasinya. Per 6 September 2026, terdapat 7 perusahaan dalam pipeline IPO dengan perkiraan dana yang dihimpun maksimal Rp4 T.

Key Takeaway

Pengetatan ini sejalan dengan reformasi pasar modal yang terus dilanjutkan oleh OJK, BEI dan KSEI. Baru–baru ini, BEI juga telah menurunkan batas harga minimum saham menjadi Rp1/saham serta mengembalikan auto rejection simetris secara bertahap. Dalam kacamata ini, langkah–langkah tersebut bisa saja meningkatkan probabilitas normalisasi treatment pasar Indonesia oleh index provider seperti MSCI. MSCI sendiri diperkirakan akan mengumumkan update terkait pasar Indonesia menjelang pengumuman index rebalancing November 2026. Pengumuman tersebut bisa saja jatuh pada Oktober 2026 atau awal November 2026.

Dari sisi likuiditas, kami menilai pengetatan ini positif bagi emiten–emiten yang sudah tercatat. Dengan berkurangnya jumlah emiten baru, risiko likuiditas pasar tersebar terlalu tipis juga ikut menurun, terutama dalam kondisi market yang saat ini masih cenderung lemah dan “hanya” ditopang oleh investor domestik.

🛒 TLKM Berencana Buyback Saham yang Tolak Pemisahan Fiber di Rp2.290

  • $TLKM: Telkom Indonesia berencana melaksanakan buyback saham dari pemegang saham yang tidak menyetujui pemisahan segmen usaha Wholesale Fiber Connectivity (Tahap-2) kepada PT Telkom Infrastruktur Indonesia dalam RUPSLB pada 30 September 2026. Buyback dilakukan pada harga Rp2.290/saham, mengacu pada harga penutupan saat RUPSLB, dengan batas pengajuan penjualan saham hingga 5 Oktober 2026. Pembayaran dilakukan paling cepat 7 hari kerja setelah persetujuan Menteri Hukum atas peningkatan modal PT Telkom Infrastruktur Indonesia, sementara jumlah saham dan nilai buyback tidak dirinci.
  • $ASII: Astra International akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp98/saham, mengindikasikan dividend yield ~2,1% per Senin (5/10) di Rp4.750/lembar. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 12 Oktober 2026, sementara pembayaran pada 30 Oktober 2026.
  • $KIJA: Kawasan Industri Jababeka melalui anak usahanya, PT Indocargomas Persada, mengumumkan akuisisi 51% saham PT Kawasan Industri Seafer senilai ~Rp340,9 M dari PT Seafer Lumina Capital. PT Kawasan Industri Seafer bergerak di bidang pengembangan kawasan industri dan memiliki landbank seluas ~500,2 hektar di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Setelah transaksi ini, PT Seafer Lumina Capital masih memegang 49% saham, sementara PT Kawasan Industri Seafer akan dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan KIJA. KIJA menjelaskan bahwa akuisisi ini ditujukan untuk mengoptimalkan pengembangan land bank tersebut sekaligus memperluas bisnis kawasan industri perseroan di Jawa Tengah.
  • $MDKA: Merdeka Copper Gold melalui anak usahanya, PT Merdeka Mining Servis, menandatangani perjanjian penyediaan jasa senilai total ~Rp2,9 T dengan 3 anak usaha perseroan lainnya, yaitu PT Pani Industri Nusantara, PT Mentari Alam Persada, dan PT Pani Bersama Tambang. Perjanjian ini mencakup penyediaan jasa konstruksi berdurasi 2 tahun untuk pengembangan tambang emas Pani di Gorontalo. Seluruh perjanjian berlaku efektif sejak 30 September 2026 hingga 2 tahun dan diperpanjang otomatis untuk periode 2 tahun berikutnya.
  • $EMAS: Merdeka Gold Resources merevisi keterbukaan informasi fasilitas kredit bergulir hingga US$350 juta untuk pendanaan tambang emas Pani yang diumumkan pada 8 Desember 2025, dengan menambahkan gold prepayment ~US$95,8 juta dari ING Bank N.V. kepada anak usahanya, PT Puncak Emas Tani Sejahtera, yang ditekan pada 30 September 2026. Pendanaan ini melibatkan kreditur antara lain ING Bank N.V., PT Bank UOB Indonesia, Crédit Agricole Corporate and Investment Bank, PT Bank Mizuho Indonesia, Natixis, Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd., PT Bank DBS Indonesia, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank KEB Hana Indonesia, Maybank Indonesia ($BNII), Bank Negara Indonesia ($BBNI), Bank OCBC NISP ($NISP), dan Société Générale, dengan fasilitas kredit bergulir berbunga margin 3% (kreditur luar negeri) atau 3,2% (kreditur dalam negeri) di atas suku bunga acuan majemuk dan jatuh tempo 5 Desember 2030. Pendanaan ini dijamin gadai atas saham ketiga anak usaha debitur, yakni PT Gorontalo Sejahtera Mining, PT Puncak Emas Tani Sejahtera, dan PT Pani Bersama Tambang, serta rekening milik ketiganya.
  • $MDIY: Direktur Utama Daya Intiguna Yasa, Edwin Cheah, menyampaikan perseroan telah membuka 177 toko baru hingga akhir Agustus 2026. Angka ini setara ~66% target perseroan di 270 toko baru sepanjang 2026. Capex hingga akhir 1H26 tercatat ~Rp401 M yang digunakan untuk pembukaan toko baru, peningkatan kapasitas gudang, serta penguatan infrastruktur operasional, yang manajemen sebut telah berjalan sesuai rencana.

🔎 Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer 🔥

$BUVA $PANI $KIJA $CBDK
+14,41% +8,37% +7,28% +6,06%

Top Loser 🤕

$GOTO $ENRG $EXCL $UNTR
-3,33% -3,29% -2,52% -1,54%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Biro tenaga kerja AS mengumumkan non-farm payrolls (NFP) September sebesar +29 ribu, di bawah ekspektasi konsensus sebesar +90 ribu. Data Agustus 2026 juga direvisi turun menjadi +133 ribu dari sebelumnya +162 ribu. Unemployment September 2026 tercatat di level 4,2%, di atas ekspektasi 4,1% dan menandai kenaikan pertama sejak Februari 2026 seiring bertambahnya jumlah angkatan kerja. Menyusul rilis data tenaga kerja tersebut, probabilitas The Fed menaikkan suku bunga pada pertemuan Oktober 2026 turun ke ~22% dari ~64% seminggu sebelumnya (25/9) berdasarkan analisis CME FedWatch Tool.
  • Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT PP ($PTPP) sejak pra-pembukaan perdagangan pada Senin (5/10). Suspensi dilakukan menyusul surat KSEI tertanggal 1 Oktober 2026 perihal penundaan pembayaran bunga ke-21 Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri B dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP Tahap I Tahun 2021 Seri B yang seharusnya efektif dibayarkan pada 2 Oktober 2026. BEI menyebut penundaan pembayaran bunga tersebut menunjukkan adanya permasalahan pada kelangsungan usaha (going concern) perseroan.
  • Freeport–McMoRan menyatakan pemulihan produksi tambang Grasberg Block Cave (GBC) di Papua berjalan sesuai rencana, dengan target kembali mencapai 80% kapasitas pada pertengahan 2027 dan mendekati kapasitas penuh pada akhir 2027. Perseroan tengah mempercepat penyelesaian peningkatan sistem penanganan material di jalur pengangkutan GBC yang ditargetkan rampung pada awal 2027, serta menyiapkan dimulainya kembali produksi dari Production Block 1S pada pertengahan 2027.
  • Reuters melaporkan bahwa OPEC+ dalam pertemuannya pada Minggu (4/10), sepakat untuk mempertahankan target produksi minyak pada November 2026. Hal ini sejalan dengan ekspektasi bahwa tidak akan ada perubahan lebih lanjut dalam kebijakan produksi hingga tahun depan. Total target produksi dari 7 anggota inti OPEC+ untuk bulan November 2026 adalah sebesar ~31 juta bph. Saudi Arabia sebagai produsen terbesar akan menargetkan tingkat produksi ~10,5 juta bph.
  • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan pengaturan ojek online akan dimasukkan dalam revisi UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang akan memberikan dasar hukum bagi transportasi berbasis platform digital sekaligus menjadikan ojol resmi masuk kategori transportasi umum. Setelah RUU LLAJ disahkan, aturan mengenai ojol akan diturunkan melalui peraturan presiden hingga peraturan menteri.
  • Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan proses merger perusahaan perasuransian BUMN masih berjalan dan ditargetkan selesai pada akhir 2026, mencakup life insurance, general insurance, dan credit insurance. Konsolidasi juga akan dilakukan pada segmen syariah untuk ketiga lini tersebut, salah satunya guna mendukung kebutuhan penjaminan KUR syariah. Namun, Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang OJK Sumarjono menyampaikan pihaknya belum menerima proposal resmi dari Danantara mengenai bentuk dan struktur perusahaan hasil konsolidasi, karena Danantara masih melakukan due diligence. OJK berharap gambaran yang lebih lengkap dapat diperoleh pada Oktober 2026. Indonesia Financial Group (IFG) yang mendapatkan mandat menjalankan konsolidasi klaster asuransi dan penjaminan BUMN menyatakan tengah memfinalisasi kajian bersama konsultan independen. Sebelumnya, RUPSLB Asuransi Tugu Pratama Indonesia ($TUGU) pada 29 September 2026 menyetujui perubahan metode pemisahan UUS menjadi pengalihan seluruh portofolio kepesertaan kepada perusahaan asuransi berizin syariah di lingkungan grup Danantara.
  • Saiko Consultancy Pte. Ltd., perusahaan asal Singapura, menjadi pengendali baru Hassana Boga Sejahtera ($NAYZ) setelah mengakuisisi 750 juta (29,41%) saham dari PT Asia Intrainvesta selaku pengendali lama pada harga Rp23,5/saham atau senilai ~Rp17,6 M pada 19 Agustus 2026. Melalui anak usahanya, PT Saiko Consultancy Grand, Saiko akan melaksanakan penawaran tender wajib (MTO) atas hingga ~1,17 miliar (45,84%) saham NAYZ pada harga Rp75/saham atau senilai hingga ~Rp87,7 M pada periode 5 Oktober–3 November 2026, dengan pembayaran pada 10 November 2026. Jika seluruh saham terserap, kepemilikan langsung dan tidak langsung Saiko di NAYZ naik menjadi 75,26%. Saiko berencana mengembangkan bisnis telekomunikasi dan teknologi melalui NAYZ lewat inbreng dan/atau pengalihan saham perusahaan miliknya, sementara bisnis NAYZ saat ini beserta asetnya akan dialihkan kepada PT Asia Intrainvesta dan/atau pihak yang ditunjuknya. Saiko juga menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan delisting maupun go private atas NAYZ.

🤔 Kinerja Perusahaan Bagus tetapi Sahamnya Ga Terbang?

“Kalau valuasi wajarnya di PBV 0.8x... Lalu harganya sekarang di 0.69x... Potensi naik 15% itu jauh lebih realistis.” — agasmhndr

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Investor seringkali tergoda beli saham dengan PBV 0,5x karena terlihat murah. Namun, malah tidak pergerakan dari saham tersebut dan cenderung nyangkut. PBV rendah bukan otomatis berarti saham sedang diskon bisa saja memang valuasi wajarnya ada di level tersebut. Menurut stockbitor agasmhndr, kuncinya berada pada ROE yaitu seberapa efektif perusahaan menghasilkan laba dari modal yang dimiliki. Apabila, ROE pada angka 10% maka PBV 1x bisa terlihat wajar, sementara ROE 5% pada PBV 0,5x juga belum tentu murah. Contohnya pada saham sawit yang sedang lesu, ketika ROE hanya sekitar 7% dan PBV berada di 0,6x, angka tersebut belum tentu menunjukkan adanya harta karun tersembunyi. Terutama pada bisnis tertentu seperti komoditas, kualitas dan usia aset sangat menentukan karena tanaman yang menua dapat menurunkan produktivitas dan efisiensi. Oleh karena itu, investor tidak dapat langsung menganggap valuasi rendah sebagai peluang multi-bagger. Stockbitor agasmhndr lebih suka menggunakan data historis untuk memperkirakan valuasi wajarnya, dan mengambil kesempatan apabila ada gap. Selain itu, stockbitor agasmhndr juga menyertakan studi kasus mengenai hal ini di tulisannya!

Sekilas tentang agasmhndr

Agastya Prastita Mahendradhany, atau yang dikenal sebagai agasmhndr, merupakan seorang momentum investor yang fokus pada kombinasi fundamental + teknikal dalam memilih saham berkualitas yang punya potensi tren kuat di pasar modal. Beliau sering membagikan framework investasi seperti SQQM (story, quantitative, qualitative, momentum) serta insight mengenai cara menyaring saham dengan rasio dan momentum yang seimbang untuk jangka menengah-panjang.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these kind of emails?
Unsubscribe here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi

IHSG turun -0,64%, MYOR 1H26: Laba Bersih +47% YoY, tapi Operasional di Bawah Ekspektasi. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🤑 TINS 1H26: Laba Bersih +805% YoY, Lampaui Ekspektasi Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow* Kurs USD/IDR Gold 6.091,4 -0,64% -Rp183,8 miliar 18.055 -0,07% 4.028 -0,28% Oil Coal CPO Nickel 87,2 +3,67% 130,3 -0,04% 4.664 +0,47% 16.970 -1,41% *Hanya mencakup net foreign flow di pasar reguler. 👋 Stockbitor! Timah ( $TINS ) mencatat laba bersih Rp2,7 T pada 1H26 ( +805% YoY ), melampaui ekspektasi (70% estimasi 2026F konsensus Rp3,9 T). Lonjakan laba tersebut utamanya berasal dari ekspansi margin seiring kenaikan pendapatan +147% YoY selama 1H26 menjadi Rp10,4 T akibat kenaikan ASP logam timah (+52% YoY) dan volume p...

🏦 BBRI 1H26: Laba Bersih +17% YoY, Siap Kembali Ekspansi Kredit Mikro

IHSG naik +0,11%, KOTA Berencana Rights Issue Rp5 T, Tambah Landbank 571 Ha. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🏦 BBRI 1H26: Laba Bersih +17% YoY, Siap Kembali Ekspansi Kredit Mikro Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.525,5 +0,11% -Rp434,2 miliar 17.720 +0,16% 4.466 -0,65% Oil Coal CPO Nickel 91,2 +3,47% 142,0 +0,71% 4.894 +1,62% 16.861 -0,10% 👋 Stockbitor! Bank Rakyat ( $BBRI ) mencatat laba bersih Rp15,4 T pada 2Q26 ( +21% YoY , -1% QoQ ). Hasil ini membuat laba bersih BBRI selama 1H26 mencapai Rp30,9 T ( +17% YoY ), setara 53% estimasi 2026F konsensus dan sedikit di atas tren semester 1 secara historis di level ~50% realisasi tahunan. Pertumbuhan laba bersih berakselerasi pada 2Q26 dibandingkan 1Q26 (+14% YoY), didoron...

🤑 Pemerintah Lanjutkan Stimulus Ekonomi, Kaji Kenaikan Batas Penghasilan Bebas Pajak

IHSG turun -1,02%, AADI Terima US$814,1 Juta Sebelum Pajak dari Divestasi Kestrel Coal Group. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini. 🤑 Pemerintah Lanjutkan Stimulus Ekonomi, Kaji Kenaikan Batas Penghasilan Bebas Pajak Photo by: Stockbit Daily Market Performance 🚀 IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold 6.009,5 -1,02% -Rp241,9 miliar 17.950 +0,45% 4.195 +0,20% Oil Coal CPO Nickel 100,2 -3,24% 148,5 +1,37% 4.553 -1,24% 15.928 -0,19% 👋 Stockbitor! Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Rabu (30/9) mengumumkan sejumlah stimulus dan insentif yang akan diberikan oleh pemerintah ke depan , termasuk bantuan sosial ( bansos ) hingga ~Rp31 T pada 4Q26 , wacana kenaikan batas penghasilan tidak kena pajak ( PTKP ), perluasan insentif pajak penghasilan ( PPh ) pasa...