Langsung ke konten utama

☕Tak Semua Saham Murah Layak Dibeli Hingga Morgan Stanley & Deutsche Bank Naikkan Prediksi Jumlah Rate Cut, Ini Dampaknya ke Bursa Kita

Simak ulasan Voice of Community Stockbit Stream Pekan Ini!
open

Voice of Community

Halo Stockbitor! πŸ‘‹

Di Sabtu pagi yang cerah ini ☕, Stockbit merangkum pandangan dan opini dari teman-teman komunitas di Stockbit Stream seputar rencana investasi, tips & trik, kondisi pasar, hingga tren yang sedang ramai diperbincangkan untuk menemani weekend kamu.

πŸ’‘Idea from Community

@Fadhilonn

Pelajaran Investasi: Tak Semua Saham Murah Layak Dibeli

Di balik drama naik turunnya harga komoditas, ada pelajaran besar tentang bagaimana pasar menilai saham murah. Dalam tulisannya, Fadhilonn membandingkan kisah Indika Energy ($INDY)  yang bangkit dari keterpurukan dengan Borneo Lumbung ($BORN) yang justru tenggelam. Faktor apa yang membedakan keduanya, dan bagaimana investor bisa terhindar dari jebakan valuasi? Simak selengkapnya dalam tulisan di sini!

 

@Yanuard

Morgan Stanley &  Deutsche Bank Naikkan Prediksi Jumlah Rate Cut, Ini Dampaknya ke Bursa Kita!


Baru-baru ini, Morgan Stanley dan Deutsche Bank menambah prediksi mereka untuk jumlah pemangkasan suku bunga The Fed. Penyebabnya adalah data inflasi yang cukup rendah dan pasar tenaga kerja yang makin melemah sehingga memberi The Fed "lampu hijau" untuk lebih agresif dalam melonggarkan kebijakannya. Seberapa Agresif Prediksi Mereka? Dan bagaimana dampak terhadap pasar modal kita nantinya? Temukan jawabannya dalam tulisan Yanuard di sini!

@Parahitairawan

Dari Konsumen Suatu Produk Menjadi investornya: Apa plus minusnya?

Banyak investor merasa aman berinvestasi di saham perusahaan dengan produk favoritnya, karena terasa familiar dan mudah dipantau. Tapi justru di situlah risiko tersembunyi: rasa suka bisa menutup mata pada fakta bahwa bisnisnya belum tentu sehat, valuasinya mungkin sudah mahal, atau prospeknya tak secerah yang dibayangkan. Agar tidak terjebak bias, penting punya disiplin analisis—cek laporan keuangan, buat daftar red-flag, dan selalu uji asumsi dengan sudut pandang lain. Artikel ini mengulas bagaimana memadukan intuisi dengan logika agar investasi tak sekadar ikut rasa, melainkan benar-benar menghasilkan. Baca selengkapnya untuk tahu cara menghindari jebakan "produk favorit" dalam investasi di tulisan di sini!


✨Aspiring Stockbitor to Follow

@TheodorusMelvin

Theodorus Melvin merupakan investment analyst Stockbit yang banyak membahas Renewable energy dan chemicals. Selain mengulas berbagai issue dan emiten di sektor-sektor tersebut, TheodorusMelvin juga rajin menjawab berbagai pertanyaan dari para Stockbitor

View Profile

@Ray94


Ray94 adalah seorang investor dengan pendekatan value investing, momentum investing & rotasi sektoral. Ia kerap membagikan berbagai ulasan suatu emiten, afiliasi/konglomerasi, hingga outlook sektoral di Stockbit Stream.


View Profile

@Overshot


Junior Theodoric adalah seorang Manajer Investasi. Dengan pengalaman investasi selama 15 tahun. Pendekatannya dalam berinvestasi mengadopsi Value Investing dengan memanfaatkan tren sebagai keunggulan. Jenis konten yang sering disajikan mencakup estimasi laba perusahaan dan informasi mengenai berita atau kondisi yang dapat menguntungkan perusahaan.


View Profile

Bantu Stockbit Jadi Komunitas yang Suportif

Ingatlah untuk selalu mengikuti House Rules ketika membagikan ide, komentar, serta berinteraksi dengan Stockbitor lainnya di Stream.

Bila ada pertanyaan, silakan hubungi kami:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol?

Re-opening pariwisata membuat industri minuman alkohol menjadi salah satu alternatif proxy bagi investor. Simak analisis selengkapnya di sini! πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol? Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Pembukaan kembali industri pariwisata pasca-pandemi membuat investor mencari proxy investasi untuk menuai keuntungan dari reopening tersebut. Selain dari sektor pariwisata dan transportasi, industri minuman alkohol juga menjadi salah satu alternatif proxy yang dapat dilirik investor.    Namun, investor di Indonesia memiliki keterbatasan pilihan untuk berinvestasi pada industri minuman alkohol. Sebab, sejak 1980-an hingga 2022 , hanya ada 2 emiten minuman alkohol di BEI , yakni Multi Bintang Indonesia ( $MLBI ) dan Delta Djakarta ( $DLTA ).   Pada Januari 2023 , tren tersebut berubah. BEI kedatangan 2 emiten produsen minuman alkohol baru , yakni Jobubu Jarum Minahasa ( $BEER ) dengan total pendanaan IPO senilai 176 ...

🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha

IHSG turun -0,49%, TOWR Berencana Rights Issue di Harga Premium. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🧾 Pemerintah Deregulasi Kebijakan Impor & Kemudahan Berusaha Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold ...