Langsung ke konten utama

πŸ›œ TLKM 2Q25 Earnings Call: The Worst Might Be Over

IHSG turun -0,15%, Prajogo Pangestu Jual ~0,89% CUAN untuk Tambah Free Float. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.
open


   

πŸ›œ TLKM 2Q25 Earnings Call: The Worst Might Be Over

Photo by: Stockbit Snips

Daily Market Performance πŸš€

IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold
7.504 -0,15% +Rp433 miliar 16.363 -0,11% 3.386 -0,64%


Oil Coal CPO Nickel
68,7 +1,55% 118,0 -0,21% 4.267 -0,54% 15.024 -0,28%


πŸ‘‹ Stockbitor!

Manajemen Telkom Indonesia ($TLKM) mengadakan earnings call kinerja 2Q25 pada Selasa (5/8) sore. Berikut beberapa catatan penting kami:

Revisi Guidance 2025

Menyusul lemahnya kinerja pada 1H25, manajemen TLKM memutuskan untuk merevisi guidance pertumbuhan pendapatan selama 2025 dari low–single digit menjadi flat. Revisi target top–line yang lebih soft tersebut juga berdampak pada penurunan ekspektasi margin EBITDA dari target awal di kisaran 50–52% menjadi 50% (vs. 1H25: 49,5%). Untuk mencapai target ini, TLKM perlu membukukan pendapatan sebesar ~77 triliun rupiah pada 2H25, naik dibandingkan realisasi pada 1H25 di ~73 triliun rupiah (+5,4%) dan 2H24 di ~74,7 triliun rupiah (+3%). Kami menilai target ini dapat tercapai (achievable), mengingat terdapat beberapa katalis positif untuk kinerja TLKM ke depannya.

Tren Penurunan ARPU Mulai Mereda

Manajemen TLKM memprediksi bahwa penurunan average revenue per user (ARPU) di segmen mobile ke level 41,2 ribu rupiah telah mencapai puncaknya, didukung oleh beberapa faktor seperti: 1) peluncuran starter pack 35 ribu rupiah untuk 3 GB (vs. sebelumnya 24 ribu rupiah untuk 6 GB) serta penghentian program Telkomsel Lite dan Telkomsel prabayar; 2) simplifikasi produk dari 6 ribu SKU menjadi 400 SKU; dan 3) sisa persediaan starter pack murah dari periode persaingan ketat pada 3Q24–1Q25 diekspektasikan akan habis pada akhir Agustus 2025.

Ke depannya, manajemen TLKM mengekspektasikan bahwa tingkat daya beli masyarakat akan meningkat, sehingga jumlah konsumsi — yang diindikasikan oleh data payload — akan meningkat meski harga jual mengalami kenaikan.

Persiapan Strategi Bisnis FiberCo

Menyusul pembentukan Infranexia (PT Telkom Infrastruktur Indonesia) sebagai entitas infrastruktur fiber, manajemen berencana melakukan spin off tahap pertama pada 4Q25 dengan target >50% dari total aset dan bisnis fiber terpilih milik TLKM dialihkan ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia. Selanjutnya, manajemen tengah mengkaji beberapa aset fiber yang saat ini hanya digunakan oleh internal untuk dapat dibuka aksesnya kepada pihak eksternal, sehingga meningkatkan utilisasi fiber. Meski demikian, manajemen TLKM masih mengkaji dampak setiap pembukaan akses fiber kepada pihak eksternal terhadap bisnis IndiHome. Kami menilai langkah ini dapat meningkatkan persaingan pada bisnis segmen fixed broadband, baik dari sisi service provider maupun penyedia infrastruktur. 

Key Takeaway

Menyusul penurunan kinerja pada 1H25, harga saham TLKM telah menguat +3,8% dari 2.880 rupiah per lembar pada penutupan bursa hari Kamis (31/7) menjadi 2.990 rupiah per lembar pada Rabu (6/8). Ekspektasi bahwa kinerja terburuk telah terlewati pada 2Q25 dan ke depannya akan membaik, kami nilai merupakan faktor yang direspons positif oleh market. Progres dari pemulihan ini — yang diindikasikan oleh peningkatan ARPU dan stabilisasi jumlah pelanggan — menjadi hal yang perlu dicermati dan dipantau oleh investor, sebab akan menjadi faktor kunci yang menentukan pemulihan harga saham TLKM, menurut kami. 

🎈 Prajogo Pangestu Jual ~0,89% CUAN untuk Tambah Free Float

  1. $CUAN: Pengendali Petrindo Jaya Kreasi, Prajogo Pangestu, menjual 1 miliar saham CUAN dengan harga rata–rata 1.450 rupiah per lembar pada 5 Agustus 2025, yang ditujukan untuk menambah free float saham yang beredar. Total nilai transaksi mencapai ~1,45 triliun rupiah. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan Prajogo Pangestu di CUAN turun dari 84,966% menjadi 84,076%.
  2. $KPIG: MNC Tourism Indonesia mengumumkan telah sepakat untuk mengakuisisi 55% saham PT Kios Ria Kreasi — perusahaan yang memiliki hak pengelolaan atas lahan seluas ~92,1 ha di Taman Kerthi Bali Semesta, Jembrana, Bali — dengan nilai yang tidak disebutkan. KPIG menyebut bahwa perseroan akan mengembangkan international theme park, water park, dan resort di lahan tersebut. KPIG juga mengeklaim bahwa pengembangan proyek ini akan dilakukan bersama salah satu operator theme park terbesar di dunia, meski tidak merincinya lebih lanjut.
  3. $ARNA: Arwana Citramulia mengumumkan telah merampungkan buyback saham untuk periode 29 April–29 Juli 2025, dengan jumlah saham yang dibeli mencapai ~18,3 juta saham. Total nilai transaksi ini mencapai ~10,9 miliar rupiah, mengimplikasikan harga rata–rata pembelian sebesar 596 rupiah per lembar.
  4. $SOLA: Xolare RCR Energy mengumumkan kerja sama dengan Apolpo LLC — perusahaan asal AS yang bergerak dalam strategi iklim dan solusi karbon — untuk mengembangkan proyek carbon capture, utilization, and storage (CCUS) di Indonesia. Melalui perjanjian jangka panjang ini, SOLA akan menjadi perwakilan eksklusif Apolpo LLC di Indonesia dengan tanggung jawab untuk merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan inisiatif CCUS guna mendukung dekarbonisasi di sektor–sektor utama seperti energi, manufaktur, dan heavy industry.

Top Gainer πŸ”₯

$FILM $BRMS $KIJA $INCO
+19,73% +11,43% +7,85% +5,42%


Top Loser πŸ€•

$KPIG $AMRT $MNCN $UNVR
-5,45% -4,13% -3,70% -3,61%


 πŸ”₯ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

 

  1. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, mengatakan bahwa pihaknya bersama sektor perbankan dan pasar modal sedang melakukan finalisasi untuk skema pembiayaan bagi operasional pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Skema pembiayaan yang dirancang mencakup pembiayaan operasional, refinancing, hingga pembiayaan untuk peningkatan kapasitas ke depan. Mahendra menyebut bahwa pihaknya melihat realisasi wacana ini akan dapat segera dimulai dalam waktu dekat.
  2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, membantah dugaan manipulasi data terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2Q25 yang mencapai +5,12% YoY. Pernyataan Airlangga muncul setelah data yang diumumkan oleh BPS tersebut jauh melampaui ekspektasi konsensus di level +4,8% YoY. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies, Nailul Huda, berpendapat bahwa data dari BPS tersebut penuh kejanggalan, karena tidak sinkron dengan leading indicator seperti Purchasing Managers' Index manufaktur.
  3. Survei harga properti residensial dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa pertumbuhan harga properti residensial melambat ke level +0,9% YoY pada 2Q25 (vs. 2Q24: +1,76% YoY, 1Q25: +1,07% YoY). Sementara itu, penjualan properti residensial pada 2Q25 terkontraksi -3,8% YoY (vs. 2Q24: +7,3% YoY, 1Q25: +0,73% YoY) akibat kontraksi penjualan rumah tipe menengah -17,69% YoY (vs. 2Q24: +3,01% YoY, 1Q25: -35,76% YoY) dan tipe besar -14,95% YoY (vs. 2Q24: +27,41% YoY, 1Q25: -11,69% YoY) di tengah pertumbuhan penjualan tipe kecil +6,7% YoY (vs. 2Q24: +4,51% YoY, 1Q25: +21,75% YoY).
  4. Pemerintah bersama DPR dan perwakilan asosiasi pengemudi logistik sepakat untuk menindak truk–truk dengan dimensi dan muatan berlebih atau overdimension overloading (ODOL) mulai dari 2027, menurut laporan Kompas. Kesepakatan ini mundur dari rencana sebelumnya pada 2026. 

πŸ‘Ό 7 Pelajaran Investasi yang akan Menyelamatkan Portofolio

"Lebih baik biasa cuan konsisten walaupun tidak fantastis daripada kejar cuan besar namun sekalinya loss langsung bisa bikin "pensiun" dari saham." – parahitairawan
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Banyak investor terjebak pada keinginan beli di harga serendah-rendahnya namun kerap terburu-buru dalam TP cuan-nya, padahal cara pikir seperti itu justru bisa menjerumuskan. Dalam tulisannya, parahitairawan memberikan pelajaran-pelajaran soal ritme pasar, pentingnya menjaga modal, dan kenapa kesabaran sering jadi senjata terbaik. Sebuah bacaan penting bagi siapa pun yang ingin bertahan lama di dunia saham. Baca tulisan lengkapnya di sini!





Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit atau telah daftar melalui website Stockbit / Stockbit Snips.
Disclaimer: 
Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital ("Stockbit"), Perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/ menjual saham tertentu. Always do your own research
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah "https://stockbit.com/" dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com" Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.

Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here



   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi

Simak prospek dan risiko CLEO ke depan di tengah potensi pertumbuhan AMDK yang besar di sini! 🌊CLEO: Tumbuh & Ekspansi dalam Industri yang Terfragmentasi Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Sekilas Industri AMDK di Indonesia Industri air minum dalam kemasan ( AMDK ) di Indonesia merupakan salah satu industri yang pasarnya sangat terfragmentasi . Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.032 perusahaan AMDK di Indonesia dengan 7.780 produk terdaftar . Sementara itu, Asosiasi Perusahaan AMDK Indonesia (Aspadin) mencatat bahwa ada 700 perusahaan AMDK di Indonesia yang menjadi anggota asosiasi tersebut, dengan 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).   Dengan persaingan yang sangat ketat dan karakteristik produk AMDK yang cenderung homogen , peningkatan ketersediaan produk ( product availability ) melalui perluasan jaringan distribusi menjadi kunci pertumbuhan dalam industri ini. Salah satu emiten AMDK yang get...

πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol?

Re-opening pariwisata membuat industri minuman alkohol menjadi salah satu alternatif proxy bagi investor. Simak analisis selengkapnya di sini! πŸ₯‚ Analisis Emiten Minuman Alkohol, Siapa yang Menonjol? Photo by: Stockbit πŸ‘‹ Stockbitor! Pembukaan kembali industri pariwisata pasca-pandemi membuat investor mencari proxy investasi untuk menuai keuntungan dari reopening tersebut. Selain dari sektor pariwisata dan transportasi, industri minuman alkohol juga menjadi salah satu alternatif proxy yang dapat dilirik investor.    Namun, investor di Indonesia memiliki keterbatasan pilihan untuk berinvestasi pada industri minuman alkohol. Sebab, sejak 1980-an hingga 2022 , hanya ada 2 emiten minuman alkohol di BEI , yakni Multi Bintang Indonesia ( $MLBI ) dan Delta Djakarta ( $DLTA ).   Pada Januari 2023 , tren tersebut berubah. BEI kedatangan 2 emiten produsen minuman alkohol baru , yakni Jobubu Jarum Minahasa ( $BEER ) dengan total pendanaan IPO senilai 176 ...

🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY

IHSG naik +0,44%, NCKL Tambah Kepemilikan di Smelter HPAL Senilai Rp4,2 T. Kompilasi berita untuk NusantaraBitcoin hari ini.     🏧 BBRI 5M25: Laba Bersih Bank Only -15% YoY Photo by: Stockbit Snips Daily Market Performance πŸš€ IHSG Foreign Flow  Kurs USD/IDR Gold 6.928 +0,44% -Rp359 miliar 16.238 +0,20% 3.298 +0,33% Oil Coal CPO Nickel 66,7 -0,04% 110,0 +0,92% 3.987 -0,60% 15.245 -0,24% πŸ‘‹ Stockbitor! Bank Rakyat Indonesia ( $BBRI ) mencatatkan laba bersih bank only sebesar 3,6 triliun rupiah pada Mei 2025 ( -11% YoY , -7% MoM ). Hasil ini membuat laba bersih bank only selama 5M25 menjadi 18,6 triliun rupiah ( -15% YoY ), relatif lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan laba bersih konsolidasi 2025F turun -3% YoY. Tren NII Membaik Net Interest Income ( NII ) turun tipis -1% YoY selama 5M25 . Hasil ini membaik dibandingkan re...